<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ukraina Punya Cukup Kekuatan Hadapi Serangan Besar-Besaran Rusia Akhir Bulan Ini</title><description>Ukraina mengatakan Rusia akan melancarkan serangan besar-besaran pada 24 Februari 2023.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/06/18/2759637/ukraina-punya-cukup-kekuatan-hadapi-serangan-besar-besaran-rusia-akhir-bulan-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/02/06/18/2759637/ukraina-punya-cukup-kekuatan-hadapi-serangan-besar-besaran-rusia-akhir-bulan-ini"/><item><title>Ukraina Punya Cukup Kekuatan Hadapi Serangan Besar-Besaran Rusia Akhir Bulan Ini</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/06/18/2759637/ukraina-punya-cukup-kekuatan-hadapi-serangan-besar-besaran-rusia-akhir-bulan-ini</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/02/06/18/2759637/ukraina-punya-cukup-kekuatan-hadapi-serangan-besar-besaran-rusia-akhir-bulan-ini</guid><pubDate>Senin 06 Februari 2023 07:43 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/06/18/2759637/ukraina-punya-cukup-kekuatan-hadapi-serangan-besar-besaran-rusia-akhir-bulan-ini-x9u7C27dct.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Pertahanan Ukraina Oleksiy Reznikov. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/06/18/2759637/ukraina-punya-cukup-kekuatan-hadapi-serangan-besar-besaran-rusia-akhir-bulan-ini-x9u7C27dct.jpg</image><title>Menteri Pertahanan Ukraina Oleksiy Reznikov. (Foto: Reuters)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xOS8xLzE2MTA4Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
KIEV - Menteri pertahanan Ukraina mengatakan negara itu mengantisipasi serangan baru Rusia pada akhir bulan ini. Oleksiy Reznikov mengatakan bahwa meski tidak semua persenjataan bantuan Barat tiba pada saat itu, Rusia memiliki cadangan kekuatan yang cukup untuk menahan serangan tersebut.

BACA JUGA:&amp;nbsp;Lawan Serangan Ukraina, Presiden Zelensky Tegaskan Balas Dendam Rusia Telah Dimulai


Sebelumnya, Reznikov mengatakan Rusia tidak memiliki semua sumber daya yang siap untuk melancarkan serangan, tetapi tetap dapat melakukannya sebagai isyarat simbolis, mengingat peringatan satu tahun invasi besar-besaran Moskow pada 24 Februari. Dia mengatakan Rusia diperkirakan memprioritaskan untuk merebut seluruh Donbas timur serta melancarkan serangan di selatan Ukraina.
Reznikov mengatakan Ukraina telah mengamankan rudal jarak jauh baru dengan jangkauan 150km, tetapi mereka tidak akan digunakan menyerang wilayah Rusia - hanya terhadap unit Rusia di wilayah pendudukan Ukraina.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Mobilisasi 500.000 Tentara, Ukraina: Rusia Siap Serangan Besar Terbaru pada 24 Februari

