<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Laporan Langsung dari Turki : Relawan Indonesia Kirim Bantuan Logistik untuk Korban Gempa</title><description>Relawan Indonesia mengiirimkan bantuan logistik untuk korban gempa.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/14/18/2764983/laporan-langsung-dari-turki-relawan-indonesia-kirim-bantuan-logistik-untuk-korban-gempa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/02/14/18/2764983/laporan-langsung-dari-turki-relawan-indonesia-kirim-bantuan-logistik-untuk-korban-gempa"/><item><title>Laporan Langsung dari Turki : Relawan Indonesia Kirim Bantuan Logistik untuk Korban Gempa</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/14/18/2764983/laporan-langsung-dari-turki-relawan-indonesia-kirim-bantuan-logistik-untuk-korban-gempa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/02/14/18/2764983/laporan-langsung-dari-turki-relawan-indonesia-kirim-bantuan-logistik-untuk-korban-gempa</guid><pubDate>Selasa 14 Februari 2023 19:41 WIB</pubDate><dc:creator>Agung Bakti Sarasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/14/18/2764983/laporan-langsung-dari-turki-relawan-indonesia-kirim-bantuan-logistik-untuk-korban-gempa-onR11SwAJB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bangunan di Kahramanmaraz, Turki, rusak akibat guncangan gempa 7,8. (iNews/Camar Haenda)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/14/18/2764983/laporan-langsung-dari-turki-relawan-indonesia-kirim-bantuan-logistik-untuk-korban-gempa-onR11SwAJB.jpg</image><title>Bangunan di Kahramanmaraz, Turki, rusak akibat guncangan gempa 7,8. (iNews/Camar Haenda)</title></images><description>

&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xNC8xMC8xNjI2NTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


KAHRAMANMARAZ - Relawan asal Indonesia memberikan bantuan logistik untuk korban gempa Turki, Kamis (14/2/2023). Relawan mengevakuasi korban di titik terparah gempa yakni Kahramanmaraz.

Berdasarkan laporan reporter INews, Camar Haenda, di lokasi, tampak bangunan di Turki mulai dari apartemen, sekolah, hingga rumah sakit rusak parah. Hal ini sangat berbahaya jika ada orang yang melintas di kawasan tersebut.

Namun, banyak warga yang sudah dievakuasi bisa bermukim ke tempat yang lebih aman. Hal ini mengingat kondisi di Turki tengah musim dingin.

Pemerintah Turki melalui badan bencananya  juga terus mengevakuasi korban. Evakuasi dilakukan harus satu komando berdasarkan keputusan pemerintah setempat.

Relawan asal Indonesia, Andri Mudianto mengatakan, dirinya baru masuk ke daerah Kahramanmaraz pada Senin, 13 Februari 2023. Para relawan datang untuk menyalurkan bantuan kepada korban gempa.

Andri menyebut, pihaknya telah bekerja sama dengan pemerintah dan petugas lokal saat menyalurkan bantuan logistik melalui food truck.

&quot;Kita akan memfasilitasi pemberian makanan hot meal bagi para penyintas. Kita akan menyusun tenda untuk para penyintas,&quot; ucap Andri.

Sementara itu, relawan asal Indonesia lainnya, Rizky Kurniawan mengatakan, koordinasi dengan pemerintah Turki penting dilakukan para relawan yang akan membantu proses evakuasi. Sebab, proses evekuasi tidak dapat dilakukan sembarangan.

&quot;Harus mencari mitra lokal Turki dulu untuk memudahkan datang ke Turki,&quot; kata Rizky.

Ia mengaku mendapat kabar bahwa rekan-rekannya yang akan jadi relawan sudah sampai di Turki. Namun, banyak dari rekannya kembali dipulangkan.

BACA JUGA:Menlu RI: Sekira 500 WNI Terdampak Gempa Turki

&quot;(Mereka) ditolak dan tidak ada koordinasi terlebih dahulu seperti itu,&quot; tutur Rizky.

Relawan asal Indonesia yang akan datang ke Turki harus berafiliasi dengan organisasi atau badan bencana Turki. Dia berharap, proses evakuasi bisa berjalan dengan lancar.

&quot;Bagi keluarga yang kehilangan sanak keluarganya bisa segera ditemukan dan bisa saling mendokan agar bisa segera tertanggulangi,&quot; ucapnya.

Sebagaimana diketahui, Turki diguncang gempa dengan magnitudo 7,8 pada Senin, 6 Februari. Guncangan gempa mengakibatkan puluhan ribu orang meninggal dunia.
</description><content:encoded>

&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xNC8xMC8xNjI2NTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


KAHRAMANMARAZ - Relawan asal Indonesia memberikan bantuan logistik untuk korban gempa Turki, Kamis (14/2/2023). Relawan mengevakuasi korban di titik terparah gempa yakni Kahramanmaraz.

Berdasarkan laporan reporter INews, Camar Haenda, di lokasi, tampak bangunan di Turki mulai dari apartemen, sekolah, hingga rumah sakit rusak parah. Hal ini sangat berbahaya jika ada orang yang melintas di kawasan tersebut.

Namun, banyak warga yang sudah dievakuasi bisa bermukim ke tempat yang lebih aman. Hal ini mengingat kondisi di Turki tengah musim dingin.

Pemerintah Turki melalui badan bencananya  juga terus mengevakuasi korban. Evakuasi dilakukan harus satu komando berdasarkan keputusan pemerintah setempat.

Relawan asal Indonesia, Andri Mudianto mengatakan, dirinya baru masuk ke daerah Kahramanmaraz pada Senin, 13 Februari 2023. Para relawan datang untuk menyalurkan bantuan kepada korban gempa.

Andri menyebut, pihaknya telah bekerja sama dengan pemerintah dan petugas lokal saat menyalurkan bantuan logistik melalui food truck.

&quot;Kita akan memfasilitasi pemberian makanan hot meal bagi para penyintas. Kita akan menyusun tenda untuk para penyintas,&quot; ucap Andri.

Sementara itu, relawan asal Indonesia lainnya, Rizky Kurniawan mengatakan, koordinasi dengan pemerintah Turki penting dilakukan para relawan yang akan membantu proses evakuasi. Sebab, proses evekuasi tidak dapat dilakukan sembarangan.

&quot;Harus mencari mitra lokal Turki dulu untuk memudahkan datang ke Turki,&quot; kata Rizky.

Ia mengaku mendapat kabar bahwa rekan-rekannya yang akan jadi relawan sudah sampai di Turki. Namun, banyak dari rekannya kembali dipulangkan.

BACA JUGA:Menlu RI: Sekira 500 WNI Terdampak Gempa Turki

&quot;(Mereka) ditolak dan tidak ada koordinasi terlebih dahulu seperti itu,&quot; tutur Rizky.

Relawan asal Indonesia yang akan datang ke Turki harus berafiliasi dengan organisasi atau badan bencana Turki. Dia berharap, proses evakuasi bisa berjalan dengan lancar.

&quot;Bagi keluarga yang kehilangan sanak keluarganya bisa segera ditemukan dan bisa saling mendokan agar bisa segera tertanggulangi,&quot; ucapnya.

Sebagaimana diketahui, Turki diguncang gempa dengan magnitudo 7,8 pada Senin, 6 Februari. Guncangan gempa mengakibatkan puluhan ribu orang meninggal dunia.
</content:encoded></item></channel></rss>
