<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Posisi Ketum PSSI Lengkapi Portofolio Erick Thohir Menuju Pilpres 2024</title><description>Erick Thohir terpilih sebagai KetuPosisi baru itu menambah porofolio Menteri BUMN itu.a Umum PSSI (Ketum PSSI) periode 2023-2027.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/16/337/2766341/posisi-ketum-pssi-lengkapi-portofolio-erick-thohir-menuju-pilpres-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/02/16/337/2766341/posisi-ketum-pssi-lengkapi-portofolio-erick-thohir-menuju-pilpres-2024"/><item><title>Posisi Ketum PSSI Lengkapi Portofolio Erick Thohir Menuju Pilpres 2024</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/16/337/2766341/posisi-ketum-pssi-lengkapi-portofolio-erick-thohir-menuju-pilpres-2024</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/02/16/337/2766341/posisi-ketum-pssi-lengkapi-portofolio-erick-thohir-menuju-pilpres-2024</guid><pubDate>Kamis 16 Februari 2023 18:58 WIB</pubDate><dc:creator>Qur'anul Hidayat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/16/337/2766341/posisi-ketum-pssi-lengkapi-portofolio-erick-thohir-menuju-pilpres-2024-SdA3zVqZ2J.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Erick Thohir usai terpilih sebagai Ketum PSSI. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/16/337/2766341/posisi-ketum-pssi-lengkapi-portofolio-erick-thohir-menuju-pilpres-2024-SdA3zVqZ2J.jpg</image><title>Erick Thohir usai terpilih sebagai Ketum PSSI. (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xNi83LzE2Mjc5Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Erick Thohir terpilih sebagai Ketua Umum PSSI (Ketum PSSI) periode 2023-2027. Erick berhasil memenangkan pemilihan dengan meraih 64 suara dari 86 voters. Posisi baru itu menambah porofolio Menteri BUMN itu.
Direktur Lembaga Riset dan Konsultasi Political Literacy Desk (Polldesk) Faisal Riza menilai, posisi sebagai Ketum PSSI makin menguatkan elektabilitas Erick Thohir menuju calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2024.
Posisi itu melengkapi portofolionya menuju Pilpres yang bakal berlangsung kurang dari satu tahun. Apalagi animo sepak bola Indonesia dinilainya sangat besar.
&amp;ldquo;Jadi bola bisa menjadi pemersatu. Kalau ini bisa menjadi saran seperti itu posisi Ketum PSSI, menjadikan bola pemersatu, ini akan melengkapi portofolio beliau (Erick Thohir),&amp;rdquo; ujar Faisal, Kamis (16/2/2023).
Baca juga:&amp;nbsp;Jadi Ketum PSSI, Status Erick Thohir sebagai Menteri BUMN Bagaimana?
Faisal mengamini sepak bola memang menjadi ruang yang jauh dari politik. Namun, lanjutnya, ketika Eks Presiden Inter Milan itu mampu menunjukkan kinerja cemerlangnya, masyarakat pasti akan melihat Erick Thohir sebagai pemimpin yang tepat untuk Indonesia.
&amp;ldquo;Bola menjadi ruang non konflik politik. Orang bisa saja menjadikan nasionalisme berbeda ketika baris berbaris, ketika di kelas tapi ketika nonton timnas nasionalisme itu orang-orang itu bola itu berbeda. Penggambaran itu yang bisa dikembangkan ketika menjadi Ketum,&amp;rdquo; terangnya.
Lebih lanjut Faisal optimis dengan pengalaman Erick Thohir baik di dalam maupun luar negeri, sosoknya bakal mampu membawa kemajuan bagi sepak bola Indonesia. Hal tersebut bisa menjadi nilai plus bagi Erick Thohir di mata masyarakat Indonesia.
&amp;ldquo;Wajar itu menjadi panggung politik, tapi politik seperti apa digambarkan? Saya melihatnya bagaimana nanti sepak bola itu menjadi kekuatan menyatukan, memajukan, ini menjadi portofolio bagus, bukan sekadar menjadi suara,&amp;rdquo; ucapnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xNi83LzE2Mjc5Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Erick Thohir terpilih sebagai Ketua Umum PSSI (Ketum PSSI) periode 2023-2027. Erick berhasil memenangkan pemilihan dengan meraih 64 suara dari 86 voters. Posisi baru itu menambah porofolio Menteri BUMN itu.
Direktur Lembaga Riset dan Konsultasi Political Literacy Desk (Polldesk) Faisal Riza menilai, posisi sebagai Ketum PSSI makin menguatkan elektabilitas Erick Thohir menuju calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2024.
Posisi itu melengkapi portofolionya menuju Pilpres yang bakal berlangsung kurang dari satu tahun. Apalagi animo sepak bola Indonesia dinilainya sangat besar.
&amp;ldquo;Jadi bola bisa menjadi pemersatu. Kalau ini bisa menjadi saran seperti itu posisi Ketum PSSI, menjadikan bola pemersatu, ini akan melengkapi portofolio beliau (Erick Thohir),&amp;rdquo; ujar Faisal, Kamis (16/2/2023).
Baca juga:&amp;nbsp;Jadi Ketum PSSI, Status Erick Thohir sebagai Menteri BUMN Bagaimana?
Faisal mengamini sepak bola memang menjadi ruang yang jauh dari politik. Namun, lanjutnya, ketika Eks Presiden Inter Milan itu mampu menunjukkan kinerja cemerlangnya, masyarakat pasti akan melihat Erick Thohir sebagai pemimpin yang tepat untuk Indonesia.
&amp;ldquo;Bola menjadi ruang non konflik politik. Orang bisa saja menjadikan nasionalisme berbeda ketika baris berbaris, ketika di kelas tapi ketika nonton timnas nasionalisme itu orang-orang itu bola itu berbeda. Penggambaran itu yang bisa dikembangkan ketika menjadi Ketum,&amp;rdquo; terangnya.
Lebih lanjut Faisal optimis dengan pengalaman Erick Thohir baik di dalam maupun luar negeri, sosoknya bakal mampu membawa kemajuan bagi sepak bola Indonesia. Hal tersebut bisa menjadi nilai plus bagi Erick Thohir di mata masyarakat Indonesia.
&amp;ldquo;Wajar itu menjadi panggung politik, tapi politik seperti apa digambarkan? Saya melihatnya bagaimana nanti sepak bola itu menjadi kekuatan menyatukan, memajukan, ini menjadi portofolio bagus, bukan sekadar menjadi suara,&amp;rdquo; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
