<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kebakaran Bengkel di Denpasar, 8 Mobil Hangus</title><description>Kebakaran melanda bengkel di Jalan Kalimutu Denpasar, Bali, Senin (27/2/2023).</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/27/244/2772016/kebakaran-bengkel-di-denpasar-8-mobil-hangus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/02/27/244/2772016/kebakaran-bengkel-di-denpasar-8-mobil-hangus"/><item><title>Kebakaran Bengkel di Denpasar, 8 Mobil Hangus</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/27/244/2772016/kebakaran-bengkel-di-denpasar-8-mobil-hangus</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/02/27/244/2772016/kebakaran-bengkel-di-denpasar-8-mobil-hangus</guid><pubDate>Senin 27 Februari 2023 13:23 WIB</pubDate><dc:creator>Mohamad Chusna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/27/244/2772016/kebakaran-bengkel-di-denpasar-8-mobil-hangus-1gPLfclx39.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kebakaran bengkel di Denpasar. (Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/27/244/2772016/kebakaran-bengkel-di-denpasar-8-mobil-hangus-1gPLfclx39.jpg</image><title>Kebakaran bengkel di Denpasar. (Ist)</title></images><description>DENPASAR - Kebakaran melanda bengkel di Jalan Kalimutu Denpasar, Bali, Senin (27/2/2023). Sebanyak 8 mobil ludes dilalap api.
&quot;Ada lima mobil di bengkel dan tiga mobil lagi di garasi rumah,&quot; kata Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu Ketut Sukadi.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 01.35 Wita. Awalnya, Ni Wayan Sudiarti (57), mendapat kabar bangkel di samping rumahnya terbakar.
Ia kemudian memberitahu pemilik bengkel, Putu Kusuma Anggara.
Anggara yang ngekos tidak jauh dari lokasi segera bertandang ke bengkelnya. Dia melihat kobaran api sudah melahap seluruh bengkel. Bahkan kobaran api telah menyambar garasi di sebelah bengkel.
BACA JUGA:Main Api saat Isi Bensin, Toko Grosir dan Dua Rumah Kebakaran
Empat mobil pemadam yang tiba di lokasi berhasil memadamkan kobaran api sekitar pukul 02.40 Wita. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.Namun, delapan mobil di bengkel dan garasi ludes dan tinggal kerangka. Terdiri atas lima mobil di bengkel, yaitu Toyota Avanza DK 1432 MK, Honda Jazz DK 1458 AA, Suzuki Estilo DK 1171 IY, Toyota Altis DK 1806 ABU, dan Suzuki APV DK 1972 BU.
Sementara tiga mobil di garasi terdiri atas Suzuki APV DK 1550 FAK, Honda BRV DK 1677 AAZ, dan Mitsubishi L 300 P 8684 VI.
&quot;Penyebab kebakaran masih diselidiki,&quot; ujar Sukadi.</description><content:encoded>DENPASAR - Kebakaran melanda bengkel di Jalan Kalimutu Denpasar, Bali, Senin (27/2/2023). Sebanyak 8 mobil ludes dilalap api.
&quot;Ada lima mobil di bengkel dan tiga mobil lagi di garasi rumah,&quot; kata Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu Ketut Sukadi.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 01.35 Wita. Awalnya, Ni Wayan Sudiarti (57), mendapat kabar bangkel di samping rumahnya terbakar.
Ia kemudian memberitahu pemilik bengkel, Putu Kusuma Anggara.
Anggara yang ngekos tidak jauh dari lokasi segera bertandang ke bengkelnya. Dia melihat kobaran api sudah melahap seluruh bengkel. Bahkan kobaran api telah menyambar garasi di sebelah bengkel.
BACA JUGA:Main Api saat Isi Bensin, Toko Grosir dan Dua Rumah Kebakaran
Empat mobil pemadam yang tiba di lokasi berhasil memadamkan kobaran api sekitar pukul 02.40 Wita. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.Namun, delapan mobil di bengkel dan garasi ludes dan tinggal kerangka. Terdiri atas lima mobil di bengkel, yaitu Toyota Avanza DK 1432 MK, Honda Jazz DK 1458 AA, Suzuki Estilo DK 1171 IY, Toyota Altis DK 1806 ABU, dan Suzuki APV DK 1972 BU.
Sementara tiga mobil di garasi terdiri atas Suzuki APV DK 1550 FAK, Honda BRV DK 1677 AAZ, dan Mitsubishi L 300 P 8684 VI.
&quot;Penyebab kebakaran masih diselidiki,&quot; ujar Sukadi.</content:encoded></item></channel></rss>
