<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Toko Laundry di Kembangan Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Mesin Cuci</title><description>Toko Laundry yang berdiri di kawasan Kelurahan Kembangan Selatan, Kecamatan Kembangan terbakar</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/07/338/2760252/toko-laundry-di-kembangan-terbakar-diduga-akibat-korsleting-mesin-cuci</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/02/07/338/2760252/toko-laundry-di-kembangan-terbakar-diduga-akibat-korsleting-mesin-cuci"/><item><title>Toko Laundry di Kembangan Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Mesin Cuci</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/07/338/2760252/toko-laundry-di-kembangan-terbakar-diduga-akibat-korsleting-mesin-cuci</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/02/07/338/2760252/toko-laundry-di-kembangan-terbakar-diduga-akibat-korsleting-mesin-cuci</guid><pubDate>Selasa 07 Februari 2023 01:20 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/07/338/2760252/toko-laundry-di-kembangan-terbakar-diduga-akibat-korsleting-mesin-cuci-jUcWZN0a2H.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi  (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/07/338/2760252/toko-laundry-di-kembangan-terbakar-diduga-akibat-korsleting-mesin-cuci-jUcWZN0a2H.jpg</image><title>Ilustrasi  (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Toko Laundry yang berdiri di kawasan Kelurahan Kembangan Selatan, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat mengalami kebakaran. Adapun pemicu kebakaran diduga dari adanya arus pendek listrik.

Kasie Ops Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Barat Syarifudin mengatakan peristiwa kebakaran terjadi pada Senin (6/2) malam tepatnya pukul 20.36 WIB. Saat menerima informasi adanya kebakaran, sebanyak empat unit armada kebakaran pun langsung dikerahkan.

&quot;Kebakaran terjadi diduga karena hubungan arus pendek listrik mesin laundry,&quot; kata dia saat dikonfirmasi, Senin (6/2/2023).

BACA JUGA:Kebakaran Toko di Pasar Raya Padang, Api Menyambar Pakaian Bekas&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Tak butuh waktu lama, ternyata nyala api dapat dipadamkan warga pada pukul 20.55 WIB. Dalam hal ini, jelas Syarifudin, petugas yang datang ke lokasi kebakaran pun langsung memastikan kebakaran benar-benar telah padam.

&quot;Sudah dipadamkan oleh warga, petugas hanya mengambil data dan memastikan sudah benar aman dan kondusif,&quot; jelasnya.

Dia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sejauh ini pihaknya masih menaksir jumlah kerugian yang dialami.</description><content:encoded>JAKARTA - Toko Laundry yang berdiri di kawasan Kelurahan Kembangan Selatan, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat mengalami kebakaran. Adapun pemicu kebakaran diduga dari adanya arus pendek listrik.

Kasie Ops Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Barat Syarifudin mengatakan peristiwa kebakaran terjadi pada Senin (6/2) malam tepatnya pukul 20.36 WIB. Saat menerima informasi adanya kebakaran, sebanyak empat unit armada kebakaran pun langsung dikerahkan.

&quot;Kebakaran terjadi diduga karena hubungan arus pendek listrik mesin laundry,&quot; kata dia saat dikonfirmasi, Senin (6/2/2023).

BACA JUGA:Kebakaran Toko di Pasar Raya Padang, Api Menyambar Pakaian Bekas&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Tak butuh waktu lama, ternyata nyala api dapat dipadamkan warga pada pukul 20.55 WIB. Dalam hal ini, jelas Syarifudin, petugas yang datang ke lokasi kebakaran pun langsung memastikan kebakaran benar-benar telah padam.

&quot;Sudah dipadamkan oleh warga, petugas hanya mengambil data dan memastikan sudah benar aman dan kondusif,&quot; jelasnya.

Dia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sejauh ini pihaknya masih menaksir jumlah kerugian yang dialami.</content:encoded></item></channel></rss>
