<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kepala BRIN Harapkan BRIDA Jadi Penggerak Pembangunan Daerah</title><description>Kepala BRIN berharap BRIDA dapat menjadi motor penggerak pembangunan daerah.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/08/337/2761003/kepala-brin-harapkan-brida-jadi-penggerak-pembangunan-daerah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/02/08/337/2761003/kepala-brin-harapkan-brida-jadi-penggerak-pembangunan-daerah"/><item><title>Kepala BRIN Harapkan BRIDA Jadi Penggerak Pembangunan Daerah</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/08/337/2761003/kepala-brin-harapkan-brida-jadi-penggerak-pembangunan-daerah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/02/08/337/2761003/kepala-brin-harapkan-brida-jadi-penggerak-pembangunan-daerah</guid><pubDate>Rabu 08 Februari 2023 08:26 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/08/337/2761003/kepala-brin-harapkan-brida-jadi-penggerak-pembangunan-daerah-fkDyUMqMWK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rakortek BRIDA di BRIN. (Dok BRIN) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/08/337/2761003/kepala-brin-harapkan-brida-jadi-penggerak-pembangunan-daerah-fkDyUMqMWK.jpg</image><title>Rakortek BRIDA di BRIN. (Dok BRIN) </title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko mengatakan keberadaan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) dapat membantu membangun ekosistem riset dan inovasi daerah. Hal ini guna membantu pemerintah daerah mengambil keputusan dan kebijakan berbasis data dan sains yang lebih kuat. Diharapkan BRIDA dapat menjadi motor penggerak pembangunan daerah.
&quot;Kita tidak berhenti hanya mendorong dan membantu pemda membentuk BRIDA, tapi juga bagaimana kemudian membina BRIDA ke depannya,&quot; kata Handoko di Gedung BJ Habibie, Jakarta, Selasa (7/2/2023).
Ia menyebutkan pembentukan BRIDA bukan diproyeksikan sebagai lembaga riset di daerah, melainkan menjadi menjadi mediator antara BRIN dan daerah. Tugas dan fungsi BRIDA adalah mendukung pemda untuk mencari solusi atas berbagai permasalahan di daerah masing-masing.

&quot;Saya sampaikan BRIDA bukan lembaga riset, tapi kalau memang bisa menjadi lembaga riset dan membuat laboratorium silakan ke depannya, tapi untuk saat ini tidak seperti itu,&quot; ujarnya.
Karena itu, ia berterima kasih kepada seluruh pemda yang sudah menyelesaikan pembentukan BRIDA. Handoko melanjutkan, BRIN masih menunggu terbentuknya BRIDA di daerah lain. Karena sesuai regulasi Kemendagri, memang harus dilakukan penyesuaian organisasi terkait pembentukan BRIDA di daerah.

&quot;Kami harapkan BRIDA dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk mengakses berbagai kesempatan dan peluang kolaborasi yang ada di BRIN, dan daerah lain untuk saling bertukar pikiran dan ide dalam memecahkan problem di daerah,&quot; tuturnya.

BACA JUGA:Dukung Pengembangan Satelit Nano Karya Anak Bangsa, BRIN Lepas Satelit SS-1 Menuju Orbit

Sementara itu, Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah, Yopi menyebutkan, hingga kini terdapat 6 provinsi dan 24 kabupaten/kota yang telah membentuk (BRIDA) sebagai organisasi perangkat daerah (OPD).

Rinciannya, 24 provinsi yang berproses membentuk BRIDA terdiri dari enam yang sudah terbentuk, enam provinsi yang dalam proses penyusunan peraturan daerah (perda), 11 yang sudah mendapat surat pertimbangan dan satu dalam proses evaluasi. Sedangkan untuk level kabupaten dan kota, ada 165 yang sudah berproses, total yang sudah membentuk BRIDA ada 23 kabupaten/kota, sisanya 142 lainnya telah dikeluarkan surat pertimbangan dan sedang proses finalisasi.

