<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Humor Gus Dur: Apa Benar Disuntik Rasanya seperti Digigit Semut?</title><description>Banyak orang ternyata takut disuntik.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/19/337/2767356/humor-gus-dur-apa-benar-disuntik-rasanya-seperti-digigit-semut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/02/19/337/2767356/humor-gus-dur-apa-benar-disuntik-rasanya-seperti-digigit-semut"/><item><title>Humor Gus Dur: Apa Benar Disuntik Rasanya seperti Digigit Semut?</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/19/337/2767356/humor-gus-dur-apa-benar-disuntik-rasanya-seperti-digigit-semut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/02/19/337/2767356/humor-gus-dur-apa-benar-disuntik-rasanya-seperti-digigit-semut</guid><pubDate>Minggu 19 Februari 2023 05:03 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/18/337/2767356/humor-gus-dur-apa-benar-disuntik-rasanya-seperti-digigit-semut-fEYpwyP3TB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KH. Abdurrahman Wahid. (Foto: ist.)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/18/337/2767356/humor-gus-dur-apa-benar-disuntik-rasanya-seperti-digigit-semut-fEYpwyP3TB.jpg</image><title>KH. Abdurrahman Wahid. (Foto: ist.)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dikenal gemar berguyon dan memiliki segudang cerita lucu yang kerap membuat orang tertawa terbahak-bahak.
Salah satu cerita Gus Dur adalah tentang seorang ayah yang berusaha meyakinkan anaknya yang sudah remaja untuk mau disuntik. Sang ayah mengatakan kepada anaknya bahwa disuntik tidak akan menyebabkan sakit dan dia akan baik-baik saja.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Humor Gus Dur: Bercanda dengan Presiden Soeharto&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Tidak sakit Nak, Kalau disuntik itu rasanya seperti digigit semut,&amp;rdquo; kata sang ayah kepada putranya yang berusia 13 tahun.
Percaya pada perkataan ayahnya, akhirnya anak itu mau untuk masuk kamar periksa untuk disuntik, tanpa ditemani.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Humor Gus Dur: Kok Diam Saja Saat Dicium Perempuan?

Namun, beberapa saat kemudian sang ayah yang menunggu di ruang tunggu terkejut mendengar jerita dokter yang disusul jeritan putranya. Saat pintu kamar periksa terbuka, dia melihat putranya yang berjalan pincang dengan pahanya yang biru bengkak, dan mata sang dokter pun juga membengkak.&amp;ldquo;Lho! Anak saya ini kenapa, Dok? Kok, jalannya pincang begini?&amp;rdquo; tanya si ayah kepada okter.
&amp;ldquo;Begini, Pak...,&amp;rdquo; kata si dokter berusaha memberi penjelasan.
&amp;ldquo;Ketika anak bapak ini mau saya suntik, tiba-tiba dia meronta-ronta kemudian mata saya dipukul oleh dia dan&amp;hellip;&amp;rdquo;
&amp;ldquo;Bapak bohong!!!&amp;rdquo; protes anak remaja itu kepada bapaknya.
&amp;ldquo;Bapak bilang kalau disuntik itu rasanya seperti digigit semut, ternyata, seperti digigit buaya! Buktinya, lihat ini! bekas gigitannya!&amp;rdquo;</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dikenal gemar berguyon dan memiliki segudang cerita lucu yang kerap membuat orang tertawa terbahak-bahak.
Salah satu cerita Gus Dur adalah tentang seorang ayah yang berusaha meyakinkan anaknya yang sudah remaja untuk mau disuntik. Sang ayah mengatakan kepada anaknya bahwa disuntik tidak akan menyebabkan sakit dan dia akan baik-baik saja.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Humor Gus Dur: Bercanda dengan Presiden Soeharto&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Tidak sakit Nak, Kalau disuntik itu rasanya seperti digigit semut,&amp;rdquo; kata sang ayah kepada putranya yang berusia 13 tahun.
Percaya pada perkataan ayahnya, akhirnya anak itu mau untuk masuk kamar periksa untuk disuntik, tanpa ditemani.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Humor Gus Dur: Kok Diam Saja Saat Dicium Perempuan?

Namun, beberapa saat kemudian sang ayah yang menunggu di ruang tunggu terkejut mendengar jerita dokter yang disusul jeritan putranya. Saat pintu kamar periksa terbuka, dia melihat putranya yang berjalan pincang dengan pahanya yang biru bengkak, dan mata sang dokter pun juga membengkak.&amp;ldquo;Lho! Anak saya ini kenapa, Dok? Kok, jalannya pincang begini?&amp;rdquo; tanya si ayah kepada okter.
&amp;ldquo;Begini, Pak...,&amp;rdquo; kata si dokter berusaha memberi penjelasan.
&amp;ldquo;Ketika anak bapak ini mau saya suntik, tiba-tiba dia meronta-ronta kemudian mata saya dipukul oleh dia dan&amp;hellip;&amp;rdquo;
&amp;ldquo;Bapak bohong!!!&amp;rdquo; protes anak remaja itu kepada bapaknya.
&amp;ldquo;Bapak bilang kalau disuntik itu rasanya seperti digigit semut, ternyata, seperti digigit buaya! Buktinya, lihat ini! bekas gigitannya!&amp;rdquo;</content:encoded></item></channel></rss>
