<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gempa Turki, KBRI Sebut 2 WNI Masih Hilang</title><description>Gempa Turki, KBRI sebut 2 WNI masih hilang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/15/18/2765696/gempa-turki-kbri-sebut-2-wni-masih-hilang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/02/15/18/2765696/gempa-turki-kbri-sebut-2-wni-masih-hilang"/><item><title>Gempa Turki, KBRI Sebut 2 WNI Masih Hilang</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/15/18/2765696/gempa-turki-kbri-sebut-2-wni-masih-hilang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/02/15/18/2765696/gempa-turki-kbri-sebut-2-wni-masih-hilang</guid><pubDate>Rabu 15 Februari 2023 19:43 WIB</pubDate><dc:creator>Agung Bakti Sarasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/15/18/2765696/gempa-turki-kbri-sebut-2-wni-masih-hilang-K9yzbuVLlx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dua WNI masih hilang usai gempa magnitudo 7,8 guncang Turki. (Dok iNews/Camar Haenda)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/15/18/2765696/gempa-turki-kbri-sebut-2-wni-masih-hilang-K9yzbuVLlx.jpg</image><title>Dua WNI masih hilang usai gempa magnitudo 7,8 guncang Turki. (Dok iNews/Camar Haenda)</title></images><description>

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xNC8xMC8xNjI2NTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


ANKARA - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Turki mencatat, dua warga negara Indonesia (WNI) dinyatakan masih hilang usai gempa magnitudo 7,8 yang mengguncang Turki pada Senin, 6 Februari 2023.

Berdasarkan laporan langsung reporter INews, Davie Pratama di Turki, hingga saat ini, KBRI masih berupaya mencari keberadaan dua WNI yang hilang tersebut.

Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Turki, Lalu Muhammad Iqbal memastikan bahwa 500 WNI dalam kondisi aman. Sedangkan 128 WNI lainnya di lokasi terdampak sudah dievakuasi ke wisma milik kedutaan.

Adapun WNI yang dinyatakan meninggal dunia akibat gempa berjumlah 2 orang yang merupakan ibu dan anak berusia 1 tahun. Keduanya tinggal di wilayah Kahramanmaraz.

&quot;Hanya ada yang tidak mau dievakuasi atau tidak minta dievakuasi karena sudah mendapatkan  tempat save house di keluarganya,&quot; kata Lalu di Ankara, Turki, Rabu (15/2/2023).

Lalu menjelaskan, pihaknya juga sudah menyelesaikan satu per satu permasalahan yang ada. Upaya itu dilakukan agar WNI di Turki bisa segera kembali ke kehidupan normal.

BACA JUGA:Laporan Langsung dari Turki : Emergency Medical Team Indonesia Dirikan Rumah Sakit Lapangan

&quot;Mudah-mudahan tidak ada lagi pertambahan (korban). Tapi memang ada 2 lagi WNI yang masih belum terkontak,&quot; ucapnya.

Sementara itu, reporter iNews, Davie Pratama mengatakan bahwa relawan dan bantuan Indonesia yang tergabung dalam Emergency Medical Team (EMT) saat ini telah bergerak menuju Hatay sebagai salah satu wilayah terdampak gempa paling parah.

&quot;Terkait dengan korban gempa bumi yang melanda Turki pada tanggal 6 Februari 2023 lalu, saat ini tim sudah dibagi fungsi dan tugasnya untuk berangkat ke Hatay dan dilepas oleh Dubes Indonesia untuk Turki,&quot; kata Davie Pratama.
</description><content:encoded>

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xNC8xMC8xNjI2NTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


ANKARA - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Turki mencatat, dua warga negara Indonesia (WNI) dinyatakan masih hilang usai gempa magnitudo 7,8 yang mengguncang Turki pada Senin, 6 Februari 2023.

Berdasarkan laporan langsung reporter INews, Davie Pratama di Turki, hingga saat ini, KBRI masih berupaya mencari keberadaan dua WNI yang hilang tersebut.

Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Turki, Lalu Muhammad Iqbal memastikan bahwa 500 WNI dalam kondisi aman. Sedangkan 128 WNI lainnya di lokasi terdampak sudah dievakuasi ke wisma milik kedutaan.

Adapun WNI yang dinyatakan meninggal dunia akibat gempa berjumlah 2 orang yang merupakan ibu dan anak berusia 1 tahun. Keduanya tinggal di wilayah Kahramanmaraz.

&quot;Hanya ada yang tidak mau dievakuasi atau tidak minta dievakuasi karena sudah mendapatkan  tempat save house di keluarganya,&quot; kata Lalu di Ankara, Turki, Rabu (15/2/2023).

Lalu menjelaskan, pihaknya juga sudah menyelesaikan satu per satu permasalahan yang ada. Upaya itu dilakukan agar WNI di Turki bisa segera kembali ke kehidupan normal.

BACA JUGA:Laporan Langsung dari Turki : Emergency Medical Team Indonesia Dirikan Rumah Sakit Lapangan

&quot;Mudah-mudahan tidak ada lagi pertambahan (korban). Tapi memang ada 2 lagi WNI yang masih belum terkontak,&quot; ucapnya.

Sementara itu, reporter iNews, Davie Pratama mengatakan bahwa relawan dan bantuan Indonesia yang tergabung dalam Emergency Medical Team (EMT) saat ini telah bergerak menuju Hatay sebagai salah satu wilayah terdampak gempa paling parah.

&quot;Terkait dengan korban gempa bumi yang melanda Turki pada tanggal 6 Februari 2023 lalu, saat ini tim sudah dibagi fungsi dan tugasnya untuk berangkat ke Hatay dan dilepas oleh Dubes Indonesia untuk Turki,&quot; kata Davie Pratama.
</content:encoded></item></channel></rss>
