<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ribuan Ikan Naik ke Daratan di Jakut, BMKG: Ada Perbedaan Oksigen di Permukaan Laut</title><description>Fenomena langka ini terjadi saat air laut mengalami pasang dan angin yang tertiup cukup kencang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/22/338/2769628/ribuan-ikan-naik-ke-daratan-di-jakut-bmkg-ada-perbedaan-oksigen-di-permukaan-laut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/02/22/338/2769628/ribuan-ikan-naik-ke-daratan-di-jakut-bmkg-ada-perbedaan-oksigen-di-permukaan-laut"/><item><title>Ribuan Ikan Naik ke Daratan di Jakut, BMKG: Ada Perbedaan Oksigen di Permukaan Laut</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/22/338/2769628/ribuan-ikan-naik-ke-daratan-di-jakut-bmkg-ada-perbedaan-oksigen-di-permukaan-laut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/02/22/338/2769628/ribuan-ikan-naik-ke-daratan-di-jakut-bmkg-ada-perbedaan-oksigen-di-permukaan-laut</guid><pubDate>Rabu 22 Februari 2023 19:35 WIB</pubDate><dc:creator>Yohannes Tobing</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/22/338/2769628/ribuan-ikan-naik-ke-daratan-di-jakut-bmkg-ada-perbedaan-oksigen-di-permukaan-laut-tunHTS9BIY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Fenomena ikan naik ke daratan (Foto: tangkapan layar medsos)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/22/338/2769628/ribuan-ikan-naik-ke-daratan-di-jakut-bmkg-ada-perbedaan-oksigen-di-permukaan-laut-tunHTS9BIY.jpg</image><title>Fenomena ikan naik ke daratan (Foto: tangkapan layar medsos)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8yMi8xLzE2MzE2MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkap fenomena ribuan ikan yang naik ke daratan  di Pantai Utara Jakarta, Cilincing, Jakarta Utara, lantaran adanya perubahan iklim.
Kepala Pusat Meteorologi Maritim BMKG, Eko Prasetyo mengatakan bahwa fenomena langka ini terjadi saat air laut mengalami pasang dan angin yang tertiup cukup kencang.
&quot;Saat ini muncul kembali fenomena naiknya ribuan ikan khususnya di Pantai Utara Jakarta Cilincing Jakarta Utara. Fenomena ini dibarengi oleh fase pasang maksimum sisi gelombang tinggi satu setengah hingga dua meter,&quot; kata Eko saat dikonfirmasi, Rabu (22/2/2023).
Eko menerangkan bahwa dengan kondisi ikan naik ke daratan tersebut biasanya diikuti oleh besaran angin yang cukup kencang yang dapat bertiup dengan kecepatan 20 hingga 25 km/jam.
Baca juga:&amp;nbsp;Ini Penyebab Ikan di Kepulauan Seribu Berlompatan ke Daratan
&quot;Penyebab utama fenomena ini adanya perbedaan oksigen di lapisan dalam dan permukaan laut. Penyebab lain diantaranya terjadinya proses perpindahan massa air laut di dalam naik ke permukaan dengan membawa unsur-unsur hara tentunya di sini adalah peran dari kesuburan air laut itu sendiri,&quot; terang Eko.
Baca juga:&amp;nbsp;Lagi, Ribuan Ikan Naik ke Daratan di Kepulauan Seribu Bikin Heboh!
Melihat fenomena ikan terbang ke daratan ini kerap terjadi, Eko memastikan jika masyarakat tidak perlu khawatir hingga panik. Pasalnya, kondisi tersebut tidak berkaitan akan terjadi tsunami ataupun gempa bumi.
&quot;Terkait berita-berita ancaman bahaya dengan terjadinya potensi terjadinya gempa bumi dan tsunami masyarakat tidak perlu panik adanya berita-berita yang mengaitkan hal tersebut dengan fenomena naiknya ikan di darat terus ikuti informasi maritim di BMKG,&quot; Tandasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8yMi8xLzE2MzE2MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkap fenomena ribuan ikan yang naik ke daratan  di Pantai Utara Jakarta, Cilincing, Jakarta Utara, lantaran adanya perubahan iklim.
Kepala Pusat Meteorologi Maritim BMKG, Eko Prasetyo mengatakan bahwa fenomena langka ini terjadi saat air laut mengalami pasang dan angin yang tertiup cukup kencang.
&quot;Saat ini muncul kembali fenomena naiknya ribuan ikan khususnya di Pantai Utara Jakarta Cilincing Jakarta Utara. Fenomena ini dibarengi oleh fase pasang maksimum sisi gelombang tinggi satu setengah hingga dua meter,&quot; kata Eko saat dikonfirmasi, Rabu (22/2/2023).
Eko menerangkan bahwa dengan kondisi ikan naik ke daratan tersebut biasanya diikuti oleh besaran angin yang cukup kencang yang dapat bertiup dengan kecepatan 20 hingga 25 km/jam.
Baca juga:&amp;nbsp;Ini Penyebab Ikan di Kepulauan Seribu Berlompatan ke Daratan
&quot;Penyebab utama fenomena ini adanya perbedaan oksigen di lapisan dalam dan permukaan laut. Penyebab lain diantaranya terjadinya proses perpindahan massa air laut di dalam naik ke permukaan dengan membawa unsur-unsur hara tentunya di sini adalah peran dari kesuburan air laut itu sendiri,&quot; terang Eko.
Baca juga:&amp;nbsp;Lagi, Ribuan Ikan Naik ke Daratan di Kepulauan Seribu Bikin Heboh!
Melihat fenomena ikan terbang ke daratan ini kerap terjadi, Eko memastikan jika masyarakat tidak perlu khawatir hingga panik. Pasalnya, kondisi tersebut tidak berkaitan akan terjadi tsunami ataupun gempa bumi.
&quot;Terkait berita-berita ancaman bahaya dengan terjadinya potensi terjadinya gempa bumi dan tsunami masyarakat tidak perlu panik adanya berita-berita yang mengaitkan hal tersebut dengan fenomena naiknya ikan di darat terus ikuti informasi maritim di BMKG,&quot; Tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
