<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pura-Pura Bakal Beri Bansos, Pria Berseragam Malah Curi Perhiasan Milik Lansia</title><description>Kasus ini sempat marak kala pandemi covid-19 namun belum ada tersangka yang diamankan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/20/510/2768382/pura-pura-bakal-beri-bansos-pria-berseragam-malah-curi-perhiasan-milik-lansia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/02/20/510/2768382/pura-pura-bakal-beri-bansos-pria-berseragam-malah-curi-perhiasan-milik-lansia"/><item><title>Pura-Pura Bakal Beri Bansos, Pria Berseragam Malah Curi Perhiasan Milik Lansia</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/20/510/2768382/pura-pura-bakal-beri-bansos-pria-berseragam-malah-curi-perhiasan-milik-lansia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/02/20/510/2768382/pura-pura-bakal-beri-bansos-pria-berseragam-malah-curi-perhiasan-milik-lansia</guid><pubDate>Senin 20 Februari 2023 22:04 WIB</pubDate><dc:creator>Erfan Erlin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/20/510/2768382/pura-pura-bakal-beri-bansos-pria-berseragam-malah-curi-perhiasan-milik-lansia-RDoqrekqO4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/20/510/2768382/pura-pura-bakal-beri-bansos-pria-berseragam-malah-curi-perhiasan-milik-lansia-RDoqrekqO4.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</title></images><description>GUNUNGKIDUL - Lagi, lansia asal Gunungkidul terpaksa harus kehilangan perhiasannya usai dibawa oleh orang yang berpura-pura akan memberi bantuan dari pemerintah. Kasus ini sempat marak kala pandemi covid-19 namun belum ada tersangka yang diamankan.

Senin (20/2/2023) pagi tadi, Ramiyah, Perempuan berusia 76 tahun warga Nitikan Barat RT 07 RW 08 Kelurahan Semanu Kapanewon Semanu ini kehilangan sejumlah perhiasannya usai dibawa kabur tamu yang mendatanginya dengan kedok hendak memberi bantuan.

Dukuh Nitikan Barat, Ukik Nugroho membenarkan adanya kejadian yang menimpa wanita tersebut. Peristiwa itu sendiri terjadi sekira pukul 08.00 WIb tadi pagi. Saat itu, korban memang tengah sendirian di rumahnya karena keluarganya sudah beraktifitas di luar.

&quot;Saat itu Mbah Ramiyah baru sendirian di rumah tiba-tiba didatangi oleh seorang lelaki menggunakan seragam mirip polisi. Itu kata korban,&quot;kata dia, Senin sore.

Sebelum masuk ke dalam rumah, lelaki tak dikenal itu bertanya korban apakah korban sendirian di rumah atau tidak. Kemungkinan besar hal itu untuk memastikan kondisi aman sebelum beraksi.

Tanpa curiga, korban kemudian mempersilahkan lelaki tersebut untuk masuk ke dalam rumah. Ketika di dalam rumah, pelaku menanyakan apakah korban memiliki perhiasan, KTP dan Kartu Keluarga apa tidak.

&quot;Katanya itu semua sebagai syarat untuk menerima bantuan sosial,&quot;kata dia

Korban mengaku memiliki perhiasan yaitu cincin yang dipakainya. Pelaku kemudian meminta korban melepasnya untuk memastikan cincin tersebut emas atau bukan.

Tanpa rasa curiga, korban langsung memberikan kedua cincin yang sedang dipakai kepada pelaku. Pelaku kemudian meminta korban mengambil KTP dan Kartu keluarga

&quot;Korban kemudian mengambil KTP dan Kartu Keluarga di dalam kamar. Korban meninggalkan pelaku dengan cincin emas miliknya,&quot;terang dia.
Saat korban sedang di dalam kamar, pelaku langsung pergi tanpa pamit sambil membawa kedua cincin milik korban. Setelah mendapati pelaku kabur membawa perhiasan mi korban langsung berteriak minta tolong.

Dijelaskan lebih lanjut oleh dukuh bahwa kedua cincin yang dibawa kabur memiliki berat 4 gram dan 7 gram. Menurut korban, pelaku mengenakan seragam polisi dan jaket dengan resleting terbuka

&quot;Pelaku motor warna merah. Ini kejadian ketiga kalinya di dusun ini, tetapi yang dua sebelumnya gagal,&quot;terangnya
</description><content:encoded>GUNUNGKIDUL - Lagi, lansia asal Gunungkidul terpaksa harus kehilangan perhiasannya usai dibawa oleh orang yang berpura-pura akan memberi bantuan dari pemerintah. Kasus ini sempat marak kala pandemi covid-19 namun belum ada tersangka yang diamankan.

Senin (20/2/2023) pagi tadi, Ramiyah, Perempuan berusia 76 tahun warga Nitikan Barat RT 07 RW 08 Kelurahan Semanu Kapanewon Semanu ini kehilangan sejumlah perhiasannya usai dibawa kabur tamu yang mendatanginya dengan kedok hendak memberi bantuan.

Dukuh Nitikan Barat, Ukik Nugroho membenarkan adanya kejadian yang menimpa wanita tersebut. Peristiwa itu sendiri terjadi sekira pukul 08.00 WIb tadi pagi. Saat itu, korban memang tengah sendirian di rumahnya karena keluarganya sudah beraktifitas di luar.

&quot;Saat itu Mbah Ramiyah baru sendirian di rumah tiba-tiba didatangi oleh seorang lelaki menggunakan seragam mirip polisi. Itu kata korban,&quot;kata dia, Senin sore.

Sebelum masuk ke dalam rumah, lelaki tak dikenal itu bertanya korban apakah korban sendirian di rumah atau tidak. Kemungkinan besar hal itu untuk memastikan kondisi aman sebelum beraksi.

Tanpa curiga, korban kemudian mempersilahkan lelaki tersebut untuk masuk ke dalam rumah. Ketika di dalam rumah, pelaku menanyakan apakah korban memiliki perhiasan, KTP dan Kartu Keluarga apa tidak.

&quot;Katanya itu semua sebagai syarat untuk menerima bantuan sosial,&quot;kata dia

Korban mengaku memiliki perhiasan yaitu cincin yang dipakainya. Pelaku kemudian meminta korban melepasnya untuk memastikan cincin tersebut emas atau bukan.

Tanpa rasa curiga, korban langsung memberikan kedua cincin yang sedang dipakai kepada pelaku. Pelaku kemudian meminta korban mengambil KTP dan Kartu keluarga

&quot;Korban kemudian mengambil KTP dan Kartu Keluarga di dalam kamar. Korban meninggalkan pelaku dengan cincin emas miliknya,&quot;terang dia.
Saat korban sedang di dalam kamar, pelaku langsung pergi tanpa pamit sambil membawa kedua cincin milik korban. Setelah mendapati pelaku kabur membawa perhiasan mi korban langsung berteriak minta tolong.

Dijelaskan lebih lanjut oleh dukuh bahwa kedua cincin yang dibawa kabur memiliki berat 4 gram dan 7 gram. Menurut korban, pelaku mengenakan seragam polisi dan jaket dengan resleting terbuka

&quot;Pelaku motor warna merah. Ini kejadian ketiga kalinya di dusun ini, tetapi yang dua sebelumnya gagal,&quot;terangnya
</content:encoded></item></channel></rss>
