<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indeks Persepsi Korupsi Turun, Wapres: Akan Kita Teliti, Kadang Naik Turun</title><description>IPK Indonesia tahun 2022 turun,</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/04/337/2759021/indeks-persepsi-korupsi-turun-wapres-akan-kita-teliti-kadang-naik-turun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/02/04/337/2759021/indeks-persepsi-korupsi-turun-wapres-akan-kita-teliti-kadang-naik-turun"/><item><title>Indeks Persepsi Korupsi Turun, Wapres: Akan Kita Teliti, Kadang Naik Turun</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/04/337/2759021/indeks-persepsi-korupsi-turun-wapres-akan-kita-teliti-kadang-naik-turun</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/02/04/337/2759021/indeks-persepsi-korupsi-turun-wapres-akan-kita-teliti-kadang-naik-turun</guid><pubDate>Sabtu 04 Februari 2023 13:39 WIB</pubDate><dc:creator>Widya Michella</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/04/337/2759021/indeks-persepsi-korupsi-turun-wapres-akan-kita-teliti-kadang-naik-turun-NmTAbYwaN6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Maruf Amin. (Foto: BPMI Setwapres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/04/337/2759021/indeks-persepsi-korupsi-turun-wapres-akan-kita-teliti-kadang-naik-turun-NmTAbYwaN6.jpg</image><title>Maruf Amin. (Foto: BPMI Setwapres)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin menanggapi rilis terbaru Transparency Internasional tentang Corruption Perception Index (CPI) atau Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia.
IPK Indonesia tahun 2022 turun. Indonesia meraih skor 34/100 atau turun empat poin dari tahun 2021 dengan skor 38/100.
Ma&amp;rsquo;ruf Amin mengatakan akan melakukan penelitian terhadap turunnya angka persepsi korupsi di Indonesia.
&quot;Kita tentu akan teliti penurunan persepsi korupsi kita akan kita teliti, memang biasa itu kadang turun naik,&quot; ujar Wapres dalam keterangan persnya yang disiarkan secara daring melalui akun Wakil Presiden Republik Indonesia, Sabtu (4/2/2023).&amp;nbsp;
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Persempit Celah Korupsi, KPK Jalankan 3 Fungsi Secara Simultan
Wapres menegaskan, pemerintah hingga kini terus berkomitmen untuk memberantas korupsi. Misalnya dari KPK menggunakan tiga pendekatan berupa pendidikan pencegahan dan penindakan.
&quot;Ini secara stimultan dilakukan jadi jadi ketika terjadi penurunan nanti,&quot; kata dia.
Tak hanya itu, pemerintah juga melakukan upaya-upaya pencegahan melalui layanan seperti pendirian mal pelayanan publik. Sehingga dapat dilayani secara cepat melalui layanan yang digital, langsung, cepat dan mudah.&amp;nbsp;
&quot;Sehingga tidak ada celah untuk melakukan pungli di situ,&quot;ujarnya.&amp;nbsp;Selain itu, pemerintah juga membuat semacam penanganan birokrasi seperti adanya zona integritas hingga wilayah bebas korupsi. Menurutnya hal itu semua dalam rangka meminimalkan korupsi di Indonesia.&amp;nbsp;
&quot;Kita bertekad untuk terus meminalkan korupsi di mana-mana. Kita berharap penindakan itu menjadi lebih kecil nantinya karena sudah di hulunya dari pendidikan dan juga pencegahannya lebih ketat,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin menanggapi rilis terbaru Transparency Internasional tentang Corruption Perception Index (CPI) atau Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia.
IPK Indonesia tahun 2022 turun. Indonesia meraih skor 34/100 atau turun empat poin dari tahun 2021 dengan skor 38/100.
Ma&amp;rsquo;ruf Amin mengatakan akan melakukan penelitian terhadap turunnya angka persepsi korupsi di Indonesia.
&quot;Kita tentu akan teliti penurunan persepsi korupsi kita akan kita teliti, memang biasa itu kadang turun naik,&quot; ujar Wapres dalam keterangan persnya yang disiarkan secara daring melalui akun Wakil Presiden Republik Indonesia, Sabtu (4/2/2023).&amp;nbsp;
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Persempit Celah Korupsi, KPK Jalankan 3 Fungsi Secara Simultan
Wapres menegaskan, pemerintah hingga kini terus berkomitmen untuk memberantas korupsi. Misalnya dari KPK menggunakan tiga pendekatan berupa pendidikan pencegahan dan penindakan.
&quot;Ini secara stimultan dilakukan jadi jadi ketika terjadi penurunan nanti,&quot; kata dia.
Tak hanya itu, pemerintah juga melakukan upaya-upaya pencegahan melalui layanan seperti pendirian mal pelayanan publik. Sehingga dapat dilayani secara cepat melalui layanan yang digital, langsung, cepat dan mudah.&amp;nbsp;
&quot;Sehingga tidak ada celah untuk melakukan pungli di situ,&quot;ujarnya.&amp;nbsp;Selain itu, pemerintah juga membuat semacam penanganan birokrasi seperti adanya zona integritas hingga wilayah bebas korupsi. Menurutnya hal itu semua dalam rangka meminimalkan korupsi di Indonesia.&amp;nbsp;
&quot;Kita bertekad untuk terus meminalkan korupsi di mana-mana. Kita berharap penindakan itu menjadi lebih kecil nantinya karena sudah di hulunya dari pendidikan dan juga pencegahannya lebih ketat,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
