<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tiba di Turki, Tim Kemanusiaan Polri Bantu Evakuasi Korban Gempa</title><description>Tiba di Turki, Tim Kemanusiaan Polri langsung membantu evakuasi korban gempa.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/14/337/2764804/tiba-di-turki-tim-kemanusiaan-polri-bantu-evakuasi-korban-gempa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/02/14/337/2764804/tiba-di-turki-tim-kemanusiaan-polri-bantu-evakuasi-korban-gempa"/><item><title>Tiba di Turki, Tim Kemanusiaan Polri Bantu Evakuasi Korban Gempa</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/14/337/2764804/tiba-di-turki-tim-kemanusiaan-polri-bantu-evakuasi-korban-gempa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/02/14/337/2764804/tiba-di-turki-tim-kemanusiaan-polri-bantu-evakuasi-korban-gempa</guid><pubDate>Selasa 14 Februari 2023 15:25 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/14/337/2764804/tiba-di-turki-tim-kemanusiaan-polri-bantu-evakuasi-korban-gempa-5p3fAnwCmS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tim Kemanusiaan Polri bantu evakuasi korban gempa Turki. (Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/14/337/2764804/tiba-di-turki-tim-kemanusiaan-polri-bantu-evakuasi-korban-gempa-5p3fAnwCmS.jpg</image><title>Tim Kemanusiaan Polri bantu evakuasi korban gempa Turki. (Ist)</title></images><description>

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xMi8xLzE2MjUxMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - Tim Emergency Medical Team (EMT) untuk bantuan kemanusiaan gempa bumi telah tiba di Turki. Tim gabungan yang terdiri atas TNI-Polri, Kemenkes, BNPB, dan tim relawan lainnya tiba di Bandara Adana, Turki pada Senin (13/2/2023) malam.

Kasatgas Polri Misi Kemanusiaan Turki 2023 Brigjen Gatot Tri Suryanta mengatakan, tim EMT direncanakan menginap 3 hari di Adana. Hal itu karena pendirian hospital field memakan waktu 3 hari. Sehingga tidak dimungkinkan pergeseran pasukan di lapangan karena situasi dan kondisi serta belum siapnya tenda-tenda dan tim support di lapangan.

&quot;Selama di Adana tim akan dibagi menjadi 4 kelompok sesuai dengan instansi masing-masing. Tapi juga akan ada kemungkinan tercampur, menyesuaikan dengan tempat yang tersedia (Hotel Avrupa, Adana Hostel, Gedung A, dan Gedung B),&quot; kata Gatot dalam keterangan tertulis, Selasa (14/2/2023).

Gatot menuturkan pihak AFAD, otoritas penanganan gempa Turki telah menentukan titik penempatan personel Tim SAR Indonesia dan 4 personel Polri, beserta 2 ekor K9, telah bergeser ke lokasi pencarian korban gempa.

&quot;SAR K9 yang tergabung dengan Basarnas melaksanakan pencarian korban bencana gempa bumi di wilayah Kota Hatay,&quot; tutur Gatot.

Ia menambahkan, sulitnya medan pencarian dan tebalnya material bangunan menghambat SAR K9 mendeteksi korban di reruntuhan. Pencarian dihentikan sementara karena sudah menjelang malam hari ini.

BACA JUGA:Menlu RI: Sekira 500 WNI Terdampak Gempa Turki

&quot;Hasil pencarian tidak ditemukan korban yang tertimbun,&quot; ucap Gatot.


Ia menuturkan, dalam tim EMT, sebanyak 22 personel Polri diberangkatkan ke Turki dalam misi kemanusiaan pada tahap II ini. Pada tahap I Polri telah melepaskan 4 orang personel yakni dari tim K9 terdiri dari AKP Mohammad Amali, Bripka Stefanus Anto Mulyono, Bripka Triyo Arbianto, dan Briptu I Ketut Mertayasa.