&quot;Saya yakin kami akan memenangkan perang ini,&quot; kata Reznikov sebagaimana dilansir BBC, tetapi dia menambahkan bahwa tanpa pengiriman jet tempur Barat, &quot;itu akan membuat kami kehilangan lebih banyak nyawa&quot;.
Terlepas dari aliran senjata Barat ke Ukraina, Rusia telah memperoleh keuntungan di sekitar wilayah Bakhmut dalam beberapa hari terakhir, karena tentara Rusia mengerahkan lebih banyak tentara ke dalam pertempuran.Kelompok tentara bayaran paramiliter Rusia Wagner telah memimpin sebagian besar pertempuran di daerah tersebut. Pemimpin Wagner, Yevgeny Prigozhin, mengatakan ada pertempuran sengit di setiap jalan di beberapa wilayah kota, dan angkatan bersenjata Ukraina &quot;bertempur sampai akhir&quot;.
Pasukan Rusia telah berusaha untuk menguasai Bakhmut selama berbulan-bulan - menjadikannya pertempuran terpanjang sejak Rusia menginvasi Ukraina hampir setahun yang lalu.
Menguasai wilayah itu penting bagi Rusia sebagai bagian dari tujuannya untuk menguasai seluruh wilayah Donbas.
Presiden Volodymyr Zelensky mengatakan pasukan Ukraina saat ini bertempur sengit di Bakhmut, Vuhledar dan Lyman, di timur.
&quot;Hal-hal sangat sulit di wilayah Donetsk - pertempuran sengit,&quot; kata Zelensky pada pidato malamnya. Dia menambahkan bahwa Ukraina tidak memiliki alternatif selain &amp;ldquo;mempertahankan diri dan menang&quot;.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xOS8xLzE2MTA4Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
KIEV - Menteri pertahanan Ukraina mengatakan negara itu mengantisipasi serangan baru Rusia pada akhir bulan ini. Oleksiy Reznikov mengatakan bahwa meski tidak semua persenjataan bantuan Barat tiba pada saat itu, Rusia memiliki cadangan kekuatan yang cukup untuk menahan serangan tersebut.

BACA JUGA:&amp;nbsp;Lawan Serangan Ukraina, Presiden Zelensky Tegaskan Balas Dendam Rusia Telah Dimulai


Sebelumnya, Reznikov mengatakan Rusia tidak memiliki semua sumber daya yang siap untuk melancarkan serangan, tetapi tetap dapat melakukannya sebagai isyarat simbolis, mengingat peringatan satu tahun invasi besar-besaran Moskow pada 24 Februari. Dia mengatakan Rusia diperkirakan memprioritaskan untuk merebut seluruh Donbas timur serta melancarkan serangan di selatan Ukraina.
Reznikov mengatakan Ukraina telah mengamankan rudal jarak jauh baru dengan jangkauan 150km, tetapi mereka tidak akan digunakan menyerang wilayah Rusia - hanya terhadap unit Rusia di wilayah pendudukan Ukraina.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Mobilisasi 500.000 Tentara, Ukraina: Rusia Siap Serangan Besar Terbaru pada 24 Februari

&quot;Saya yakin kami akan memenangkan perang ini,&quot; kata Reznikov sebagaimana dilansir BBC, tetapi dia menambahkan bahwa tanpa pengiriman jet tempur Barat, &quot;itu akan membuat kami kehilangan lebih banyak nyawa&quot;.
Terlepas dari aliran senjata Barat ke Ukraina, Rusia telah memperoleh keuntungan di sekitar wilayah Bakhmut dalam beberapa hari terakhir, karena tentara Rusia mengerahkan lebih banyak tentara ke dalam pertempuran.Kelompok tentara bayaran paramiliter Rusia Wagner telah memimpin sebagian besar pertempuran di daerah tersebut. Pemimpin Wagner, Yevgeny Prigozhin, mengatakan ada pertempuran sengit di setiap jalan di beberapa wilayah kota, dan angkatan bersenjata Ukraina &quot;bertempur sampai akhir&quot;.
Pasukan Rusia telah berusaha untuk menguasai Bakhmut selama berbulan-bulan - menjadikannya pertempuran terpanjang sejak Rusia menginvasi Ukraina hampir setahun yang lalu.
Menguasai wilayah itu penting bagi Rusia sebagai bagian dari tujuannya untuk menguasai seluruh wilayah Donbas.
Presiden Volodymyr Zelensky mengatakan pasukan Ukraina saat ini bertempur sengit di Bakhmut, Vuhledar dan Lyman, di timur.
&quot;Hal-hal sangat sulit di wilayah Donetsk - pertempuran sengit,&quot; kata Zelensky pada pidato malamnya. Dia menambahkan bahwa Ukraina tidak memiliki alternatif selain &amp;ldquo;mempertahankan diri dan menang&quot;.</content:encoded></item></channel></rss>
