<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Atasi Kemacetan, Heru Minta Dishub Uji Coba Rekayasa Lalin di Simpang Stasiun Kalideres   </title><description>Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono meminta Dishub untuk uji coba rekayasa lalu lintas di persimpangan Stasiun Kalideres,&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/27/338/2772282/atasi-kemacetan-heru-minta-dishub-uji-coba-rekayasa-lalin-di-simpang-stasiun-kalideres</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/02/27/338/2772282/atasi-kemacetan-heru-minta-dishub-uji-coba-rekayasa-lalin-di-simpang-stasiun-kalideres"/><item><title> Atasi Kemacetan, Heru Minta Dishub Uji Coba Rekayasa Lalin di Simpang Stasiun Kalideres   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/27/338/2772282/atasi-kemacetan-heru-minta-dishub-uji-coba-rekayasa-lalin-di-simpang-stasiun-kalideres</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/02/27/338/2772282/atasi-kemacetan-heru-minta-dishub-uji-coba-rekayasa-lalin-di-simpang-stasiun-kalideres</guid><pubDate>Senin 27 Februari 2023 18:30 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/27/338/2772282/atasi-kemacetan-heru-minta-dishub-uji-coba-rekayasa-lalin-di-simpang-stasiun-kalideres-RBA3LQJUfX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Persimpangan jalan stasiun Kalideres (foto: dok ist) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/27/338/2772282/atasi-kemacetan-heru-minta-dishub-uji-coba-rekayasa-lalin-di-simpang-stasiun-kalideres-RBA3LQJUfX.jpg</image><title>Persimpangan jalan stasiun Kalideres (foto: dok ist) </title></images><description>JAKARTA - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono meminta Dishub untuk uji coba rekayasa lalu lintas di persimpangan Stasiun Kalideres, Jakarta Barat. Hal itu sebagai upaya mengatasi kemacetan dan meningkatkan kelancaran lalu lintas.

Heru didampingi Wali Kota Jakarta Barat Yani Wahyu Purwoko dan Wakil Kepala Dinas Perhubungan (Wakadishub) DKI Jakarta Chaidir, untuk melihat situasi lalu lintas di perlintasan kereta api terutama saat jam sibuk. Sejumlah upaya dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan pengguna jalan di kawasan tersebut yang uji cobanya dilakukan mulai hari ini, Senin (27/2/2023)

&amp;ldquo;Jalan inspeksi untuk dilakukan rekayasa lalu lintas satu arah, sehingga kendaraan tidak bisa melintas (di jalur tertentu),&amp;rdquo; kata Heru.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Lalin Jalan Hankam Arah Pondok Gede Macet
Heru juga menugaskan, jajarannya untuk melakukan pengawasan agar rekayasa lalu lintas tersebut berjalan dengan lancar.

&amp;ldquo;Nanti ada uji coba yang akan diawasi Pak Wali Kota (Jakarta Barat) dan Kadishub,&amp;rdquo; ucapnya.

Selain itu, Heru menyampaikan usulnya untuk dilakukan perbaikan jalan berupa pengaspalan di jalan bergelombang yang kerap menimbulkan hambatan bagi kendaraan yang melintas. Upaya perbaikan jalan tersebut juga telah dikoordinasikan dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Pohon Besar Tumbang Usai Diterpa Hujan Deras dan Angin Kencang, Timbulkan Kemacetan

Tak jauh dari lokasi peninjauan kondisi lalu lintas tersebut, Heru juga mengecek wilayah sebagai penanganan dampak musim hujan, tepatnya di Gang H. Lani, RW 03 Semanan, Kalideres. Rencananya akan dilakukan optimalisasi saluran air di lokasi tersebut untuk meminimalisir dampak musim hujan yang masih berlangsung hingga saat ini.

Sementara itu, Wali Kota Jakarta Barat Yani Wahyu Purwoko menjelaskan, terdapat beberapa titik lokasi yang terdampak namun telah dilakukan penanganan petugas dengan cepat.

&quot;Hari ini ada 12 titik setinggi 15 cm yang dalam satu jam telah surut dan kering. Sejak tadi malam sudah dilakukan penyedotan air melakukan pompa-pompa apung, karena pompa portabel tidak bisa masuk ke lingkungan,&quot; ujar Yani.


</description><content:encoded>JAKARTA - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono meminta Dishub untuk uji coba rekayasa lalu lintas di persimpangan Stasiun Kalideres, Jakarta Barat. Hal itu sebagai upaya mengatasi kemacetan dan meningkatkan kelancaran lalu lintas.

Heru didampingi Wali Kota Jakarta Barat Yani Wahyu Purwoko dan Wakil Kepala Dinas Perhubungan (Wakadishub) DKI Jakarta Chaidir, untuk melihat situasi lalu lintas di perlintasan kereta api terutama saat jam sibuk. Sejumlah upaya dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan pengguna jalan di kawasan tersebut yang uji cobanya dilakukan mulai hari ini, Senin (27/2/2023)

&amp;ldquo;Jalan inspeksi untuk dilakukan rekayasa lalu lintas satu arah, sehingga kendaraan tidak bisa melintas (di jalur tertentu),&amp;rdquo; kata Heru.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Lalin Jalan Hankam Arah Pondok Gede Macet
Heru juga menugaskan, jajarannya untuk melakukan pengawasan agar rekayasa lalu lintas tersebut berjalan dengan lancar.

&amp;ldquo;Nanti ada uji coba yang akan diawasi Pak Wali Kota (Jakarta Barat) dan Kadishub,&amp;rdquo; ucapnya.

Selain itu, Heru menyampaikan usulnya untuk dilakukan perbaikan jalan berupa pengaspalan di jalan bergelombang yang kerap menimbulkan hambatan bagi kendaraan yang melintas. Upaya perbaikan jalan tersebut juga telah dikoordinasikan dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Pohon Besar Tumbang Usai Diterpa Hujan Deras dan Angin Kencang, Timbulkan Kemacetan

Tak jauh dari lokasi peninjauan kondisi lalu lintas tersebut, Heru juga mengecek wilayah sebagai penanganan dampak musim hujan, tepatnya di Gang H. Lani, RW 03 Semanan, Kalideres. Rencananya akan dilakukan optimalisasi saluran air di lokasi tersebut untuk meminimalisir dampak musim hujan yang masih berlangsung hingga saat ini.

Sementara itu, Wali Kota Jakarta Barat Yani Wahyu Purwoko menjelaskan, terdapat beberapa titik lokasi yang terdampak namun telah dilakukan penanganan petugas dengan cepat.

&quot;Hari ini ada 12 titik setinggi 15 cm yang dalam satu jam telah surut dan kering. Sejak tadi malam sudah dilakukan penyedotan air melakukan pompa-pompa apung, karena pompa portabel tidak bisa masuk ke lingkungan,&quot; ujar Yani.


</content:encoded></item></channel></rss>
