<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Memilukan, Seorang Ayah Menangis Memeluk Jasad Anaknya yang Tewas Akibat Gempa di Suriah</title><description>Gempa menambah kesengsaraan warga Suriah yang telah lama menderita akibat perang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/07/18/2760400/memilukan-seorang-ayah-menangis-memeluk-jasad-anaknya-yang-tewas-akibat-gempa-di-suriah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/02/07/18/2760400/memilukan-seorang-ayah-menangis-memeluk-jasad-anaknya-yang-tewas-akibat-gempa-di-suriah"/><item><title>Memilukan, Seorang Ayah Menangis Memeluk Jasad Anaknya yang Tewas Akibat Gempa di Suriah</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/07/18/2760400/memilukan-seorang-ayah-menangis-memeluk-jasad-anaknya-yang-tewas-akibat-gempa-di-suriah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/02/07/18/2760400/memilukan-seorang-ayah-menangis-memeluk-jasad-anaknya-yang-tewas-akibat-gempa-di-suriah</guid><pubDate>Selasa 07 Februari 2023 10:50 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/07/18/2760400/memilukan-seorang-ayah-menangis-memeluk-jasad-anaknya-yang-tewas-akibat-gempa-di-suriah-cf2oYGTVT6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Tangkapan layar/TRT World.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/07/18/2760400/memilukan-seorang-ayah-menangis-memeluk-jasad-anaknya-yang-tewas-akibat-gempa-di-suriah-cf2oYGTVT6.jpg</image><title>Foto: Tangkapan layar/TRT World.</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wNi8xLzE2MjE1NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
ALEPPO &amp;ndash; Pemandangan yang menyayat hati terlihat saat tim penyelamat mengangkat jasad seorang balita dari bawah puing-puing bangunan di Aleppo, Suriah setelah gempa berkekuatan M 7,8 yang melanda Turki dan negara itu, menyebabkan ribuan korban jiwa.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Korban Tewas Gempa Dahsyat di Turki dan Suriah Mencapai Lebih dari 3.700 Orang

Dalam rekaman video yang diunggah di laman Instagram TRT World, tampak seorang pria, ayah dari balita itu, memeluk jasad buah hatinya dan menangis pilu. Pria itu terus mencium dan memeluk jasad anaknya sementara orang-orang di sekitar mencoba menghibur dan menguatkannya, memberikan simpati mereka.
Gempa dahsyat yang mengguncang pada Senin, (6/2/2023) dini hari itu telah menewaskan setidaknya 1.444 orang dan melukai 3.500 orang di Suriah, menurut data dari pemerintah di Damaskus.
BACA JUGA:&amp;nbsp;WHO Peringatkan Korban Tewas Gempa Turki Bisa Meningkat 8 Kali Lipat

Sementara itu Otoritas Manajemen Bencana dan Darurat (AFAD) Turki melaporkan bahwa gempa telah menyebabkan 2.316 orang tewas dengan lebih dari 13.000 orang terluka di 10 provinsi di Turki.Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa jumlah korban tewas akibat gempa bisa bertambah hingga delapan kali lipat sementara tim penyelamat berusaha mencari dan mengevakuasi korban dari bawah puing-puing bangunan yang runtuh.
Hal ini mengkhawatirkan, terutama di Suriah yang telah hancur akibat perang selama bertahun-tahun. Banyak dari korban gempa berada di Suriah utara, dimana jutaan pengungsi tinggal di kamp-kamp di kedua sisi perbatasan dengan Turki.
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wNi8xLzE2MjE1NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
ALEPPO &amp;ndash; Pemandangan yang menyayat hati terlihat saat tim penyelamat mengangkat jasad seorang balita dari bawah puing-puing bangunan di Aleppo, Suriah setelah gempa berkekuatan M 7,8 yang melanda Turki dan negara itu, menyebabkan ribuan korban jiwa.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Korban Tewas Gempa Dahsyat di Turki dan Suriah Mencapai Lebih dari 3.700 Orang

Dalam rekaman video yang diunggah di laman Instagram TRT World, tampak seorang pria, ayah dari balita itu, memeluk jasad buah hatinya dan menangis pilu. Pria itu terus mencium dan memeluk jasad anaknya sementara orang-orang di sekitar mencoba menghibur dan menguatkannya, memberikan simpati mereka.
Gempa dahsyat yang mengguncang pada Senin, (6/2/2023) dini hari itu telah menewaskan setidaknya 1.444 orang dan melukai 3.500 orang di Suriah, menurut data dari pemerintah di Damaskus.
BACA JUGA:&amp;nbsp;WHO Peringatkan Korban Tewas Gempa Turki Bisa Meningkat 8 Kali Lipat

Sementara itu Otoritas Manajemen Bencana dan Darurat (AFAD) Turki melaporkan bahwa gempa telah menyebabkan 2.316 orang tewas dengan lebih dari 13.000 orang terluka di 10 provinsi di Turki.Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa jumlah korban tewas akibat gempa bisa bertambah hingga delapan kali lipat sementara tim penyelamat berusaha mencari dan mengevakuasi korban dari bawah puing-puing bangunan yang runtuh.
Hal ini mengkhawatirkan, terutama di Suriah yang telah hancur akibat perang selama bertahun-tahun. Banyak dari korban gempa berada di Suriah utara, dimana jutaan pengungsi tinggal di kamp-kamp di kedua sisi perbatasan dengan Turki.
</content:encoded></item></channel></rss>
