<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>2 Pekan Disandera KKB, Wapres: Kita Utamakan Diplomasi Bebaskan Pilot Susi Air      </title><description>&amp;nbsp;
Namun, pmerintah Indonesia masih terus mengambil langkah-langkah yang dibutuhkan untuk membebaskan pilot berkewarganegaraan Selandia Baru&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/22/337/2769433/2-pekan-disandera-kkb-wapres-kita-utamakan-diplomasi-bebaskan-pilot-susi-air</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/02/22/337/2769433/2-pekan-disandera-kkb-wapres-kita-utamakan-diplomasi-bebaskan-pilot-susi-air"/><item><title>2 Pekan Disandera KKB, Wapres: Kita Utamakan Diplomasi Bebaskan Pilot Susi Air      </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/22/337/2769433/2-pekan-disandera-kkb-wapres-kita-utamakan-diplomasi-bebaskan-pilot-susi-air</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/02/22/337/2769433/2-pekan-disandera-kkb-wapres-kita-utamakan-diplomasi-bebaskan-pilot-susi-air</guid><pubDate>Rabu 22 Februari 2023 15:06 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/22/337/2769433/2-pekan-disandera-kkb-wapres-kita-utamakan-diplomasi-bebaskan-pilot-susi-air-aHuQjhLG2G.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wapres Maruf Amin/Foto: Binti Mufarida</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/22/337/2769433/2-pekan-disandera-kkb-wapres-kita-utamakan-diplomasi-bebaskan-pilot-susi-air-aHuQjhLG2G.jpg</image><title>Wapres Maruf Amin/Foto: Binti Mufarida</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8yMi8xLzE2MzEwOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
JAKARTA - Penyanderaan pilot pesawat Susi Air, Kapten Philip Mark Martens oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua memasuki hari ke-15 atau dua pekan lebih sejak Selasa, 7 Februari 2023.

Namun, pmerintah Indonesia masih terus mengambil langkah-langkah yang dibutuhkan untuk membebaskan pilot berkewarganegaraan Selandia Baru tersebut.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Survei Litbang Kompas Elektabilitas Perindo 4,1%, Waketum: Kami Sedang Siapkan Narasi Terbaik
Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin mengatakan, pemerintah mengupayakan langkah diplomasi untuk membebaskan Kapten Philip Mark Martens dari KKB.

&amp;ldquo;Kita mengutamakan diplomasi untuk bisa membebaskan (Pilot Susi Air),&amp;rdquo; tegas Wapres di sela menghadiri acara di UIN Syarif Hidayatullah, Rabu (22/2/2023).
BACA JUGA:KKB Penyandera Pilot Susi Air Kocar-Kacir Dikepung Pasukan Elite, Jenderal Kopassus: Menyerah Saja!
&amp;ldquo;Tapi juga kalau memang diperlukan tentu akan ada langkah-langkah lain yang kita ambil,&amp;rdquo; tambahnya.

Wapres menegaskan pemerintah telah melakukan rapat koordinasi untuk berusaha membebaskan Pilot Susi Air yang menjadi sandera KKB.

&amp;ldquo;Kita pemerintah sudah dalam rapat koordinasi kita sudah putuskan kita akan berusaha untuk membebaskan sandera dengan tentu kita menjaga keamanannya jangan sampai menjadi korban sandera itu,&amp;rdquo; katanya.
Wapres pun menegaskan bahwa pasukan Indonesia baik TNI maupun Polri dapat dengan cepat untuk membebaskan sandera KKB tersebut.

&amp;ldquo;Pasukan kita mampu dengan cepat sekali untuk membebaskan itu, mampu kita memiliki kekuatan untuk membebaskan itu, tetapi kita juga tentu memperhitungkan jangan sampai sandera itu cedera. Sebab ini kan pilot asing, jadi harus kita jaga betul,&amp;rdquo; tegasnya.




</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8yMi8xLzE2MzEwOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
JAKARTA - Penyanderaan pilot pesawat Susi Air, Kapten Philip Mark Martens oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua memasuki hari ke-15 atau dua pekan lebih sejak Selasa, 7 Februari 2023.

Namun, pmerintah Indonesia masih terus mengambil langkah-langkah yang dibutuhkan untuk membebaskan pilot berkewarganegaraan Selandia Baru tersebut.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Survei Litbang Kompas Elektabilitas Perindo 4,1%, Waketum: Kami Sedang Siapkan Narasi Terbaik
Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin mengatakan, pemerintah mengupayakan langkah diplomasi untuk membebaskan Kapten Philip Mark Martens dari KKB.

&amp;ldquo;Kita mengutamakan diplomasi untuk bisa membebaskan (Pilot Susi Air),&amp;rdquo; tegas Wapres di sela menghadiri acara di UIN Syarif Hidayatullah, Rabu (22/2/2023).
BACA JUGA:KKB Penyandera Pilot Susi Air Kocar-Kacir Dikepung Pasukan Elite, Jenderal Kopassus: Menyerah Saja!
&amp;ldquo;Tapi juga kalau memang diperlukan tentu akan ada langkah-langkah lain yang kita ambil,&amp;rdquo; tambahnya.

Wapres menegaskan pemerintah telah melakukan rapat koordinasi untuk berusaha membebaskan Pilot Susi Air yang menjadi sandera KKB.

&amp;ldquo;Kita pemerintah sudah dalam rapat koordinasi kita sudah putuskan kita akan berusaha untuk membebaskan sandera dengan tentu kita menjaga keamanannya jangan sampai menjadi korban sandera itu,&amp;rdquo; katanya.
Wapres pun menegaskan bahwa pasukan Indonesia baik TNI maupun Polri dapat dengan cepat untuk membebaskan sandera KKB tersebut.

&amp;ldquo;Pasukan kita mampu dengan cepat sekali untuk membebaskan itu, mampu kita memiliki kekuatan untuk membebaskan itu, tetapi kita juga tentu memperhitungkan jangan sampai sandera itu cedera. Sebab ini kan pilot asing, jadi harus kita jaga betul,&amp;rdquo; tegasnya.




</content:encoded></item></channel></rss>
