<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gus Yahya: NU Banyak di Parlemen dan Pemerintah, Bukan Hanya di PKB</title><description>Gus Yahya mengatakan nahdliyin bukan hanya ada di PKB saja. Tapi tersebar ke berbagai partai politik di parlemen maupun pemerintah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/02/337/2757568/gus-yahya-nu-banyak-di-parlemen-dan-pemerintah-bukan-hanya-di-pkb</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/02/02/337/2757568/gus-yahya-nu-banyak-di-parlemen-dan-pemerintah-bukan-hanya-di-pkb"/><item><title>Gus Yahya: NU Banyak di Parlemen dan Pemerintah, Bukan Hanya di PKB</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/02/337/2757568/gus-yahya-nu-banyak-di-parlemen-dan-pemerintah-bukan-hanya-di-pkb</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/02/02/337/2757568/gus-yahya-nu-banyak-di-parlemen-dan-pemerintah-bukan-hanya-di-pkb</guid><pubDate>Kamis 02 Februari 2023 09:38 WIB</pubDate><dc:creator>Widya Michella</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/02/337/2757568/gus-yahya-nu-banyak-di-parlemen-dan-pemerintah-bukan-hanya-di-pkb-St9eFIbFbw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketum PBNU Gus Yahya (Foto : MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/02/337/2757568/gus-yahya-nu-banyak-di-parlemen-dan-pemerintah-bukan-hanya-di-pkb-St9eFIbFbw.jpg</image><title>Ketum PBNU Gus Yahya (Foto : MPI)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mengatakan nahdliyin bukan hanya ada di PKB saja. Tapi tersebar ke berbagai partai politik di parlemen maupun pemerintah.

&quot;NU sekarang sudah banyak yang di parlemen, bukan hanya di PKB saja,&quot; kata Gus Yahya dalam ngopi bareng bersama dengan pimred media nasional,  di  kantor PBNU Jakarta, Rabu 1 Februari 2023.

&quot;Walaupun, dikatakan bahwa NU ini PKB, PKB NU. Terang-terangan saja saya. Tapi  nyantatnya di luar PKB juga banyak,&quot; ujarnya.

Gus Yahya mengatakan, warga NU juga tersebar di berbagai instansi pemerintah. Semua itu pun mempunyai relasi yang baik dengan NU.

&quot;Di dalam dalam pemerintahan juga banyak, pejabat yang NU itu semua polisi, di pengadilan semua ada dan semua ada dalam jaringan yang kita punya komunikasi yang baik sekali,&quot; tuturnya.

BACA JUGA:Soal PBNU dan PKB, SAS Institute: Tidak Ada Numpang-Numpang di Nahdlatul Ulama

Mantan Jubir Presiden RI ke 4 ini mengatakan NU dapat memberikan aspirasinya kepada pemerintah tanpa perlu menjadi pihak yang berkompetisi dalam politik. NU akan menggunakan saluran-saluran yang tidak menimbulkan akibat memposisikan NU sebagai kubu kekuasaan, kubu politik.

&quot;Kita bisa melakukan upaya untuk ikut serta mempengaruhi agregrasi politik melalui saluran saluran lain itu. Tapi sekali lagi tidak memicu benturan kekuasan di publik itu harus dihindari,&quot; tuturnya.Lebih lanjut dia menyampaikan jika NU membuat artikulasi publik tentang masalah-masalah yang menyangkut poltik, maka  tujuannya harus pendidikan dan tidak boleh tujuan yang lain .

&quot;Kalau kita mengartikulasi publik harus untuk pendidikan tidak bisa selain itu,&quot; ujarnya</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mengatakan nahdliyin bukan hanya ada di PKB saja. Tapi tersebar ke berbagai partai politik di parlemen maupun pemerintah.

&quot;NU sekarang sudah banyak yang di parlemen, bukan hanya di PKB saja,&quot; kata Gus Yahya dalam ngopi bareng bersama dengan pimred media nasional,  di  kantor PBNU Jakarta, Rabu 1 Februari 2023.

&quot;Walaupun, dikatakan bahwa NU ini PKB, PKB NU. Terang-terangan saja saya. Tapi  nyantatnya di luar PKB juga banyak,&quot; ujarnya.

Gus Yahya mengatakan, warga NU juga tersebar di berbagai instansi pemerintah. Semua itu pun mempunyai relasi yang baik dengan NU.

&quot;Di dalam dalam pemerintahan juga banyak, pejabat yang NU itu semua polisi, di pengadilan semua ada dan semua ada dalam jaringan yang kita punya komunikasi yang baik sekali,&quot; tuturnya.

BACA JUGA:Soal PBNU dan PKB, SAS Institute: Tidak Ada Numpang-Numpang di Nahdlatul Ulama

Mantan Jubir Presiden RI ke 4 ini mengatakan NU dapat memberikan aspirasinya kepada pemerintah tanpa perlu menjadi pihak yang berkompetisi dalam politik. NU akan menggunakan saluran-saluran yang tidak menimbulkan akibat memposisikan NU sebagai kubu kekuasaan, kubu politik.

&quot;Kita bisa melakukan upaya untuk ikut serta mempengaruhi agregrasi politik melalui saluran saluran lain itu. Tapi sekali lagi tidak memicu benturan kekuasan di publik itu harus dihindari,&quot; tuturnya.Lebih lanjut dia menyampaikan jika NU membuat artikulasi publik tentang masalah-masalah yang menyangkut poltik, maka  tujuannya harus pendidikan dan tidak boleh tujuan yang lain .

&quot;Kalau kita mengartikulasi publik harus untuk pendidikan tidak bisa selain itu,&quot; ujarnya</content:encoded></item></channel></rss>
