<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Humor Gus Dur: Ketika Jamaah Haji Aminkan Cekcok Kuli di Bandara Arab Saudi</title><description>Salah satunya adalah kisah yang diambil dari situs NU Online dan buku &amp;lsquo;Kumpulan Humor Gus Dur&amp;rsquo;.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/20/337/2767654/humor-gus-dur-ketika-jamaah-haji-aminkan-cekcok-kuli-di-bandara-arab-saudi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/02/20/337/2767654/humor-gus-dur-ketika-jamaah-haji-aminkan-cekcok-kuli-di-bandara-arab-saudi"/><item><title>Humor Gus Dur: Ketika Jamaah Haji Aminkan Cekcok Kuli di Bandara Arab Saudi</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/20/337/2767654/humor-gus-dur-ketika-jamaah-haji-aminkan-cekcok-kuli-di-bandara-arab-saudi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/02/20/337/2767654/humor-gus-dur-ketika-jamaah-haji-aminkan-cekcok-kuli-di-bandara-arab-saudi</guid><pubDate>Senin 20 Februari 2023 05:05 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/19/337/2767654/humor-gus-dur-ketika-jamaah-haji-aminkan-cekcok-kuli-di-bandara-arab-saudi-dvWMcxkKVt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur (Foto: Istimewa/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/19/337/2767654/humor-gus-dur-ketika-jamaah-haji-aminkan-cekcok-kuli-di-bandara-arab-saudi-dvWMcxkKVt.jpg</image><title>Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur (Foto: Istimewa/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid atau biasa disapa Gus Dur memang dikenal sebagai sosok yang humoris dan tetap negarawan. Dia kerap melontarkan humor untuk membuat ornag tertawa terbahak-bahak dan juga meredakan ketegangan politik kala itu.
Salah satunya adalah kisah yang diambil dari situs NU Online dan buku &amp;lsquo;Kumpulan Humor Gus Dur&amp;rsquo;.
Alkisah, suatu ketika diceritakan rombongan jamaah haji NU dari Tegal tiba di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Humor Gus Dur: Apa Benar Disuntik Rasanya seperti Digigit Semut?&amp;nbsp;
Kuli-kuli dari Yaman itu pun langsung berebutan untuk mengangkut barang-barang yang mereka bawa. Akibatnya, dua orang di antara kuli-kuli itu terlibat percekcokan serius dalam bahasa Arab.
Melihat hal itu, rombongan jamaah haji tersebut spontan merubung mereka. Mereka pun mengucapkan  Amin, Amin, Amin!
BACA JUGA:&amp;nbsp;Humor Gus Dur: Bercanda dengan Presiden Soeharto
Gus Dur yang sedang berada di bandara itu menghampiri mereka.

&quot;Lho kenapa Anda berkerumun di sini?,&amp;rdquo; tanya Gus Dur.

&quot;Mereka terlihat sangat fasih berdoa, apalagi pakai serban, mereka itu pasti kyai,&amp;rdquo; jawab mereka.Dalam kisah lain diceritakan tentang kepercayaan terhadap makam-makam leluhur.



Apakah Gus Dur benar-benar percaya pada isyarat dari makam-makam leluhur? Tampaknya Gus Dur percaya karena dia dengan gigih dan sungguh-sungguh membela &quot;ideologi&quot;nya itu.



Padahal hal tersebut sering membuat repot para koleganya. Salah satunya adalah ketika alasan mengapa Gus Dur sering berziarah ke makam para ulama dan leluhur.



&quot;Saya datang ke makam, karena saya tahu. Mereka yang mati itu sudah tidak punya kepentingan lagi,&quot; ujarnya.

</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid atau biasa disapa Gus Dur memang dikenal sebagai sosok yang humoris dan tetap negarawan. Dia kerap melontarkan humor untuk membuat ornag tertawa terbahak-bahak dan juga meredakan ketegangan politik kala itu.
Salah satunya adalah kisah yang diambil dari situs NU Online dan buku &amp;lsquo;Kumpulan Humor Gus Dur&amp;rsquo;.
Alkisah, suatu ketika diceritakan rombongan jamaah haji NU dari Tegal tiba di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Humor Gus Dur: Apa Benar Disuntik Rasanya seperti Digigit Semut?&amp;nbsp;
Kuli-kuli dari Yaman itu pun langsung berebutan untuk mengangkut barang-barang yang mereka bawa. Akibatnya, dua orang di antara kuli-kuli itu terlibat percekcokan serius dalam bahasa Arab.
Melihat hal itu, rombongan jamaah haji tersebut spontan merubung mereka. Mereka pun mengucapkan  Amin, Amin, Amin!
BACA JUGA:&amp;nbsp;Humor Gus Dur: Bercanda dengan Presiden Soeharto
Gus Dur yang sedang berada di bandara itu menghampiri mereka.

&quot;Lho kenapa Anda berkerumun di sini?,&amp;rdquo; tanya Gus Dur.

&quot;Mereka terlihat sangat fasih berdoa, apalagi pakai serban, mereka itu pasti kyai,&amp;rdquo; jawab mereka.Dalam kisah lain diceritakan tentang kepercayaan terhadap makam-makam leluhur.



Apakah Gus Dur benar-benar percaya pada isyarat dari makam-makam leluhur? Tampaknya Gus Dur percaya karena dia dengan gigih dan sungguh-sungguh membela &quot;ideologi&quot;nya itu.



Padahal hal tersebut sering membuat repot para koleganya. Salah satunya adalah ketika alasan mengapa Gus Dur sering berziarah ke makam para ulama dan leluhur.



&quot;Saya datang ke makam, karena saya tahu. Mereka yang mati itu sudah tidak punya kepentingan lagi,&quot; ujarnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
