<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden dan Wapres Taiwan Sumbangkan Gaji untuk Bantu Korban Gempa Turki</title><description>Turki turut membantu mengirimkan penyelamat&amp;nbsp; ketika Taiwan diguncang gempa besar yang menewaskan 2.000 orang pada 1999.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/09/18/2762086/presiden-dan-wapres-taiwan-sumbangkan-gaji-untuk-bantu-korban-gempa-turki</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/02/09/18/2762086/presiden-dan-wapres-taiwan-sumbangkan-gaji-untuk-bantu-korban-gempa-turki"/><item><title>Presiden dan Wapres Taiwan Sumbangkan Gaji untuk Bantu Korban Gempa Turki</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/09/18/2762086/presiden-dan-wapres-taiwan-sumbangkan-gaji-untuk-bantu-korban-gempa-turki</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/02/09/18/2762086/presiden-dan-wapres-taiwan-sumbangkan-gaji-untuk-bantu-korban-gempa-turki</guid><pubDate>Kamis 09 Februari 2023 16:44 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/09/18/2762086/presiden-dan-wapres-taiwan-sumbangkan-gaji-untuk-bantu-korban-gempa-turki-g5gkpVIZV3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Taiwan Tsai Ing-wen. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/09/18/2762086/presiden-dan-wapres-taiwan-sumbangkan-gaji-untuk-bantu-korban-gempa-turki-g5gkpVIZV3.jpg</image><title>Presiden Taiwan Tsai Ing-wen. (Foto: Reuters)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wOS8xLzE2MjMzMS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
TAIPEI - Presiden Taiwan Tsai Ing-wen dan Wakil Presiden William Lai masing-masing akan menyumbangkan gaji mereka sebulan untuk upaya bantuan gempa Turki, kata kantor kepresidenan pada Kamis, (9/2/2023). Sumbangan gaji ini akan menambah bantuan yang sudah dikirim oleh pulau itu untuk korban gempa di Turki.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Belasan Ribu Korban Tewas, Warga Suriah Sebut Gempa M7,8 Lebih Buruk dari Bom

Tsai dan Lai, yang secara luas diperkirakan akan mencalonkan diri sebagai presiden dalam pemilihan yang dijadwalkan tahun depan, &quot;berharap dapat melakukan bagian mereka untuk membantu Turki membangun kembali tanah airnya secepat mungkin&quot;, kata kantor kepresidenan dalam sebuah pernyataan yang dilansir Reuters.
Turki, seperti kebanyakan negara, tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Taiwan yang diklaim China, tetapi keduanya mempertahankan kedutaan de facto di ibu kota masing-masing dan ada penerbangan langsung antara Istanbul dan Taipei.
Tsai mengunjungi kedutaan de facto Turki di Taipei pada Kamis untuk menandatangani buku belasungkawa, menulis: &quot;Hati saya bersama teman-teman Turki kami. Taiwan mendukung T&amp;uuml;rkiye!&quot;, menurut kantornya.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Korban Tewas Gempa Dahsyat di Turki dan Suriah Tembus 15.000 Jiwa

Tahun lalu, Tsai dan Lai juga menyumbangkan gaji satu bulan untuk membantu upaya bantuan kemanusiaan bagi Ukraina yang dilanda perang. Tsai menghasilkan sekitar NTD400.000 (sekira Rp201 juta) sebulan.
Korban tewas akibat gempa bumi dan gempa susulan awal pekan ini melewati 15.000 pada Kamis di tengah kemarahan dari mereka yang miskin dan frustrasi atas lambatnya kedatangan tim penyelamat.Taiwan, yang sering mengalami gempa bumi, telah mengumumkan bantuan bencana sebesar $2 juta dan telah mengirim dua tim penyelamat ke Turki untuk membantu upaya pencarian korban selamat.
Tsai berbicara melalui panggilan video ke beberapa tim Taiwan di lapangan pada hari Rabu.
&quot;Saya ingin berterima kasih kepada semua anggota karena tidak takut akan kesulitan dan berusaha sekuat tenaga sehingga Taiwan dan Turki dapat saling membantu,&quot; tulisnya di halaman Facebook-nya.
Turki bergabung dengan upaya internasional dan mengirim penyelamat ke Taiwan pada 1999 setelah gempa besar menewaskan lebih dari 2.000 orang.
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wOS8xLzE2MjMzMS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
TAIPEI - Presiden Taiwan Tsai Ing-wen dan Wakil Presiden William Lai masing-masing akan menyumbangkan gaji mereka sebulan untuk upaya bantuan gempa Turki, kata kantor kepresidenan pada Kamis, (9/2/2023). Sumbangan gaji ini akan menambah bantuan yang sudah dikirim oleh pulau itu untuk korban gempa di Turki.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Belasan Ribu Korban Tewas, Warga Suriah Sebut Gempa M7,8 Lebih Buruk dari Bom

Tsai dan Lai, yang secara luas diperkirakan akan mencalonkan diri sebagai presiden dalam pemilihan yang dijadwalkan tahun depan, &quot;berharap dapat melakukan bagian mereka untuk membantu Turki membangun kembali tanah airnya secepat mungkin&quot;, kata kantor kepresidenan dalam sebuah pernyataan yang dilansir Reuters.
Turki, seperti kebanyakan negara, tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Taiwan yang diklaim China, tetapi keduanya mempertahankan kedutaan de facto di ibu kota masing-masing dan ada penerbangan langsung antara Istanbul dan Taipei.
Tsai mengunjungi kedutaan de facto Turki di Taipei pada Kamis untuk menandatangani buku belasungkawa, menulis: &quot;Hati saya bersama teman-teman Turki kami. Taiwan mendukung T&amp;uuml;rkiye!&quot;, menurut kantornya.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Korban Tewas Gempa Dahsyat di Turki dan Suriah Tembus 15.000 Jiwa

Tahun lalu, Tsai dan Lai juga menyumbangkan gaji satu bulan untuk membantu upaya bantuan kemanusiaan bagi Ukraina yang dilanda perang. Tsai menghasilkan sekitar NTD400.000 (sekira Rp201 juta) sebulan.
Korban tewas akibat gempa bumi dan gempa susulan awal pekan ini melewati 15.000 pada Kamis di tengah kemarahan dari mereka yang miskin dan frustrasi atas lambatnya kedatangan tim penyelamat.Taiwan, yang sering mengalami gempa bumi, telah mengumumkan bantuan bencana sebesar $2 juta dan telah mengirim dua tim penyelamat ke Turki untuk membantu upaya pencarian korban selamat.
Tsai berbicara melalui panggilan video ke beberapa tim Taiwan di lapangan pada hari Rabu.
&quot;Saya ingin berterima kasih kepada semua anggota karena tidak takut akan kesulitan dan berusaha sekuat tenaga sehingga Taiwan dan Turki dapat saling membantu,&quot; tulisnya di halaman Facebook-nya.
Turki bergabung dengan upaya internasional dan mengirim penyelamat ke Taiwan pada 1999 setelah gempa besar menewaskan lebih dari 2.000 orang.
</content:encoded></item></channel></rss>
