<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pilot Susi Air Masih Disandera, TNI AD Kirim Pasukan Tambahan      </title><description>Pilot pesawat Susi Air masih disandera oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB)&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/10/337/2762764/pilot-susi-air-masih-disandera-tni-ad-kirim-pasukan-tambahan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/02/10/337/2762764/pilot-susi-air-masih-disandera-tni-ad-kirim-pasukan-tambahan"/><item><title>Pilot Susi Air Masih Disandera, TNI AD Kirim Pasukan Tambahan      </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/10/337/2762764/pilot-susi-air-masih-disandera-tni-ad-kirim-pasukan-tambahan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/02/10/337/2762764/pilot-susi-air-masih-disandera-tni-ad-kirim-pasukan-tambahan</guid><pubDate>Jum'at 10 Februari 2023 16:42 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/10/337/2762764/pilot-susi-air-masih-disandera-tni-ad-kirim-pasukan-tambahan-RMumVwuNxu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KSAD Dudung Abdurachman kirim pasukan tambahan untuk selamatkan pilot Susi Air yang disandera/Foto: Riana Rizkia</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/10/337/2762764/pilot-susi-air-masih-disandera-tni-ad-kirim-pasukan-tambahan-RMumVwuNxu.jpg</image><title>KSAD Dudung Abdurachman kirim pasukan tambahan untuk selamatkan pilot Susi Air yang disandera/Foto: Riana Rizkia</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xMC8xLzE2MjQxNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

JAKARTA - Pilot pesawat Susi Air masih disandera oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB). Karena itu, utuk menyelamatkannya Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengirimkan pasukan tambahan.

&quot;Dan pada hari ini saya akan ke Halim, saya akan melihat pasukan yang akan diberangkatkan ke Papua,&quot; kata Dudung saat ditemui usai Rapat Pimpinan (Rapim) TNI AD di Mabesad, Jakarta Pusat, Jumat (10/2/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Pilot Susi Air Disandera, Jenderal Kopassus Penumpas Teroris Poso Terjun Langsung Gelar Operasi Khusus
Dudung mengatakan jika ia akan memberikan dukungan moril secara langsung kepada pasukan yang diberangkatkan agar dapat menjalankan tugas dengan baik.

&quot;Saya akan memberikan (dukungan) moril kepada mereka. Semoga melaksanakan tugas dengan baik dan menjaga masyarakat yang ada di sana dari ancaman-ancaman atau intimidasi dari kelompok KKB,&quot; ucapnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Polisi Bongkar Peredaran 108.619 Lembar Dollar AS Palsu
Namun, Dudung tak memerinci berapa jumlah dan pasukan elite mana yang akan berangkat. Sebab, kata Dudung, hal itu merupakan suatu rahasia, demi menjaga keamanan. &quot;Wah itu rahasia. Tidak boleh,&quot; katanya.

Untuk diketahui, Pesawat Susi Air dengan nomor penerbangan SI 9368 dibakar oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Paro, Nduga, Papua Pegunungan. Aksi brutal penyerangan dan pembakaran berlangsung di Lapangan Terbang Paro. Kejadian itu dibenarkan oleh Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri.

&quot;Memang benar ada laporan tentang pesawat milik Susi Air yang dibakar KKB di Paro, Kabupaten Nduga,&quot; kata Fakhiri, Senin (7/2/2023).

Adapun kelima penumpang telah dievakuasi dan kembali ke rumah masing-masing, sedangkan pilot belum diamankan tetapi sudah terdeteksi keberadaannya.

&quot;Untuk penumpang saat ini semuanya sudah bisa diamankan sudah dievakuasi. Gak ada (penyanderaan),&quot; kata Panglima TNI Laksamana Yudo Margono kepada wartawan di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (8/2/2023) .

&quot;Iya lain (pilot dan penumpang terpisah),&quot; sambungnya.

Yudo tak memerinci di mana keberadaan pilot tersebut, dan bagaimana proses deteksi yang dilakukan pihaknya. Ia hanya menegaskan jika pilot akan segera dievakuasi.
</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xMC8xLzE2MjQxNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

JAKARTA - Pilot pesawat Susi Air masih disandera oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB). Karena itu, utuk menyelamatkannya Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengirimkan pasukan tambahan.

&quot;Dan pada hari ini saya akan ke Halim, saya akan melihat pasukan yang akan diberangkatkan ke Papua,&quot; kata Dudung saat ditemui usai Rapat Pimpinan (Rapim) TNI AD di Mabesad, Jakarta Pusat, Jumat (10/2/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Pilot Susi Air Disandera, Jenderal Kopassus Penumpas Teroris Poso Terjun Langsung Gelar Operasi Khusus
Dudung mengatakan jika ia akan memberikan dukungan moril secara langsung kepada pasukan yang diberangkatkan agar dapat menjalankan tugas dengan baik.

&quot;Saya akan memberikan (dukungan) moril kepada mereka. Semoga melaksanakan tugas dengan baik dan menjaga masyarakat yang ada di sana dari ancaman-ancaman atau intimidasi dari kelompok KKB,&quot; ucapnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Polisi Bongkar Peredaran 108.619 Lembar Dollar AS Palsu
Namun, Dudung tak memerinci berapa jumlah dan pasukan elite mana yang akan berangkat. Sebab, kata Dudung, hal itu merupakan suatu rahasia, demi menjaga keamanan. &quot;Wah itu rahasia. Tidak boleh,&quot; katanya.

Untuk diketahui, Pesawat Susi Air dengan nomor penerbangan SI 9368 dibakar oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Paro, Nduga, Papua Pegunungan. Aksi brutal penyerangan dan pembakaran berlangsung di Lapangan Terbang Paro. Kejadian itu dibenarkan oleh Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri.

&quot;Memang benar ada laporan tentang pesawat milik Susi Air yang dibakar KKB di Paro, Kabupaten Nduga,&quot; kata Fakhiri, Senin (7/2/2023).

Adapun kelima penumpang telah dievakuasi dan kembali ke rumah masing-masing, sedangkan pilot belum diamankan tetapi sudah terdeteksi keberadaannya.

&quot;Untuk penumpang saat ini semuanya sudah bisa diamankan sudah dievakuasi. Gak ada (penyanderaan),&quot; kata Panglima TNI Laksamana Yudo Margono kepada wartawan di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (8/2/2023) .

&quot;Iya lain (pilot dan penumpang terpisah),&quot; sambungnya.

Yudo tak memerinci di mana keberadaan pilot tersebut, dan bagaimana proses deteksi yang dilakukan pihaknya. Ia hanya menegaskan jika pilot akan segera dievakuasi.
</content:encoded></item></channel></rss>
