<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jenazah Korban Gempa Turki Tiba di Bali, Suasana Haru Menyelimuti</title><description>Jenazah korban gempa Turki yang ditemukan meninggal dunia, Ni Wayan Supini tiba di Bandara Udara I Gusti Ngurah Rai.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/23/244/2770227/jenazah-korban-gempa-turki-tiba-di-bali-suasana-haru-menyelimuti</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/02/23/244/2770227/jenazah-korban-gempa-turki-tiba-di-bali-suasana-haru-menyelimuti"/><item><title>Jenazah Korban Gempa Turki Tiba di Bali, Suasana Haru Menyelimuti</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/23/244/2770227/jenazah-korban-gempa-turki-tiba-di-bali-suasana-haru-menyelimuti</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/02/23/244/2770227/jenazah-korban-gempa-turki-tiba-di-bali-suasana-haru-menyelimuti</guid><pubDate>Kamis 23 Februari 2023 18:36 WIB</pubDate><dc:creator>Fery Fadly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/23/244/2770227/jenazah-korban-gempa-turki-tiba-di-bali-suasana-haru-menyelimuti-49ztDAPC05.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jenazah WNI korban gempa Turki di Bali (Foto: Fery Fadly)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/23/244/2770227/jenazah-korban-gempa-turki-tiba-di-bali-suasana-haru-menyelimuti-49ztDAPC05.jpg</image><title>Jenazah WNI korban gempa Turki di Bali (Foto: Fery Fadly)</title></images><description>


BALI - Jenazah korban gempa Turki yang ditemukan meninggal dunia, Ni Wayan Supini tiba di Bandara Udara I Gusti Ngurah Rai, Bali pada Kamis 23 Februari 2023 sekira pukul 16.15 Wita.
Jenazah tiba dengan menggunakan Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA-422 dari Turki-Jakarta dan dilanjutkan ke Bali.
BACA JUGA:Kedatangan Jenazah PMI Korban Gempa Turki Disambut Isak Tangis Keluarga&amp;nbsp;
Tampak keluarga besar turut menyambut kedatangan jenazah. Bahkan, suami korban dan 3 orang anaknya ikut dalam proses penjemputan jenazah tersebut.
Keluarga besar korban sudah menunggu kedatangan jenazah sejak Kamis siang. Mereka menanti di kargo domestik Bandara I Gusti Ngurah Rai.
Tampak suami korban, I Nyoman Ranten dan tiga orang anaknya yaitu, I Gede Krisna Adi Pratama Putra (20), Ni Kadek Osiana Murni Savitri (16) dan juga anak bungsu mereka yang bernama Ni Komang Divya Aurora Savitri yang masih berumur 6 tahun ini, turut hadir dalam penjemputan kedatangan jenazah sang bunda.
BACA JUGA:Polri Bantu Pemulangan Jenazah WNI Korban Gempa TurkiRaut kesedihan terlihat pada keluarga besar, suami dan anaknya menunggu detik-detik kedatangan jenazah. Bahkan, 3 orang anaknya harus didampingi oleh psikologi dari Polda Bali yang mendampingi mereka karena menyangkut kejiwaan dan mental mereka.
Menurut suami korban, I Nyoman Ranten, anak-anak mereka sering video call bersama sang bunda, terutama anak bungsu mereka sering meminta video call sebelum terjadinya gempa di Turki beberapa waktu lalu.
&amp;ldquo;Pada tanggal 6 kami sudah tidak bisa menghubungi dan pada tanggal 17 dapat kabar dari KBRI di Turki,&quot; katanya.
Dua hari sebelum kejadian, Ni Wayan Supini, korban gempa di Turki ini sempat berpesan ke anak pertama mereka agar menjaga adik-adiknya dan jangan sering bertengkar. Bahkan, anak pertama ini tidak pernah berfirasat bahwa sang ibu akan meninggalkan mereka untuk selamanya.
&amp;ldquo;Pesan terakhir ibu sebelum kejadian dua hari lalu, ibu suruh jaga adik-adik jangan sering-sering berantem,&quot; ujar I Gede Krisna Adi Pratama Puta, anak pertama korban.</description><content:encoded>


BALI - Jenazah korban gempa Turki yang ditemukan meninggal dunia, Ni Wayan Supini tiba di Bandara Udara I Gusti Ngurah Rai, Bali pada Kamis 23 Februari 2023 sekira pukul 16.15 Wita.
Jenazah tiba dengan menggunakan Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA-422 dari Turki-Jakarta dan dilanjutkan ke Bali.
BACA JUGA:Kedatangan Jenazah PMI Korban Gempa Turki Disambut Isak Tangis Keluarga&amp;nbsp;
Tampak keluarga besar turut menyambut kedatangan jenazah. Bahkan, suami korban dan 3 orang anaknya ikut dalam proses penjemputan jenazah tersebut.
Keluarga besar korban sudah menunggu kedatangan jenazah sejak Kamis siang. Mereka menanti di kargo domestik Bandara I Gusti Ngurah Rai.
Tampak suami korban, I Nyoman Ranten dan tiga orang anaknya yaitu, I Gede Krisna Adi Pratama Putra (20), Ni Kadek Osiana Murni Savitri (16) dan juga anak bungsu mereka yang bernama Ni Komang Divya Aurora Savitri yang masih berumur 6 tahun ini, turut hadir dalam penjemputan kedatangan jenazah sang bunda.
BACA JUGA:Polri Bantu Pemulangan Jenazah WNI Korban Gempa TurkiRaut kesedihan terlihat pada keluarga besar, suami dan anaknya menunggu detik-detik kedatangan jenazah. Bahkan, 3 orang anaknya harus didampingi oleh psikologi dari Polda Bali yang mendampingi mereka karena menyangkut kejiwaan dan mental mereka.
Menurut suami korban, I Nyoman Ranten, anak-anak mereka sering video call bersama sang bunda, terutama anak bungsu mereka sering meminta video call sebelum terjadinya gempa di Turki beberapa waktu lalu.
&amp;ldquo;Pada tanggal 6 kami sudah tidak bisa menghubungi dan pada tanggal 17 dapat kabar dari KBRI di Turki,&quot; katanya.
Dua hari sebelum kejadian, Ni Wayan Supini, korban gempa di Turki ini sempat berpesan ke anak pertama mereka agar menjaga adik-adiknya dan jangan sering bertengkar. Bahkan, anak pertama ini tidak pernah berfirasat bahwa sang ibu akan meninggalkan mereka untuk selamanya.
&amp;ldquo;Pesan terakhir ibu sebelum kejadian dua hari lalu, ibu suruh jaga adik-adik jangan sering-sering berantem,&quot; ujar I Gede Krisna Adi Pratama Puta, anak pertama korban.</content:encoded></item></channel></rss>
