<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wabup Natuna Dorong Harta Karun Kapal Tenggelam Dikembangkan Jadi Wisata Minat Khusus</title><description>Wabup Natuna mendorong harta karun kapal tenggelam dapat dikembangkan menjadi wisata minat khusus.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/24/340/2770743/wabup-natuna-dorong-harta-karun-kapal-tenggelam-dikembangkan-jadi-wisata-minat-khusus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/02/24/340/2770743/wabup-natuna-dorong-harta-karun-kapal-tenggelam-dikembangkan-jadi-wisata-minat-khusus"/><item><title>Wabup Natuna Dorong Harta Karun Kapal Tenggelam Dikembangkan Jadi Wisata Minat Khusus</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/24/340/2770743/wabup-natuna-dorong-harta-karun-kapal-tenggelam-dikembangkan-jadi-wisata-minat-khusus</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/02/24/340/2770743/wabup-natuna-dorong-harta-karun-kapal-tenggelam-dikembangkan-jadi-wisata-minat-khusus</guid><pubDate>Jum'at 24 Februari 2023 15:29 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/24/340/2770743/wabup-natuna-dorong-harta-karun-kapal-tenggelam-dikembangkan-jadi-wisata-minat-khusus-JVBENbafna.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Wakil Bupati Natuna Rodial Huda. (Okezone/Dani Jumadil)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/24/340/2770743/wabup-natuna-dorong-harta-karun-kapal-tenggelam-dikembangkan-jadi-wisata-minat-khusus-JVBENbafna.jfif</image><title>Wakil Bupati Natuna Rodial Huda. (Okezone/Dani Jumadil)</title></images><description>

JAKARTA - Wakil Bupati Natuna Rodial Huda mengungkap banyak harta karun dari benda muatan kapal tenggelam di perairan Natuna. Hal ini dapat menjadi potensi di bidang kepariwisataan.


Ia menyebutkan, harta karun muatan kapal tenggelam sebaiknya tidak usah diambil. Namun, dimanfaatkan untuk dijadikan objek wisata.


&quot;Sebenarnya enggak usah diambil, dijadikan objek saja karena diambil belum tentu harganya bagus. Seharusnya menjadi objek wisata saja,&quot; ujar Rodial saat berbincang dengan Okezone di Jakarta, Jumat (24/2/2023).


Karena itu, di Natuna dikembangkan tempat wisata minat khusus. Hal ini untuk mendorong kunjungan wisatawan.


&quot;Dikembangkan wisata minat khusus agar orang berani datang ke sana untuk membayar mahal supaya yang datang itu membawa uang ke Natuna, bukan turis backpacker,&quot; tuturnya.

BACA JUGA:Cantiknya Pulau Senua, Pusat Konservasi Penyu dan Wisata Natuna

Sementara itu, Rodial menyebutkan, harta karun berupa benda muatan kapal tenggelam yang paling dicari mayoritas keramik. Keramik tersebut dicari lantaran punya nilai jual tinggi.



&quot;Rata-rata keramik karena ada keramik dari dinasti. Ini yang sebenarnya punya nilai tinggi jadi nanti dicari,&quot; ucapnya.

Ia menyebut tak hanya masyarakat lokal yang mencari benda muatan kapal tenggelam di Natuna. Tak menutup kemungkinan negara-negara lain ada yang berburu benda tersebut dan mencurinya dari wilayah perairan Natuna.


&quot;Masyarakat juga biasa mencari. Tapi pernah juga dicuri. Negara lain curi diam-diam kita kan enggak tahu,&quot; tutur Rodial.</description><content:encoded>

JAKARTA - Wakil Bupati Natuna Rodial Huda mengungkap banyak harta karun dari benda muatan kapal tenggelam di perairan Natuna. Hal ini dapat menjadi potensi di bidang kepariwisataan.


Ia menyebutkan, harta karun muatan kapal tenggelam sebaiknya tidak usah diambil. Namun, dimanfaatkan untuk dijadikan objek wisata.


&quot;Sebenarnya enggak usah diambil, dijadikan objek saja karena diambil belum tentu harganya bagus. Seharusnya menjadi objek wisata saja,&quot; ujar Rodial saat berbincang dengan Okezone di Jakarta, Jumat (24/2/2023).


Karena itu, di Natuna dikembangkan tempat wisata minat khusus. Hal ini untuk mendorong kunjungan wisatawan.


&quot;Dikembangkan wisata minat khusus agar orang berani datang ke sana untuk membayar mahal supaya yang datang itu membawa uang ke Natuna, bukan turis backpacker,&quot; tuturnya.

BACA JUGA:Cantiknya Pulau Senua, Pusat Konservasi Penyu dan Wisata Natuna

Sementara itu, Rodial menyebutkan, harta karun berupa benda muatan kapal tenggelam yang paling dicari mayoritas keramik. Keramik tersebut dicari lantaran punya nilai jual tinggi.



&quot;Rata-rata keramik karena ada keramik dari dinasti. Ini yang sebenarnya punya nilai tinggi jadi nanti dicari,&quot; ucapnya.

Ia menyebut tak hanya masyarakat lokal yang mencari benda muatan kapal tenggelam di Natuna. Tak menutup kemungkinan negara-negara lain ada yang berburu benda tersebut dan mencurinya dari wilayah perairan Natuna.


&quot;Masyarakat juga biasa mencari. Tapi pernah juga dicuri. Negara lain curi diam-diam kita kan enggak tahu,&quot; tutur Rodial.</content:encoded></item></channel></rss>
