<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menkes Budi Minta Bapak-Bapak Beli Telur Ketimbang Beli Rokok</title><description>Budi Gunadi Sadikin meminta bapak-bapak membeli telur untuk mencegah stunting pada anak masing-masing ketimbang membeli rokok.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/22/337/2769340/menkes-budi-minta-bapak-bapak-beli-telur-ketimbang-beli-rokok</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/02/22/337/2769340/menkes-budi-minta-bapak-bapak-beli-telur-ketimbang-beli-rokok"/><item><title>Menkes Budi Minta Bapak-Bapak Beli Telur Ketimbang Beli Rokok</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/22/337/2769340/menkes-budi-minta-bapak-bapak-beli-telur-ketimbang-beli-rokok</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/02/22/337/2769340/menkes-budi-minta-bapak-bapak-beli-telur-ketimbang-beli-rokok</guid><pubDate>Rabu 22 Februari 2023 12:56 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/22/337/2769340/menkes-budi-minta-bapak-bapak-beli-telur-ketimbang-beli-rokok-YXSN3q5Wz1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mekes Budi minta bapak-bapak beli telur ketimbang beli rokok (Foto : MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/22/337/2769340/menkes-budi-minta-bapak-bapak-beli-telur-ketimbang-beli-rokok-YXSN3q5Wz1.jpg</image><title>Mekes Budi minta bapak-bapak beli telur ketimbang beli rokok (Foto : MPI)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meminta bapak-bapak membeli telur untuk mencegah stunting pada anak masing-masing ketimbang membeli rokok.

Hal tersebut disampaikan saat meninjau pos pelayanan terpadu (Posyandu) Cempaka III, Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat bersama Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.

&quot;Dia harus diapain? Dikasih telur aja setiap hari sebutir. Tiap bulan, (beratnya) enggak naik, kasih telur sebutir. telur itu satu kilo, saya enggak tahu di DKI Bapak Gubernur jagain harga ya, itu harganya bisa geser-geser. Kadang 30 ribu, Rp20 ribu, Rp32 ribu, kalau enggak salah sekali beli dapatnya berapa? 16 butir ya?&quot; ujarnya.

&quot;Jadi bayangin, dengan Rp30 ribu bisa dapat 16 telur cukup buat si bayi 16 hari. Daripada dipakai buat ngerokok? Bapak-bapaknya bisa abis Rp10 ribu sehari, mendingan beliin telur buat anak-anaknya,&quot; imbuunya.

BACA JUGA:Wapres Maruf Amin Minta Para Petani Turut Bantu Pemerintah soal Penanganan Stunting

Menkes Budi pun turut  mempeingatkan para ibu-ibu agar mencegah suaminya belu rokok. &quot;Ibu-ibu di sini dengerin, bapak-bapaknya enggak perlu ngerokok, uangnya diambil Rp30 ribu dibeliin telur buat anak-anaknya kalau berat badannya enggak naik,&quot; imbuhnya.

Budi Gunadi menekankan bahwa anak harus ditimbang setiap bulan. Sebab, bila timbangan anak tidak naik salah satu ciri stunting.&quot;Ini kan ditimbang, ditimbang itu enggak 6 bulan sekali, timbang harus setiap bulan. Nomor dua, harus inget, kalau timbangannya enggak naik, jangan tunggu turun, nah itu udah ciri-ciri (Stunting),&quot; ujarnya.

Sebagai informasi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan angka stunting nasional turun ke 14 persen pada 2024 mendatang.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meminta bapak-bapak membeli telur untuk mencegah stunting pada anak masing-masing ketimbang membeli rokok.

Hal tersebut disampaikan saat meninjau pos pelayanan terpadu (Posyandu) Cempaka III, Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat bersama Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.

&quot;Dia harus diapain? Dikasih telur aja setiap hari sebutir. Tiap bulan, (beratnya) enggak naik, kasih telur sebutir. telur itu satu kilo, saya enggak tahu di DKI Bapak Gubernur jagain harga ya, itu harganya bisa geser-geser. Kadang 30 ribu, Rp20 ribu, Rp32 ribu, kalau enggak salah sekali beli dapatnya berapa? 16 butir ya?&quot; ujarnya.

&quot;Jadi bayangin, dengan Rp30 ribu bisa dapat 16 telur cukup buat si bayi 16 hari. Daripada dipakai buat ngerokok? Bapak-bapaknya bisa abis Rp10 ribu sehari, mendingan beliin telur buat anak-anaknya,&quot; imbuunya.

BACA JUGA:Wapres Maruf Amin Minta Para Petani Turut Bantu Pemerintah soal Penanganan Stunting

Menkes Budi pun turut  mempeingatkan para ibu-ibu agar mencegah suaminya belu rokok. &quot;Ibu-ibu di sini dengerin, bapak-bapaknya enggak perlu ngerokok, uangnya diambil Rp30 ribu dibeliin telur buat anak-anaknya kalau berat badannya enggak naik,&quot; imbuhnya.

Budi Gunadi menekankan bahwa anak harus ditimbang setiap bulan. Sebab, bila timbangan anak tidak naik salah satu ciri stunting.&quot;Ini kan ditimbang, ditimbang itu enggak 6 bulan sekali, timbang harus setiap bulan. Nomor dua, harus inget, kalau timbangannya enggak naik, jangan tunggu turun, nah itu udah ciri-ciri (Stunting),&quot; ujarnya.

Sebagai informasi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan angka stunting nasional turun ke 14 persen pada 2024 mendatang.</content:encoded></item></channel></rss>