Yopi menjelaskan, meski saat ini ditujukan bukan sebagai lembaga riset, BRIDA dapat memiliki jabatan fungsional peneliti di daerah. Namun, hal ini diserahkan sesuai dengan kebutuhan pemda masing-masing.
&quot;Tentu nanti kita mendampangi dalam proses penguatan kompetisi SDM, khusus pembinaan teknis kami melibatkan Deputi SDM Iptek dan Biro SDM di BRIN,&quot; katanya.
Dengan adanya kegiatan Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) BRIDA ini, Yopi berharap menjadi starting poin bagi BRIN untuk menjalin koordinasi dan pembinaan dengan BRIDA di daerah. Pihaknya mengaku menyiapkan lima program untuk pembinaan teknis, termasuk membuka konsultasi secara daring.
&quot;Kami siap menerima pendampingan teknis, baik dalam menyusun kebijakan/kajian daerah, pendampingan dalam fasilitasi pendanaan riset, pemantauan indeks daya saing daerah, dan pembinaan dalam diseminasi pemanfaatan hasil riset dan inovasi,&quot; tuturnya.
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko mengatakan keberadaan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) dapat membantu membangun ekosistem riset dan inovasi daerah. Hal ini guna membantu pemerintah daerah mengambil keputusan dan kebijakan berbasis data dan sains yang lebih kuat. Diharapkan BRIDA dapat menjadi motor penggerak pembangunan daerah.
&quot;Kita tidak berhenti hanya mendorong dan membantu pemda membentuk BRIDA, tapi juga bagaimana kemudian membina BRIDA ke depannya,&quot; kata Handoko di Gedung BJ Habibie, Jakarta, Selasa (7/2/2023).
Ia menyebutkan pembentukan BRIDA bukan diproyeksikan sebagai lembaga riset di daerah, melainkan menjadi menjadi mediator antara BRIN dan daerah. Tugas dan fungsi BRIDA adalah mendukung pemda untuk mencari solusi atas berbagai permasalahan di daerah masing-masing.

&quot;Saya sampaikan BRIDA bukan lembaga riset, tapi kalau memang bisa menjadi lembaga riset dan membuat laboratorium silakan ke depannya, tapi untuk saat ini tidak seperti itu,&quot; ujarnya.
Karena itu, ia berterima kasih kepada seluruh pemda yang sudah menyelesaikan pembentukan BRIDA. Handoko melanjutkan, BRIN masih menunggu terbentuknya BRIDA di daerah lain. Karena sesuai regulasi Kemendagri, memang harus dilakukan penyesuaian organisasi terkait pembentukan BRIDA di daerah.

&quot;Kami harapkan BRIDA dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk mengakses berbagai kesempatan dan peluang kolaborasi yang ada di BRIN, dan daerah lain untuk saling bertukar pikiran dan ide dalam memecahkan problem di daerah,&quot; tuturnya.

BACA JUGA:Dukung Pengembangan Satelit Nano Karya Anak Bangsa, BRIN Lepas Satelit SS-1 Menuju Orbit

Sementara itu, Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah, Yopi menyebutkan, hingga kini terdapat 6 provinsi dan 24 kabupaten/kota yang telah membentuk (BRIDA) sebagai organisasi perangkat daerah (OPD).

Rinciannya, 24 provinsi yang berproses membentuk BRIDA terdiri dari enam yang sudah terbentuk, enam provinsi yang dalam proses penyusunan peraturan daerah (perda), 11 yang sudah mendapat surat pertimbangan dan satu dalam proses evaluasi. Sedangkan untuk level kabupaten dan kota, ada 165 yang sudah berproses, total yang sudah membentuk BRIDA ada 23 kabupaten/kota, sisanya 142 lainnya telah dikeluarkan surat pertimbangan dan sedang proses finalisasi.

Yopi menjelaskan, meski saat ini ditujukan bukan sebagai lembaga riset, BRIDA dapat memiliki jabatan fungsional peneliti di daerah. Namun, hal ini diserahkan sesuai dengan kebutuhan pemda masing-masing.
&quot;Tentu nanti kita mendampangi dalam proses penguatan kompetisi SDM, khusus pembinaan teknis kami melibatkan Deputi SDM Iptek dan Biro SDM di BRIN,&quot; katanya.
Dengan adanya kegiatan Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) BRIDA ini, Yopi berharap menjadi starting poin bagi BRIN untuk menjalin koordinasi dan pembinaan dengan BRIDA di daerah. Pihaknya mengaku menyiapkan lima program untuk pembinaan teknis, termasuk membuka konsultasi secara daring.
&quot;Kami siap menerima pendampingan teknis, baik dalam menyusun kebijakan/kajian daerah, pendampingan dalam fasilitasi pendanaan riset, pemantauan indeks daya saing daerah, dan pembinaan dalam diseminasi pemanfaatan hasil riset dan inovasi,&quot; tuturnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
