<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menteri Hadi Tjahjanto Pasang 1 Juta Patok, Lawan Mafia Tanah</title><description>Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto memasang 1 juta patok batas di seluruh Indonesia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/03/337/2758344/menteri-hadi-tjahjanto-pasang-1-juta-patok-lawan-mafia-tanah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/02/03/337/2758344/menteri-hadi-tjahjanto-pasang-1-juta-patok-lawan-mafia-tanah"/><item><title>Menteri Hadi Tjahjanto Pasang 1 Juta Patok, Lawan Mafia Tanah</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/03/337/2758344/menteri-hadi-tjahjanto-pasang-1-juta-patok-lawan-mafia-tanah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/02/03/337/2758344/menteri-hadi-tjahjanto-pasang-1-juta-patok-lawan-mafia-tanah</guid><pubDate>Jum'at 03 Februari 2023 11:32 WIB</pubDate><dc:creator>Angkasa Yudhistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/03/337/2758344/menteri-hadi-tjahjanto-pasang-1-juta-patok-lawan-mafia-tanah-sDpr2VbHl6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto (Foto : Kementerian ATR/BPN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/03/337/2758344/menteri-hadi-tjahjanto-pasang-1-juta-patok-lawan-mafia-tanah-sDpr2VbHl6.jpg</image><title>Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto (Foto : Kementerian ATR/BPN)</title></images><description>JAKARTA - Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto memasang 1 juta patok batas di seluruh Indonesia. Secara simbolik hal tersebut dimulai di Cilacap, Jawa Tengah. Menteri Hadi mengusung tema &quot;Pasang Patok, Anti Cekcok, Anti Caplok&quot; dalam kegiatan tersebut.

&quot;Pemasangan patok batas tanah yang dilakukan secara mandiri ini penting, dengan demikian setiap warga yang memiliki tanah akan punya kesadaran dalam menjaga batas-batas tanahnya, Selain itu secara langsung juga berdialog dan bersepakat dengan tetangga mengenai batas tanah masing-masing,&quot; Menteri Hadi, Jumat (3/2/2023).

Gerakan Masyarakat Pasang Tanda Batas atau disingkat Gemapatas, dicanangkan sekaligus sebagai gerakan melawan mafia tanah yang sering mengganggu warga masyarakat.

&quot;Mafia tanah seringkali hadir memanfaatkan kekaburan dan ketidakjelasan batas-batas kepemilikan tanah. Tanah yang sudah diwariskan turun temurun kemudian berubah menjadi sengketa karena anak cucu pemilik tanah tidak tahu persis letak dan batas-batas tanah milik orang tua mereka,&quot; tuturnya.

BACA JUGA:Jaga Kerukunan Umat Beragama, Wamen ATR/BPN Serahkan Sertifikat Gereja dan Vihara di Masjid

Menteri Hadi menjelaskan, Gemapatas yang digelar oleh Kementerian ATR/BPN dilangsungkan secara serentak seluruh Indonesia.

&quot;Kita mulai gerakan kesadaran ini, 1 juta patok adalah permulaan, gerakan ini akan terus sampai seluruh bidang tanah di Indonesia bisa dipetakan dan di sertipikatkan,&quot; ujarnya.Patok-patok batas tanah yang telah dipasang secara mandiri oleh warga masyarakat ini juga nantinya akan memudahkan ATR/BPN dalam melakukan verifikasi subyek dan obyek tanah. Selain itu ATR/BPN bisa memetakan secara digital bidang-bidang tanahdi Indonesia, sehingga target tahun 2024 arahan Presiden Jokowi mengenai seluruh tanah telah harus dipetakan secara digital, di verifikasi dan disertipikatkan bisa terpenuhi.

Gerakan pemasangan 1 juta patok ini juga tercatat dalam Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai gerakan pemasangan patok terbanyak dan serentak di Indonesia, atau bahkan di dunia.

&quot;Semakin tinggi partisipasi masyarakat termasuk dalam memasang patok batas tanah, maka semakin tinggi juga keberhasilan program PTSL,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto memasang 1 juta patok batas di seluruh Indonesia. Secara simbolik hal tersebut dimulai di Cilacap, Jawa Tengah. Menteri Hadi mengusung tema &quot;Pasang Patok, Anti Cekcok, Anti Caplok&quot; dalam kegiatan tersebut.

&quot;Pemasangan patok batas tanah yang dilakukan secara mandiri ini penting, dengan demikian setiap warga yang memiliki tanah akan punya kesadaran dalam menjaga batas-batas tanahnya, Selain itu secara langsung juga berdialog dan bersepakat dengan tetangga mengenai batas tanah masing-masing,&quot; Menteri Hadi, Jumat (3/2/2023).

Gerakan Masyarakat Pasang Tanda Batas atau disingkat Gemapatas, dicanangkan sekaligus sebagai gerakan melawan mafia tanah yang sering mengganggu warga masyarakat.

&quot;Mafia tanah seringkali hadir memanfaatkan kekaburan dan ketidakjelasan batas-batas kepemilikan tanah. Tanah yang sudah diwariskan turun temurun kemudian berubah menjadi sengketa karena anak cucu pemilik tanah tidak tahu persis letak dan batas-batas tanah milik orang tua mereka,&quot; tuturnya.

BACA JUGA:Jaga Kerukunan Umat Beragama, Wamen ATR/BPN Serahkan Sertifikat Gereja dan Vihara di Masjid

Menteri Hadi menjelaskan, Gemapatas yang digelar oleh Kementerian ATR/BPN dilangsungkan secara serentak seluruh Indonesia.

&quot;Kita mulai gerakan kesadaran ini, 1 juta patok adalah permulaan, gerakan ini akan terus sampai seluruh bidang tanah di Indonesia bisa dipetakan dan di sertipikatkan,&quot; ujarnya.Patok-patok batas tanah yang telah dipasang secara mandiri oleh warga masyarakat ini juga nantinya akan memudahkan ATR/BPN dalam melakukan verifikasi subyek dan obyek tanah. Selain itu ATR/BPN bisa memetakan secara digital bidang-bidang tanahdi Indonesia, sehingga target tahun 2024 arahan Presiden Jokowi mengenai seluruh tanah telah harus dipetakan secara digital, di verifikasi dan disertipikatkan bisa terpenuhi.

Gerakan pemasangan 1 juta patok ini juga tercatat dalam Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai gerakan pemasangan patok terbanyak dan serentak di Indonesia, atau bahkan di dunia.

&quot;Semakin tinggi partisipasi masyarakat termasuk dalam memasang patok batas tanah, maka semakin tinggi juga keberhasilan program PTSL,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
