<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cuaca Bersalju Halangi Warga Turki yang Ingin Mengungsi dengan Pesawat</title><description>Salju membuat bandara membatalkan banyak penerbangan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/09/18/2762101/cuaca-bersalju-halangi-warga-turki-yang-ingin-mengungsi-dengan-pesawat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/02/09/18/2762101/cuaca-bersalju-halangi-warga-turki-yang-ingin-mengungsi-dengan-pesawat"/><item><title>Cuaca Bersalju Halangi Warga Turki yang Ingin Mengungsi dengan Pesawat</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/09/18/2762101/cuaca-bersalju-halangi-warga-turki-yang-ingin-mengungsi-dengan-pesawat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/02/09/18/2762101/cuaca-bersalju-halangi-warga-turki-yang-ingin-mengungsi-dengan-pesawat</guid><pubDate>Kamis 09 Februari 2023 17:05 WIB</pubDate><dc:creator>Inin Nastain</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/09/18/2762101/cuaca-bersalju-halangi-warga-turki-yang-ingin-mengungsi-dengan-pesawat-xP2aXfJnqK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemandangan bandara Istanbul yang tertutup salju tebal, Istanbul, Turki, 25 Januari 2022. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/09/18/2762101/cuaca-bersalju-halangi-warga-turki-yang-ingin-mengungsi-dengan-pesawat-xP2aXfJnqK.jpg</image><title>Pemandangan bandara Istanbul yang tertutup salju tebal, Istanbul, Turki, 25 Januari 2022. (Foto: Reuters)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wOC8xMC8xNjIyOTAvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Warga Turki yang terdampak gempa yang ingin mengungsi ke daerah lain yang lebih aman menghadapi sejumlah kendala lantaran cuaca yang tidak bersahabat. Kondisi cuaca di Turki membuat sejumlah bandara di negara itu melakukan pembatalan penerbangan.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Takut Gempa Susulan, Mahasiswa Indonesia di Kahramanmaras Tidur di Luar Ruangan Meski Suhu Dingin Membeku
Muhammad Taufiq, seorang mahasiswa Indonesia yang berkuliah di Marmara University di Istanbul, Turki, mengatakan bahwa negara itu saat ini tengah disergap oleh cuaca dingin. Salju telah mulai turun di Turki sejak beberapa hari belakangan dan berdampak pada aktivitas di bandara.
&amp;ldquo;Yang akan pergi (mengungsi) menggunakan pesawat, itu mengalami pembatalan karena di Turki saat ini sedang puncaknya musim dingin. Bahkan Istanbul yang sangat jarang salju, hari ini tuh turun deras. Kemarin tuh udah turun salju,&amp;rdquo; kata Taufiq yang memandu program Live Report Kondisi Terkini Pasca Gempa Turki dan Suriah yang disiarkan langsung akun PPPA DAQU, Kamis (9/2/2023).
BACA JUGA:&amp;nbsp;Kisah Memilukan di Balik Foto Viral Ayah Genggam Tangan Putrinya yang Tewas Akibat Gempa di Turki
Hal ini menurut Taufiq, membuat banyak bandara menutup aktivitas penerbangannya untuk sementara waktu.
&amp;ldquo;Sehingga banyak bandara atau penerbangan yang dibatalkan. Banyak bandara yang ditutupi salju yang tebal. Sehingga banyak penerbangan yang akhirnya dibatalkan. Sehingga ini bagi teman-teman yang mengungsi juga mengalami kendala untuk berpindah atau pergi ke tempat yang lebih aman,&amp;rdquo; jelasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wOC8xMC8xNjIyOTAvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Warga Turki yang terdampak gempa yang ingin mengungsi ke daerah lain yang lebih aman menghadapi sejumlah kendala lantaran cuaca yang tidak bersahabat. Kondisi cuaca di Turki membuat sejumlah bandara di negara itu melakukan pembatalan penerbangan.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Takut Gempa Susulan, Mahasiswa Indonesia di Kahramanmaras Tidur di Luar Ruangan Meski Suhu Dingin Membeku
Muhammad Taufiq, seorang mahasiswa Indonesia yang berkuliah di Marmara University di Istanbul, Turki, mengatakan bahwa negara itu saat ini tengah disergap oleh cuaca dingin. Salju telah mulai turun di Turki sejak beberapa hari belakangan dan berdampak pada aktivitas di bandara.
&amp;ldquo;Yang akan pergi (mengungsi) menggunakan pesawat, itu mengalami pembatalan karena di Turki saat ini sedang puncaknya musim dingin. Bahkan Istanbul yang sangat jarang salju, hari ini tuh turun deras. Kemarin tuh udah turun salju,&amp;rdquo; kata Taufiq yang memandu program Live Report Kondisi Terkini Pasca Gempa Turki dan Suriah yang disiarkan langsung akun PPPA DAQU, Kamis (9/2/2023).
BACA JUGA:&amp;nbsp;Kisah Memilukan di Balik Foto Viral Ayah Genggam Tangan Putrinya yang Tewas Akibat Gempa di Turki
Hal ini menurut Taufiq, membuat banyak bandara menutup aktivitas penerbangannya untuk sementara waktu.
&amp;ldquo;Sehingga banyak bandara atau penerbangan yang dibatalkan. Banyak bandara yang ditutupi salju yang tebal. Sehingga banyak penerbangan yang akhirnya dibatalkan. Sehingga ini bagi teman-teman yang mengungsi juga mengalami kendala untuk berpindah atau pergi ke tempat yang lebih aman,&amp;rdquo; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
