<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gempa M6,0 Talaud, Guncangan Susulan Terus Terjadi</title><description>Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya deformasi batuan dalam Lempeng Laut Maluku</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/11/340/2763300/gempa-m6-0-talaud-guncangan-susulan-terus-terjadi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/02/11/340/2763300/gempa-m6-0-talaud-guncangan-susulan-terus-terjadi"/><item><title>Gempa M6,0 Talaud, Guncangan Susulan Terus Terjadi</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/11/340/2763300/gempa-m6-0-talaud-guncangan-susulan-terus-terjadi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/02/11/340/2763300/gempa-m6-0-talaud-guncangan-susulan-terus-terjadi</guid><pubDate>Sabtu 11 Februari 2023 19:06 WIB</pubDate><dc:creator>Subhan Sabu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/11/340/2763300/gempa-m6-0-talaud-guncangan-susulan-terus-terjadi-0txR6FwbvG.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/11/340/2763300/gempa-m6-0-talaud-guncangan-susulan-terus-terjadi-0txR6FwbvG.jpg</image><title></title></images><description>TALAUD - Pasca gempabumi tektonik Magnitudo (M) 6.0 di Kabupaten Kepulauan Talaud Sulawesi Utara, Sabtu (11/2/2023) pukul 16.55 WITA, terjadi dua kali gempabumi susulan.
&quot;Hingga pukul 17.20 WITA, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya dua gempabumi susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar M4,6,&quot; kata Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Sulut, Edward H Mengko, Sabtu (11/2/2023).
Hasil analisis BMKG menunjukkan episenter gempabumi dengan magnitudo M6.0 terletak pada koordinat 3,73&amp;deg; Lintang Utara ; 126,76&amp;deg; Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 31 km tenggara Melonguane, Sulawesi Utara pada kedalaman 27 km.
BACA JUGA: Gempa M6,0 Guncang Kepulauan Talaud, Ini Analisis BMKG&amp;nbsp; &amp;nbsp;
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya deformasi batuan dalam Lempeng Laut Maluku.
&quot;Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),&quot; ujarnya
Gempabumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Melonguane dengan skala intensitas IV MMI, daerah Tahuna, Siau dengan skala intensitas III-IV MMI dan daerah Manado dengan skala intensitas II MMI.
&quot;Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,&quot; katanya</description><content:encoded>TALAUD - Pasca gempabumi tektonik Magnitudo (M) 6.0 di Kabupaten Kepulauan Talaud Sulawesi Utara, Sabtu (11/2/2023) pukul 16.55 WITA, terjadi dua kali gempabumi susulan.
&quot;Hingga pukul 17.20 WITA, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya dua gempabumi susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar M4,6,&quot; kata Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Sulut, Edward H Mengko, Sabtu (11/2/2023).
Hasil analisis BMKG menunjukkan episenter gempabumi dengan magnitudo M6.0 terletak pada koordinat 3,73&amp;deg; Lintang Utara ; 126,76&amp;deg; Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 31 km tenggara Melonguane, Sulawesi Utara pada kedalaman 27 km.
BACA JUGA: Gempa M6,0 Guncang Kepulauan Talaud, Ini Analisis BMKG&amp;nbsp; &amp;nbsp;
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya deformasi batuan dalam Lempeng Laut Maluku.
&quot;Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),&quot; ujarnya
Gempabumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Melonguane dengan skala intensitas IV MMI, daerah Tahuna, Siau dengan skala intensitas III-IV MMI dan daerah Manado dengan skala intensitas II MMI.
&quot;Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,&quot; katanya</content:encoded></item></channel></rss>
