<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>3 Jenderal yang Terkesan Dipinggirkan oleh Presiden Soeharto, Salah Satunya karena Hubungan Tak Harmonis</title><description>Ada sejumlah jenderal yang namanya terus melambung tinggi karena kedekatannya dengan Soeharto.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/14/337/2764143/3-jenderal-yang-terkesan-dipinggirkan-oleh-presiden-soeharto-salah-satunya-karena-hubungan-tak-harmonis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/02/14/337/2764143/3-jenderal-yang-terkesan-dipinggirkan-oleh-presiden-soeharto-salah-satunya-karena-hubungan-tak-harmonis"/><item><title>3 Jenderal yang Terkesan Dipinggirkan oleh Presiden Soeharto, Salah Satunya karena Hubungan Tak Harmonis</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/14/337/2764143/3-jenderal-yang-terkesan-dipinggirkan-oleh-presiden-soeharto-salah-satunya-karena-hubungan-tak-harmonis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/02/14/337/2764143/3-jenderal-yang-terkesan-dipinggirkan-oleh-presiden-soeharto-salah-satunya-karena-hubungan-tak-harmonis</guid><pubDate>Selasa 14 Februari 2023 07:05 WIB</pubDate><dc:creator>Ajeng Wirachmi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/13/337/2764143/3-jenderal-yang-terkesan-dimatikan-oeh-presiden-soeharto-salah-satunya-karena-hubungan-tak-harmonis-cjuE2QZsGq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi tentara (Foto: Istimewa/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/13/337/2764143/3-jenderal-yang-terkesan-dimatikan-oeh-presiden-soeharto-salah-satunya-karena-hubungan-tak-harmonis-cjuE2QZsGq.jpg</image><title>Ilustrasi tentara (Foto: Istimewa/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Presiden Soeharto tercatat sebagai tokoh militer Indonesia yang memiliki kedekatan dengan sejumlah jenderal. Masa jabatannya yang cukup lama dan panjang membuat Soeharto memang terkenal akrab dengan beberapa jenderal.
Ada sejumlah jenderal yang namanya terus melambung tinggi karena kedekatannya dengan Soeharto. Namun, ada beberapa jenderal, baik di tubuh TNI maupun Polri, yang karirnya terkesan &amp;lsquo;dimatikan&amp;rsquo; oleh Soeharto.
BACA JUGA:&amp;nbsp;3 Pilot Berpangkat Jenderal, Putu Dunia Salah Satunya&amp;nbsp;
Berikut 3 jenderal yang karirnya terkesan &amp;lsquo;dimatikan&amp;rsquo; oleh Soeharto.
1. Mayjen TNI Pranoto Reksosamodra
Posisi Menteri/Panglima Angkatan Darat pada Oktober 1965 dijabat oleh Mayjen TNI Pranoto Reksosamodra. Ia bersama dengan Soeharto berada di jajaran pimpinan Tentara Teritorium IV Diponegoro. Pranoto ditunjuk langsung oleh Presiden Soekarno untuk menjadi Pelaksana Harian Angkatan Darat, yang menggantikan Jenderal TNI Ahmad Yani yang diculik oleh pasukan pemberontak dalam tragedi G30S/PKI.
BACA JUGA:&amp;nbsp;4 Jenderal yang Paling Ditakuti Dunia, Julius Caesar hingga George S. Patton
Saat Yani dinyatakan hilang sebelum akhirnya ditemukan tewas, hubungan Pranoto dan Soeharto dikabarkan kurang harmonis. Meskipun sudah ditunjuk sebagai pengganti sementara Yani, namun Pranoto tidak bisa bertemu Presiden. Sebab, kala itu pimpinan AD sudah diambil alih oleh Soeharto.2. Jenderal Besar TNI AH Nasution
Abdul Haris (AH) Nasution adalah tokoh militer sekaligus Menteri Pertahanan dan Keamanan tahun 1959 sampai 1966. AH Nasution merupakan salah jenderal yang sengaja &amp;lsquo;dimatikan&amp;rsquo; oleh Soeharto.
Berposisi sebagai senior, AH Nasution mempunyai hubungan yang sangat berdinamika dengan juniornya, Soeharto. Nasution adalah orang yang bergabung dengan Petisi 50 dan menentang kepemimpinan Soeharto yang sudah berjalan sangat lama, hingga dicap sebagai diktator. Ketika Soeharto naik sebagai presiden, hubungan Nasution dan Soeharto kian merenggang.
&amp;nbsp;BACA SELENGKAPNYA:&amp;nbsp;3 Jenderal yang 'Dimatikan' Soeharto, Hoegeng Salah Satunya</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Presiden Soeharto tercatat sebagai tokoh militer Indonesia yang memiliki kedekatan dengan sejumlah jenderal. Masa jabatannya yang cukup lama dan panjang membuat Soeharto memang terkenal akrab dengan beberapa jenderal.
Ada sejumlah jenderal yang namanya terus melambung tinggi karena kedekatannya dengan Soeharto. Namun, ada beberapa jenderal, baik di tubuh TNI maupun Polri, yang karirnya terkesan &amp;lsquo;dimatikan&amp;rsquo; oleh Soeharto.
BACA JUGA:&amp;nbsp;3 Pilot Berpangkat Jenderal, Putu Dunia Salah Satunya&amp;nbsp;
Berikut 3 jenderal yang karirnya terkesan &amp;lsquo;dimatikan&amp;rsquo; oleh Soeharto.
1. Mayjen TNI Pranoto Reksosamodra
Posisi Menteri/Panglima Angkatan Darat pada Oktober 1965 dijabat oleh Mayjen TNI Pranoto Reksosamodra. Ia bersama dengan Soeharto berada di jajaran pimpinan Tentara Teritorium IV Diponegoro. Pranoto ditunjuk langsung oleh Presiden Soekarno untuk menjadi Pelaksana Harian Angkatan Darat, yang menggantikan Jenderal TNI Ahmad Yani yang diculik oleh pasukan pemberontak dalam tragedi G30S/PKI.
BACA JUGA:&amp;nbsp;4 Jenderal yang Paling Ditakuti Dunia, Julius Caesar hingga George S. Patton
Saat Yani dinyatakan hilang sebelum akhirnya ditemukan tewas, hubungan Pranoto dan Soeharto dikabarkan kurang harmonis. Meskipun sudah ditunjuk sebagai pengganti sementara Yani, namun Pranoto tidak bisa bertemu Presiden. Sebab, kala itu pimpinan AD sudah diambil alih oleh Soeharto.2. Jenderal Besar TNI AH Nasution
Abdul Haris (AH) Nasution adalah tokoh militer sekaligus Menteri Pertahanan dan Keamanan tahun 1959 sampai 1966. AH Nasution merupakan salah jenderal yang sengaja &amp;lsquo;dimatikan&amp;rsquo; oleh Soeharto.
Berposisi sebagai senior, AH Nasution mempunyai hubungan yang sangat berdinamika dengan juniornya, Soeharto. Nasution adalah orang yang bergabung dengan Petisi 50 dan menentang kepemimpinan Soeharto yang sudah berjalan sangat lama, hingga dicap sebagai diktator. Ketika Soeharto naik sebagai presiden, hubungan Nasution dan Soeharto kian merenggang.
&amp;nbsp;BACA SELENGKAPNYA:&amp;nbsp;3 Jenderal yang 'Dimatikan' Soeharto, Hoegeng Salah Satunya</content:encoded></item></channel></rss>
