<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dilanda Banjir, Warga Perumahan Puri Nirwana Bekasi Mengungsi   </title><description>Akibatnya sebagian warga mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/24/338/2770808/dilanda-banjir-warga-perumahan-puri-nirwana-bekasi-mengungsi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/02/24/338/2770808/dilanda-banjir-warga-perumahan-puri-nirwana-bekasi-mengungsi"/><item><title>Dilanda Banjir, Warga Perumahan Puri Nirwana Bekasi Mengungsi   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/24/338/2770808/dilanda-banjir-warga-perumahan-puri-nirwana-bekasi-mengungsi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/02/24/338/2770808/dilanda-banjir-warga-perumahan-puri-nirwana-bekasi-mengungsi</guid><pubDate>Jum'at 24 Februari 2023 16:29 WIB</pubDate><dc:creator>Ade Suhardi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/24/338/2770808/dilanda-banjir-warga-perumahan-puri-nirwan-bekasi-mengungsi-7jsOyxJVY3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir Bekasi/Foto: Ade Suhardi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/24/338/2770808/dilanda-banjir-warga-perumahan-puri-nirwan-bekasi-mengungsi-7jsOyxJVY3.jpg</image><title>Banjir Bekasi/Foto: Ade Suhardi</title></images><description>

&amp;nbsp;

BEKASI - Sebanyak 1200 kepala keluarga (KK) di Perumahan Puri Nirwana Residence (PNR), Desa Sukaraya, Kebupaten Bekasi terdampak banjir dengan ketinggian relatif 60-80 cm. Akibatnya sebagian warga mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.
Salah satunya Ella (30), ia mengatakan, banjir mulai merendam rumahnya pada Jumat (24/2/2023) sekira pukul 05.00 WIB pagi. Dirinya terpaksa harus mengungsi karena air semakin tinggi.
&amp;nbsp;BACA JUGA: Punya Rekening Jumbo, Ayah Mario Dandy Bakal Dipanggil KPK
&quot;Air mulai tadi pagi. Tapi sampai siang ini masih naik sampai merendam rumah saya sampai lutut. Karena saya punya bayi saya mengungsi,&quot; ujar Ella saat diwawancara, Jumat (24/2/2023).
Aementara itu, tokoh masyarakat setempat Abdul Rojak (47) mengungkapkan, banjir tersebut disebabkan karena intensitas hujan tadi malam, dan luapan saluran aliran Kali Kalenrasmi
&amp;nbsp;BACA JUGA:Divonis 10 Bulan Bui, Irfan Widyanto Berharap Bisa Kembali ke Polri
&quot;Jadi ini banjir akibat hujan dan luapan aliran kali juga, banjir bervariasi sampai selutut orang dewasa, yang terparah di Blok PKJ sampai sepaha orang dewasa,&quot;katanya.Sementara, Abdul mengerikan sebanyak 1200 kepala keluarga (KK) warga Perumahan tersebut yang terdampak banjir. Namun demikian, kata Abdul, sebagai warga sudah meninggalkan rumahnya untuk mengungsi.
&quot;Kurang lebih hampir seribu dua ratus yang terdampak banjir. Namun, sebagian warga sudah mengungsi ketempat lebih tinggi,&quot;tuturnya.
Berdasarkan dari pantauan MNC Portal, petugas BPBD Kabupaten Bekasi, dan unsur TNI-Polri, serta relawan masih melakukan evakuasi warga yang terdampak banjir paling parah.</description><content:encoded>

&amp;nbsp;

BEKASI - Sebanyak 1200 kepala keluarga (KK) di Perumahan Puri Nirwana Residence (PNR), Desa Sukaraya, Kebupaten Bekasi terdampak banjir dengan ketinggian relatif 60-80 cm. Akibatnya sebagian warga mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.
Salah satunya Ella (30), ia mengatakan, banjir mulai merendam rumahnya pada Jumat (24/2/2023) sekira pukul 05.00 WIB pagi. Dirinya terpaksa harus mengungsi karena air semakin tinggi.
&amp;nbsp;BACA JUGA: Punya Rekening Jumbo, Ayah Mario Dandy Bakal Dipanggil KPK
&quot;Air mulai tadi pagi. Tapi sampai siang ini masih naik sampai merendam rumah saya sampai lutut. Karena saya punya bayi saya mengungsi,&quot; ujar Ella saat diwawancara, Jumat (24/2/2023).
Aementara itu, tokoh masyarakat setempat Abdul Rojak (47) mengungkapkan, banjir tersebut disebabkan karena intensitas hujan tadi malam, dan luapan saluran aliran Kali Kalenrasmi
&amp;nbsp;BACA JUGA:Divonis 10 Bulan Bui, Irfan Widyanto Berharap Bisa Kembali ke Polri
&quot;Jadi ini banjir akibat hujan dan luapan aliran kali juga, banjir bervariasi sampai selutut orang dewasa, yang terparah di Blok PKJ sampai sepaha orang dewasa,&quot;katanya.Sementara, Abdul mengerikan sebanyak 1200 kepala keluarga (KK) warga Perumahan tersebut yang terdampak banjir. Namun demikian, kata Abdul, sebagai warga sudah meninggalkan rumahnya untuk mengungsi.
&quot;Kurang lebih hampir seribu dua ratus yang terdampak banjir. Namun, sebagian warga sudah mengungsi ketempat lebih tinggi,&quot;tuturnya.
Berdasarkan dari pantauan MNC Portal, petugas BPBD Kabupaten Bekasi, dan unsur TNI-Polri, serta relawan masih melakukan evakuasi warga yang terdampak banjir paling parah.</content:encoded></item></channel></rss>
