<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Richard Eliezer Kembali Jadi Polisi, Ayah Brigadir J: Anak Saya Ditembak Mati, Kami Kecewa!</title><description>Richard pun akan kembali bergabung ke Pasukan Walet Hitam Korps Brimob Polri.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/23/337/2770149/richard-eliezer-kembali-jadi-polisi-ayah-brigadir-j-anak-saya-ditembak-mati-kami-kecewa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/02/23/337/2770149/richard-eliezer-kembali-jadi-polisi-ayah-brigadir-j-anak-saya-ditembak-mati-kami-kecewa"/><item><title>Richard Eliezer Kembali Jadi Polisi, Ayah Brigadir J: Anak Saya Ditembak Mati, Kami Kecewa!</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/23/337/2770149/richard-eliezer-kembali-jadi-polisi-ayah-brigadir-j-anak-saya-ditembak-mati-kami-kecewa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/02/23/337/2770149/richard-eliezer-kembali-jadi-polisi-ayah-brigadir-j-anak-saya-ditembak-mati-kami-kecewa</guid><pubDate>Kamis 23 Februari 2023 16:51 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/23/337/2770149/richard-eliezer-kembali-jadi-polisi-ayah-brigadir-j-anak-saya-ditembak-mati-kami-kecewa-CjqbCNKSvj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bharada E/tangkapan layar media sosial</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/23/337/2770149/richard-eliezer-kembali-jadi-polisi-ayah-brigadir-j-anak-saya-ditembak-mati-kami-kecewa-CjqbCNKSvj.jpg</image><title>Bharada E/tangkapan layar media sosial</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8yMi8xLzE2MzE1OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) memutuskan Bharada E alias Richard Eliezer Pudihang Lumiu tidak dipecat dari Polri. Richard pun akan kembali bergabung ke Pasukan Walet Hitam Korps Brimob Polri.
(Baca juga: Polri Umumkan Putusan Sidang Etik Hari Ini, Bharada E Kembali ke Pasukan Walet Hitam Brimob?)
Richard Eliezer telah vonis 1,5 tahun penjara dalam perkara pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Vonis Bharada E pun inkrah karena Jaksa Penuntut Umum tidak melakukan banding atas putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.
Menanggapi hal tersebut, Samuel Hutabarat, ayah dari Brigadir J kecewa dengan keputusan Polri yang tak memecat Richard Eliezer dari kepolisian.
&quot;Dia (Richard) kami dukung karena sebagai justice collaborator. Namun kami ingin kasus pembunuhan anak kami terungkap. Kami dukung LPSK melindunginya supaya kasus terungkap, bukan dukung diterima lagi sebagai anggota Polri,&quot; ujar Samuel kepada awak media, dikutip Kamis (23/2/2023).
Faktanya kata Samuel, bahwa  Richard Eliezer lah yang menembak Brigadir Yosua hingga tewas atas perintah Ferdy Sambo.&quot;Anak saya ditembak oleh dia bilang diperintah. Jika diperintah, sebagai manusia dia tahu mana baik, mana buruknya, apalagi dia bukan robot,&quot;ujarnya.
&quot;Kecuali robot, bisa disuruh-suruh oleh operatornya. Sudah menembak, diterima lagi jadi Polri. Kami kecewa,&quot; tutup Samuel.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8yMi8xLzE2MzE1OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) memutuskan Bharada E alias Richard Eliezer Pudihang Lumiu tidak dipecat dari Polri. Richard pun akan kembali bergabung ke Pasukan Walet Hitam Korps Brimob Polri.
(Baca juga: Polri Umumkan Putusan Sidang Etik Hari Ini, Bharada E Kembali ke Pasukan Walet Hitam Brimob?)
Richard Eliezer telah vonis 1,5 tahun penjara dalam perkara pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Vonis Bharada E pun inkrah karena Jaksa Penuntut Umum tidak melakukan banding atas putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.
Menanggapi hal tersebut, Samuel Hutabarat, ayah dari Brigadir J kecewa dengan keputusan Polri yang tak memecat Richard Eliezer dari kepolisian.
&quot;Dia (Richard) kami dukung karena sebagai justice collaborator. Namun kami ingin kasus pembunuhan anak kami terungkap. Kami dukung LPSK melindunginya supaya kasus terungkap, bukan dukung diterima lagi sebagai anggota Polri,&quot; ujar Samuel kepada awak media, dikutip Kamis (23/2/2023).
Faktanya kata Samuel, bahwa  Richard Eliezer lah yang menembak Brigadir Yosua hingga tewas atas perintah Ferdy Sambo.&quot;Anak saya ditembak oleh dia bilang diperintah. Jika diperintah, sebagai manusia dia tahu mana baik, mana buruknya, apalagi dia bukan robot,&quot;ujarnya.
&quot;Kecuali robot, bisa disuruh-suruh oleh operatornya. Sudah menembak, diterima lagi jadi Polri. Kami kecewa,&quot; tutup Samuel.

</content:encoded></item></channel></rss>
