<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Uni Eropa Sepakat Hapus Tes Covid Bagi Penumpang Asal China</title><description>Langkah itu juga direstui oleh anggota-anggota non-EU dari zona bebas paspor Schengen.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/17/18/2766879/uni-eropa-sepakat-hapus-tes-covid-bagi-penumpang-asal-china</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/02/17/18/2766879/uni-eropa-sepakat-hapus-tes-covid-bagi-penumpang-asal-china"/><item><title>Uni Eropa Sepakat Hapus Tes Covid Bagi Penumpang Asal China</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/17/18/2766879/uni-eropa-sepakat-hapus-tes-covid-bagi-penumpang-asal-china</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/02/17/18/2766879/uni-eropa-sepakat-hapus-tes-covid-bagi-penumpang-asal-china</guid><pubDate>Jum'at 17 Februari 2023 16:51 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/17/18/2766879/uni-eropa-sepakat-hapus-tes-covid-bagi-penumpang-asal-china-9HWyg9jO7M.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Covid-19 (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/17/18/2766879/uni-eropa-sepakat-hapus-tes-covid-bagi-penumpang-asal-china-9HWyg9jO7M.jpg</image><title>Ilustrasi Covid-19 (Foto: Reuters)</title></images><description>BRUSSELS - Negara-negara Uni Eropa (EU) sepakat menghapus pembatasan Covid-9 bagi pelaku perjalanan asal China yang diberlakukan setelah China membuka kembali perbatasannya sehingga memicu lonjakan kasus Covid-19 di negara mereka.

Menurut Swedia yang tengah mengetuai Uni Eropa, pakar-pakar kesehatan dari 27 negara anggota EU dalam pertemuan Kamis (16/2/2023) sepakat mengakhiri syarat hasil tes Covid-19 negatif sebelum keberangkatan akhir Februari.
&amp;nbsp;BACA JUGA:&amp;nbsp;China Mulai Buka Perbatasan Secara Penuh, Hong Kong Kebanjiran Pelancong
Dikutip Antara, mereka juga akan menghentikan tes acak Covid-19 bagi pelancong asal China pada pertengahan Maret mendatang.
&amp;nbsp;BACA JUGA:&amp;nbsp;Balas Dendam Pembatasan Covid, China Stop Keluarkan Visa untuk Warga Korea Selatan dan Jepang
Langkah itu juga direstui oleh anggota-anggota non-EU dari zona bebas paspor Schengen, yakni Islandia, Liechtenstein, Norwegia, dan Swiss.Negara-negara itu menyetujui pemeriksaan acak tes Covid-19 sebelum dan sesudah kedatangan pada 4 Januari lalu, menjelang pelonggaran pembatasan perjalanan China pada 8 Januari yang menjadi salah satu aturan pembatasan Covid-19 paling ketat di dunia yang masih tersisa. Langkah itu hanya sebagai rekomendasi bagi anggota Uni Eropa.

Seperti diketahui, sejumlah negara seperti Prancis dan Italia, mewajibkan tes Covid-19 dan pengurutan virus kepada penumpang asal China, meski Italia melonggarkan pembatasannya akhir Januari lalu.

</description><content:encoded>BRUSSELS - Negara-negara Uni Eropa (EU) sepakat menghapus pembatasan Covid-9 bagi pelaku perjalanan asal China yang diberlakukan setelah China membuka kembali perbatasannya sehingga memicu lonjakan kasus Covid-19 di negara mereka.

Menurut Swedia yang tengah mengetuai Uni Eropa, pakar-pakar kesehatan dari 27 negara anggota EU dalam pertemuan Kamis (16/2/2023) sepakat mengakhiri syarat hasil tes Covid-19 negatif sebelum keberangkatan akhir Februari.
&amp;nbsp;BACA JUGA:&amp;nbsp;China Mulai Buka Perbatasan Secara Penuh, Hong Kong Kebanjiran Pelancong
Dikutip Antara, mereka juga akan menghentikan tes acak Covid-19 bagi pelancong asal China pada pertengahan Maret mendatang.
&amp;nbsp;BACA JUGA:&amp;nbsp;Balas Dendam Pembatasan Covid, China Stop Keluarkan Visa untuk Warga Korea Selatan dan Jepang
Langkah itu juga direstui oleh anggota-anggota non-EU dari zona bebas paspor Schengen, yakni Islandia, Liechtenstein, Norwegia, dan Swiss.Negara-negara itu menyetujui pemeriksaan acak tes Covid-19 sebelum dan sesudah kedatangan pada 4 Januari lalu, menjelang pelonggaran pembatasan perjalanan China pada 8 Januari yang menjadi salah satu aturan pembatasan Covid-19 paling ketat di dunia yang masih tersisa. Langkah itu hanya sebagai rekomendasi bagi anggota Uni Eropa.

Seperti diketahui, sejumlah negara seperti Prancis dan Italia, mewajibkan tes Covid-19 dan pengurutan virus kepada penumpang asal China, meski Italia melonggarkan pembatasannya akhir Januari lalu.

</content:encoded></item></channel></rss>
