<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Korut Kecam Latihan Militer Gabungan AS-Korsel, Ancam Akan Balas Tindakan Keras</title><description>Pada Rabu (22/2/2023) depan, Amerika Serikat dan Korea Selatan dijadwalkan membahas keadaan darurat,</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/17/18/2766855/korut-kecam-latihan-militer-gabungan-as-korsel-ancam-akan-balas-tindakan-keras</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/02/17/18/2766855/korut-kecam-latihan-militer-gabungan-as-korsel-ancam-akan-balas-tindakan-keras"/><item><title>Korut Kecam Latihan Militer Gabungan AS-Korsel, Ancam Akan Balas Tindakan Keras</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/17/18/2766855/korut-kecam-latihan-militer-gabungan-as-korsel-ancam-akan-balas-tindakan-keras</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/02/17/18/2766855/korut-kecam-latihan-militer-gabungan-as-korsel-ancam-akan-balas-tindakan-keras</guid><pubDate>Jum'at 17 Februari 2023 16:23 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/17/18/2766855/korut-kecam-latihan-militer-gabungan-as-korsel-ancam-akan-balas-tindakan-keras-f5M599jQxW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Latihan militer gabungan AS dan Korsel (Foto: AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/17/18/2766855/korut-kecam-latihan-militer-gabungan-as-korsel-ancam-akan-balas-tindakan-keras-f5M599jQxW.jpg</image><title>Latihan militer gabungan AS dan Korsel (Foto: AFP)</title></images><description>CHINA - Korea Utara (Korut) pada Jumat (17/2/2023) mengecam rencana latihan militer gabungan Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan (Korsel) dengan memperingatkan kedua negara itu bakal menghadapi tindakan balasan yang keras dari Pyongyang yang tak pernah terjadi sebelum ini.
&amp;ldquo;Korea Utara menganggap latihan itu sebagai persiapan melancarkan agresi,&quot; terang juru bicara kementerian luar negeri Korea Utara, dikutip  Kantor Berita Pusat Korea (KCNA), dikutip Antara.
Pada Rabu (22/2/2023) depan, Amerika Serikat dan Korea Selatan dijadwalkan membahas keadaan darurat, termasuk skenario bagaimana menghadapi serangan nuklir Korea Utara, dan  latihan militer gabungan  pada Maret.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Bantah Provokasi Latihan Militer Gabungan dengan Sekutu, Gedung Putih: AS Tidak Ada Niat Musuhan dengan Korut
Dalam pernyataannya, juru bicara kementerian luar negeri Korea Utara itu juga mengkritik Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) karena tidak menyinggung unjuk militer bilateral, dan mengatakan mereka hanya mempermasalahkan pelaksanaan hak sah Korea Utara dalam membela diri.
&amp;nbsp;BACA JUGA:&amp;nbsp;Korut Ancam Kerahkan Tindakan Kuat ke AS jika Tidak Hentikan Latihan Militer Bersama Korsel&quot;Jika Dewan Keamanan PBB terus terbujuk AS seperti diinginkannya, DPRK (Republik Rakyat Demokratis Korea atau Korea Utara) akan terpaksa mempertimbangkan langkah-langkah atas tindakan tambahan, apalagi kategori tindakan militer normal,&quot; kata KCNA.</description><content:encoded>CHINA - Korea Utara (Korut) pada Jumat (17/2/2023) mengecam rencana latihan militer gabungan Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan (Korsel) dengan memperingatkan kedua negara itu bakal menghadapi tindakan balasan yang keras dari Pyongyang yang tak pernah terjadi sebelum ini.
&amp;ldquo;Korea Utara menganggap latihan itu sebagai persiapan melancarkan agresi,&quot; terang juru bicara kementerian luar negeri Korea Utara, dikutip  Kantor Berita Pusat Korea (KCNA), dikutip Antara.
Pada Rabu (22/2/2023) depan, Amerika Serikat dan Korea Selatan dijadwalkan membahas keadaan darurat, termasuk skenario bagaimana menghadapi serangan nuklir Korea Utara, dan  latihan militer gabungan  pada Maret.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Bantah Provokasi Latihan Militer Gabungan dengan Sekutu, Gedung Putih: AS Tidak Ada Niat Musuhan dengan Korut
Dalam pernyataannya, juru bicara kementerian luar negeri Korea Utara itu juga mengkritik Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) karena tidak menyinggung unjuk militer bilateral, dan mengatakan mereka hanya mempermasalahkan pelaksanaan hak sah Korea Utara dalam membela diri.
&amp;nbsp;BACA JUGA:&amp;nbsp;Korut Ancam Kerahkan Tindakan Kuat ke AS jika Tidak Hentikan Latihan Militer Bersama Korsel&quot;Jika Dewan Keamanan PBB terus terbujuk AS seperti diinginkannya, DPRK (Republik Rakyat Demokratis Korea atau Korea Utara) akan terpaksa mempertimbangkan langkah-langkah atas tindakan tambahan, apalagi kategori tindakan militer normal,&quot; kata KCNA.</content:encoded></item></channel></rss>