&quot;4 personel ini dimasukkan sebagai tim BNPB yang berangkat melalui pesawat Hercules C130,&quot; tutur Gatot.

Ia menjelaskan, tim satgas akan berada di Turki selama sekira 1 bulan. Setibanya di Turki, tim akan dibagi. Tim yang ke Turki (tepatnya di provinsi Hatay) yakni tim kesehatan lapangan dan logistik. Sementara tim yang ke Suriah hanya tim logistik.

&quot;Selanjutnya masih akan ada pengiriman bantuan logistik ke Suriah dan Turki yang akan diangkut dengan 2 pesawat pada tahap-tahap berikutnya,&quot; tutur Gatot.
</description><content:encoded>

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xMi8xLzE2MjUxMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - Tim Emergency Medical Team (EMT) untuk bantuan kemanusiaan gempa bumi telah tiba di Turki. Tim gabungan yang terdiri atas TNI-Polri, Kemenkes, BNPB, dan tim relawan lainnya tiba di Bandara Adana, Turki pada Senin (13/2/2023) malam.

Kasatgas Polri Misi Kemanusiaan Turki 2023 Brigjen Gatot Tri Suryanta mengatakan, tim EMT direncanakan menginap 3 hari di Adana. Hal itu karena pendirian hospital field memakan waktu 3 hari. Sehingga tidak dimungkinkan pergeseran pasukan di lapangan karena situasi dan kondisi serta belum siapnya tenda-tenda dan tim support di lapangan.

&quot;Selama di Adana tim akan dibagi menjadi 4 kelompok sesuai dengan instansi masing-masing. Tapi juga akan ada kemungkinan tercampur, menyesuaikan dengan tempat yang tersedia (Hotel Avrupa, Adana Hostel, Gedung A, dan Gedung B),&quot; kata Gatot dalam keterangan tertulis, Selasa (14/2/2023).

Gatot menuturkan pihak AFAD, otoritas penanganan gempa Turki telah menentukan titik penempatan personel Tim SAR Indonesia dan 4 personel Polri, beserta 2 ekor K9, telah bergeser ke lokasi pencarian korban gempa.

&quot;SAR K9 yang tergabung dengan Basarnas melaksanakan pencarian korban bencana gempa bumi di wilayah Kota Hatay,&quot; tutur Gatot.

Ia menambahkan, sulitnya medan pencarian dan tebalnya material bangunan menghambat SAR K9 mendeteksi korban di reruntuhan. Pencarian dihentikan sementara karena sudah menjelang malam hari ini.

BACA JUGA:Menlu RI: Sekira 500 WNI Terdampak Gempa Turki

&quot;Hasil pencarian tidak ditemukan korban yang tertimbun,&quot; ucap Gatot.


Ia menuturkan, dalam tim EMT, sebanyak 22 personel Polri diberangkatkan ke Turki dalam misi kemanusiaan pada tahap II ini. Pada tahap I Polri telah melepaskan 4 orang personel yakni dari tim K9 terdiri dari AKP Mohammad Amali, Bripka Stefanus Anto Mulyono, Bripka Triyo Arbianto, dan Briptu I Ketut Mertayasa.

&quot;4 personel ini dimasukkan sebagai tim BNPB yang berangkat melalui pesawat Hercules C130,&quot; tutur Gatot.

Ia menjelaskan, tim satgas akan berada di Turki selama sekira 1 bulan. Setibanya di Turki, tim akan dibagi. Tim yang ke Turki (tepatnya di provinsi Hatay) yakni tim kesehatan lapangan dan logistik. Sementara tim yang ke Suriah hanya tim logistik.

&quot;Selanjutnya masih akan ada pengiriman bantuan logistik ke Suriah dan Turki yang akan diangkut dengan 2 pesawat pada tahap-tahap berikutnya,&quot; tutur Gatot.
</content:encoded></item></channel></rss>
