<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sejak Minggu Malam, Wilayah Kebon Pala Masih Tergenang Setinggi Pinggang   </title><description>&amp;nbsp;
Ashad mengaku, meski telah terbiasa, ia sedikit merasa terganggung setiap berangkat kerja dari rumahnya.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/27/338/2772322/sejak-minggu-malam-wilayah-kebon-pala-masih-tergenang-setinggi-pinggang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/02/27/338/2772322/sejak-minggu-malam-wilayah-kebon-pala-masih-tergenang-setinggi-pinggang"/><item><title>Sejak Minggu Malam, Wilayah Kebon Pala Masih Tergenang Setinggi Pinggang   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/27/338/2772322/sejak-minggu-malam-wilayah-kebon-pala-masih-tergenang-setinggi-pinggang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/02/27/338/2772322/sejak-minggu-malam-wilayah-kebon-pala-masih-tergenang-setinggi-pinggang</guid><pubDate>Senin 27 Februari 2023 19:42 WIB</pubDate><dc:creator> Muhammad Farhan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/27/338/2772322/sejak-minggu-malam-wilayah-kebon-pala-masih-tergenang-setinggi-pinggang-I4dEAQADkb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir setinggi pinggang dewasa di Kebon Pala/Foto: Muhammad Farhan</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/27/338/2772322/sejak-minggu-malam-wilayah-kebon-pala-masih-tergenang-setinggi-pinggang-I4dEAQADkb.jpg</image><title>Banjir setinggi pinggang dewasa di Kebon Pala/Foto: Muhammad Farhan</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8yNy8xLzE2MzQzMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

JAKARTA - Banjir hingga kini masih menggenangi wilayah Jakarta Timur. Salah satunya terjadi di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur. Wilayah ini tergenang sejak Minggu malam.
Salah satu warga, Ashad (32) mengungkapkan, banjir yang menggenangi di dua RT yakni RT 013/04 dan RT 011/04 tersebut telah terjadi sejak pukul 21.00 WIB pada Minggu.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Pemerintah Galakkan Progam Kampung Zakat di Daerah Pelosok Usai Pandemi
&quot;Banjir ini datang dari semalam pukul 21.00 WIB, tapi baru setinggi mata kaki orang dewasa. Nah sekarang sudah mencapai sepinggang orang dewasa,&quot; ujar Ashad kepada wartawan, Senin (27/2/2023).

Ashad mengaku, meski telah terbiasa, ia sedikit merasa terganggung setiap berangkat kerja dari rumahnya. Akan tetapi, Ashad hanya menghela napas jika ditanya perihal kenyamanannya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Ketua DPW Perindo Lampung Targetkan Satu Dapil Satu Kursi di Pemilu 2024
&quot;Memang sih selain karena hujan, banjir ini sudah langganan karena kiriman dari Kali Ciliwung. Saya terganggu sih sebenarnya, karena setiap mau berangkat ke kantor harus basah-basahn dulu,&quot; ujarnya.

Dihubungi secara terpisah, Ketua RT 013/04, Sanusi mengungkapkan, ketinggian banjir di wilayahnya berada di kisaran 125 CM hingga 150 Cm.

&quot;Ketinggian banjir saat ini 150 hingga 125 cm,&quot; ujar Sanusi kepada MPI.
Kendati demikian, Sanusi menegaskan warganya belum ada yang mengungsi lantaran sudah terbiasa. Akan tetapi, ia mengaku sudah ada dua KK yang dievakuasi sebab memiliki anak usia Balita.

&quot;Untuk yang mengungsi 2 KK karena keduanya masing-masing punya balita,&quot; tegas Sanusi.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat bahwa satu ruas jalan di Jalan Cipinang Indah Raya, Duren Sawit, Jakarta Timur turut tergenang.

&quot;Pukul 09.00 WIB, BPBD mencatat genangan yang sebelumnya terjadi di 24 RT, saat ini menjadi 1 ruas jalan tergenang dan 48 RT atau 0,158% dari 30.470 RT yang ada di wilayah DKI Jakarta,&quot; kata Kepala Pusdatin BPBD DKI, M Insyaf dalam keterangannya, Senin (27/2/2023).</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8yNy8xLzE2MzQzMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

JAKARTA - Banjir hingga kini masih menggenangi wilayah Jakarta Timur. Salah satunya terjadi di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur. Wilayah ini tergenang sejak Minggu malam.
Salah satu warga, Ashad (32) mengungkapkan, banjir yang menggenangi di dua RT yakni RT 013/04 dan RT 011/04 tersebut telah terjadi sejak pukul 21.00 WIB pada Minggu.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Pemerintah Galakkan Progam Kampung Zakat di Daerah Pelosok Usai Pandemi
&quot;Banjir ini datang dari semalam pukul 21.00 WIB, tapi baru setinggi mata kaki orang dewasa. Nah sekarang sudah mencapai sepinggang orang dewasa,&quot; ujar Ashad kepada wartawan, Senin (27/2/2023).

Ashad mengaku, meski telah terbiasa, ia sedikit merasa terganggung setiap berangkat kerja dari rumahnya. Akan tetapi, Ashad hanya menghela napas jika ditanya perihal kenyamanannya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Ketua DPW Perindo Lampung Targetkan Satu Dapil Satu Kursi di Pemilu 2024
&quot;Memang sih selain karena hujan, banjir ini sudah langganan karena kiriman dari Kali Ciliwung. Saya terganggu sih sebenarnya, karena setiap mau berangkat ke kantor harus basah-basahn dulu,&quot; ujarnya.

Dihubungi secara terpisah, Ketua RT 013/04, Sanusi mengungkapkan, ketinggian banjir di wilayahnya berada di kisaran 125 CM hingga 150 Cm.

&quot;Ketinggian banjir saat ini 150 hingga 125 cm,&quot; ujar Sanusi kepada MPI.
Kendati demikian, Sanusi menegaskan warganya belum ada yang mengungsi lantaran sudah terbiasa. Akan tetapi, ia mengaku sudah ada dua KK yang dievakuasi sebab memiliki anak usia Balita.

&quot;Untuk yang mengungsi 2 KK karena keduanya masing-masing punya balita,&quot; tegas Sanusi.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat bahwa satu ruas jalan di Jalan Cipinang Indah Raya, Duren Sawit, Jakarta Timur turut tergenang.

&quot;Pukul 09.00 WIB, BPBD mencatat genangan yang sebelumnya terjadi di 24 RT, saat ini menjadi 1 ruas jalan tergenang dan 48 RT atau 0,158% dari 30.470 RT yang ada di wilayah DKI Jakarta,&quot; kata Kepala Pusdatin BPBD DKI, M Insyaf dalam keterangannya, Senin (27/2/2023).</content:encoded></item></channel></rss>
