<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> BMKG Sebut Aktivitas Gempa di Jayapura Sangat Tinggi dan Dangkal</title><description>BMKG mengungkapkan aktivitas gempa di wilayah sekitar Kota Jayapura Papua sangat tinggi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/11/337/2763164/bmkg-sebut-aktivitas-gempa-di-jayapura-sangat-tinggi-dan-dangkal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/02/11/337/2763164/bmkg-sebut-aktivitas-gempa-di-jayapura-sangat-tinggi-dan-dangkal"/><item><title> BMKG Sebut Aktivitas Gempa di Jayapura Sangat Tinggi dan Dangkal</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/11/337/2763164/bmkg-sebut-aktivitas-gempa-di-jayapura-sangat-tinggi-dan-dangkal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/02/11/337/2763164/bmkg-sebut-aktivitas-gempa-di-jayapura-sangat-tinggi-dan-dangkal</guid><pubDate>Sabtu 11 Februari 2023 13:19 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/11/337/2763164/bmkg-sebut-aktivitas-gempa-di-jayapura-sangat-tinggi-dan-dangkal-8FUPeimMBA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi (foto: Freepick)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/11/337/2763164/bmkg-sebut-aktivitas-gempa-di-jayapura-sangat-tinggi-dan-dangkal-8FUPeimMBA.jpg</image><title>Illustrasi (foto: Freepick)</title></images><description>JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan aktivitas gempa di wilayah sekitar Kota Jayapura Papua sangat tinggi. Bahkan, dengan kedalaman sumber gempa yang dangkal.
&amp;ldquo;Aktifitas gempa di wilayah Jayapura saat ini terbilang sangat tinggi dan memiliki kedalaman yang dangkal serta batuan di wilayah tersebut mudah terjadi patahan sehingga memicu gempa susulan yang cukup banyak,&amp;rdquo; ungkap BMKG lewat akun media sosial resminya, Sabtu (11/2/2023).
Sementara itu, Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono melaporkan sejak 2 Januari sampai 11 Januari 2023 ini tercatat 1.174 kali gempa mengguncang wilayah Jayapura. Sebanyak 172 gempa diantaranya dirasakan oleh masyarakat.
BACA JUGA: Ribuan Pengungsi Gempa Jayapura Sudah Kembali ke Rumah&amp;nbsp; &amp;nbsp;
&amp;ldquo;Tercatat, Hasil monitoring BMKG, sejak gempa bumi M5.4 Kota Jayapura tgl 2 Januari 2023 hingga 11 Februari 2023 09:45 WIT telah terjadi gempa bumi di wilayah sekitar Kota Jayapura sebanyak 1.174 kali dengan 172 kejadian diantaranya guncangannya dirasakan,&amp;rdquo; kata Daryono juga lewat akun media sosial pribadinya.
Koordinator Bidang Observasi BBMKG Wilayah V Papua, Danang saat melakukan konferensi pers dengan BNPB mengatakan pusat gempa M5,4 yang mengguncang Jayapura pada 9 Februari berbeda dengan pusat gempa M5,4 yang terjadi pada 2 Januari 2023 lalu.
&amp;ldquo;Ini lokasinya berbeda dengan gempa utama yang terjadi pada tanggal 2 Januari 2023. Kalau gempa yang terjadi pada tanggal 2 Januari 2023 berlokasi di laut dengan kedalaman 10 km,&amp;rdquo; ungkap Danang.
BACA JUGA:Gempa Kembali Guncang Jayapura, Kekuatannya M4,0&amp;nbsp; &amp;nbsp;Danang pun mengatakan gempa M5,4 dengan update M5,2 pada 9 Februari lalu berlokasi di darat dengan kedalaman 10 km. &amp;ldquo;Jadi dari hasil monitoring kami gempabumi yang terjadi pada tanggal 9 Februari kemarin dengan kekuatan 5,4 update 5,2 berlokasi di darat,&amp;rdquo; jelasnya.
Selain itu, Danang pun mengungkapkan penyebab gempa M5,4 pada tanggal 9 Februari 2023 ini lebih merusak dibandingkan dengan gempa M5,4 pada 2 Januari 2023 lalu.
&amp;ldquo;Ini dampaknya sangat berbeda? Karena gempa kemarin tanggal 9 berlokasi di darat kedalaman dangkal 10 km, kekuatan 5,2 sehingga dampak yang terjadi adalah menimbulkan banyaknya kerusakan infrastruktur di Jayapura,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan aktivitas gempa di wilayah sekitar Kota Jayapura Papua sangat tinggi. Bahkan, dengan kedalaman sumber gempa yang dangkal.
&amp;ldquo;Aktifitas gempa di wilayah Jayapura saat ini terbilang sangat tinggi dan memiliki kedalaman yang dangkal serta batuan di wilayah tersebut mudah terjadi patahan sehingga memicu gempa susulan yang cukup banyak,&amp;rdquo; ungkap BMKG lewat akun media sosial resminya, Sabtu (11/2/2023).
Sementara itu, Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono melaporkan sejak 2 Januari sampai 11 Januari 2023 ini tercatat 1.174 kali gempa mengguncang wilayah Jayapura. Sebanyak 172 gempa diantaranya dirasakan oleh masyarakat.
BACA JUGA: Ribuan Pengungsi Gempa Jayapura Sudah Kembali ke Rumah&amp;nbsp; &amp;nbsp;
&amp;ldquo;Tercatat, Hasil monitoring BMKG, sejak gempa bumi M5.4 Kota Jayapura tgl 2 Januari 2023 hingga 11 Februari 2023 09:45 WIT telah terjadi gempa bumi di wilayah sekitar Kota Jayapura sebanyak 1.174 kali dengan 172 kejadian diantaranya guncangannya dirasakan,&amp;rdquo; kata Daryono juga lewat akun media sosial pribadinya.
Koordinator Bidang Observasi BBMKG Wilayah V Papua, Danang saat melakukan konferensi pers dengan BNPB mengatakan pusat gempa M5,4 yang mengguncang Jayapura pada 9 Februari berbeda dengan pusat gempa M5,4 yang terjadi pada 2 Januari 2023 lalu.
&amp;ldquo;Ini lokasinya berbeda dengan gempa utama yang terjadi pada tanggal 2 Januari 2023. Kalau gempa yang terjadi pada tanggal 2 Januari 2023 berlokasi di laut dengan kedalaman 10 km,&amp;rdquo; ungkap Danang.
BACA JUGA:Gempa Kembali Guncang Jayapura, Kekuatannya M4,0&amp;nbsp; &amp;nbsp;Danang pun mengatakan gempa M5,4 dengan update M5,2 pada 9 Februari lalu berlokasi di darat dengan kedalaman 10 km. &amp;ldquo;Jadi dari hasil monitoring kami gempabumi yang terjadi pada tanggal 9 Februari kemarin dengan kekuatan 5,4 update 5,2 berlokasi di darat,&amp;rdquo; jelasnya.
Selain itu, Danang pun mengungkapkan penyebab gempa M5,4 pada tanggal 9 Februari 2023 ini lebih merusak dibandingkan dengan gempa M5,4 pada 2 Januari 2023 lalu.
&amp;ldquo;Ini dampaknya sangat berbeda? Karena gempa kemarin tanggal 9 berlokasi di darat kedalaman dangkal 10 km, kekuatan 5,2 sehingga dampak yang terjadi adalah menimbulkan banyaknya kerusakan infrastruktur di Jayapura,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
