<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral Anak Disekap dan Diikat di NTT, Pelaku Orangtua Angkatnya</title><description>&quot;Atas perbuatan ini pelaku telah ditahan dengan ancaman penganiayaan,&quot; tuturnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/02/340/2757526/viral-anak-disekap-dan-diikat-di-ntt-pelaku-orangtua-angkatnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/02/02/340/2757526/viral-anak-disekap-dan-diikat-di-ntt-pelaku-orangtua-angkatnya"/><item><title>Viral Anak Disekap dan Diikat di NTT, Pelaku Orangtua Angkatnya</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/02/340/2757526/viral-anak-disekap-dan-diikat-di-ntt-pelaku-orangtua-angkatnya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/02/02/340/2757526/viral-anak-disekap-dan-diikat-di-ntt-pelaku-orangtua-angkatnya</guid><pubDate>Kamis 02 Februari 2023 08:15 WIB</pubDate><dc:creator>Eman Suni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/02/340/2757526/viral-anak-disekap-dan-diikat-di-ntt-pelaku-orangtua-angkatnya-PtsiDEvCFm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penyekapan anak di NTT (Foto: tangkapan layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/02/340/2757526/viral-anak-disekap-dan-diikat-di-ntt-pelaku-orangtua-angkatnya-PtsiDEvCFm.jpg</image><title>Penyekapan anak di NTT (Foto: tangkapan layar)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wMi8xLzE2MTkxOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
TIMOR TENGAH SELATAN - Sebuah video viral merekam seorang anak yang diikat dan  disekap dalam rumah di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Polisi telah menetapkan pelaku penyekapan sebagai tersangka kasus kekerasan anak.
Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Ariasandy mengatakan bahwa pelaku penyekapan merupakan orangtua angkatnya atau mama besarnya.
&quot;Kejadian ini diketahui setelah sekelompok warga yang melintas mendengar suara tangisan anak kecil sehingga memastikan rumah tersebut dan melihat bocah tersebut diikat kedua tanganya dikamar,&quot; ujarnya, Kamis (2/2/2023).
Baca juga:&amp;nbsp;Ayah Penyekap Anak di Depok Diduga ODGJ, Polisi: Pelaku Anggap Dirinya sebagai Kopral TNI
Ariasandy mengatakan bahwa dari hasil penyelidikan pelaku sengaja mengikat  anak tersebut karena sering bermain kotorannya seusai buang air besar.
Baca juga:&amp;nbsp;Polisi Periksa Kejiwaan Ayah Sekap Anak di Depok
&quot;Atas perbuatan ini pelaku telah ditahan dengan ancaman penganiayaan,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wMi8xLzE2MTkxOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
TIMOR TENGAH SELATAN - Sebuah video viral merekam seorang anak yang diikat dan  disekap dalam rumah di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Polisi telah menetapkan pelaku penyekapan sebagai tersangka kasus kekerasan anak.
Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Ariasandy mengatakan bahwa pelaku penyekapan merupakan orangtua angkatnya atau mama besarnya.
&quot;Kejadian ini diketahui setelah sekelompok warga yang melintas mendengar suara tangisan anak kecil sehingga memastikan rumah tersebut dan melihat bocah tersebut diikat kedua tanganya dikamar,&quot; ujarnya, Kamis (2/2/2023).
Baca juga:&amp;nbsp;Ayah Penyekap Anak di Depok Diduga ODGJ, Polisi: Pelaku Anggap Dirinya sebagai Kopral TNI
Ariasandy mengatakan bahwa dari hasil penyelidikan pelaku sengaja mengikat  anak tersebut karena sering bermain kotorannya seusai buang air besar.
Baca juga:&amp;nbsp;Polisi Periksa Kejiwaan Ayah Sekap Anak di Depok
&quot;Atas perbuatan ini pelaku telah ditahan dengan ancaman penganiayaan,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
