<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Warga Sumbawa Diminta Siap Siaga, Antisipasi Banjir Lebih Parah</title><description>Warga Sumbawa Diminta Siap Siaga, Antisipasi Banjir Lebih Parah
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/27/340/2771807/warga-sumbawa-diminta-siap-siaga-antisipasi-banjir-lebih-parah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/02/27/340/2771807/warga-sumbawa-diminta-siap-siaga-antisipasi-banjir-lebih-parah"/><item><title>Warga Sumbawa Diminta Siap Siaga, Antisipasi Banjir Lebih Parah</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/27/340/2771807/warga-sumbawa-diminta-siap-siaga-antisipasi-banjir-lebih-parah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/02/27/340/2771807/warga-sumbawa-diminta-siap-siaga-antisipasi-banjir-lebih-parah</guid><pubDate>Senin 27 Februari 2023 07:49 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/27/340/2771807/warga-sumbawa-diminta-siap-siaga-antisipasi-banjir-lebih-parah-82SopUEAGX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir Sumbawa. (BPBD)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/27/340/2771807/warga-sumbawa-diminta-siap-siaga-antisipasi-banjir-lebih-parah-82SopUEAGX.jpg</image><title>Banjir Sumbawa. (BPBD)</title></images><description>JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengingatkan potensi hujan pada 27-28 Februari 2023 di Kabupaten Sumbawa,  Nusa Tenggara Barat. Karena itu, kesiapsiagaan warga setempat perlu ditingkatkan setelah banjir melanda wilayah itu pada Sabtu (25/2/2023).

&amp;ldquo;Prakiraan cuaca pada periode tersebut berpeluang hujan dengan intensitas ringan-sedang-petir,&amp;rdquo; ungkap Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangan resminya, Senin (27/2/2023).


Sebelumnya, banjir melanda beberapa desa di 2 kecamatan Kabupaten Sumbawa. Banjir merendam setelah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat sehingga debit air Sungai Lagenti meluap pada Sabtu pukul 15.00 waktu setempat.

Kedua kecamatan terdampak yaitu Empang dan Tarano. Sebanyak 11 desa terendam banjir, dengan wilayah terdampak tertinggi di Kecamatan Empang. Desa tergenang banjir di kecamatan ini yaitu Desa Empang Atas, Empbang Bawah, Bunga Eja, Ongko, Pemanto, Jotang, Gapit dan Jotang Baru.


Sementara di wilayah Kecamatan Tarano, desa terdampak yaitu Desa Banda, Bantuanteh dan Labuhan Bontong.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa melaporkan 2.456 rumah di dua kecamatan terendam banjir.

BACA JUGA:Banjir di Jakarta Meluas, 24 RT Terendam&amp;nbsp;

Selain rumah terdampak banjir, BPBD setempat mencatat beberapa titik tebih juga rusak.

Merespons kejadian ini, BPBD Kabupaten Sumbawa telah menyalurkan bantuan logistik ke masyarakat. Kesiapsiagaan juga menjadi penekanan petugas BPBD dengan melakukan koordinasi dengan aparat desa dan kecamatan, serta menyampaikan informasi kesiapsiagaan kepada warga.

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat mengaktifkan rencana kesiapsiagaan keluarga. Berbagai upaya dapat dilakukan keluarga, seperti mengidentifikasi rute evakuasi aman apabila terjadi banjir, segera mematikan aliran listrik di rumah atau menyimpan dokumen penting di tempat yang aman. Apabila membutuhkan bantuan evakuasi, warga dapat menghubungi petugas atau aparat setempat.


</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengingatkan potensi hujan pada 27-28 Februari 2023 di Kabupaten Sumbawa,  Nusa Tenggara Barat. Karena itu, kesiapsiagaan warga setempat perlu ditingkatkan setelah banjir melanda wilayah itu pada Sabtu (25/2/2023).

&amp;ldquo;Prakiraan cuaca pada periode tersebut berpeluang hujan dengan intensitas ringan-sedang-petir,&amp;rdquo; ungkap Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangan resminya, Senin (27/2/2023).


Sebelumnya, banjir melanda beberapa desa di 2 kecamatan Kabupaten Sumbawa. Banjir merendam setelah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat sehingga debit air Sungai Lagenti meluap pada Sabtu pukul 15.00 waktu setempat.

Kedua kecamatan terdampak yaitu Empang dan Tarano. Sebanyak 11 desa terendam banjir, dengan wilayah terdampak tertinggi di Kecamatan Empang. Desa tergenang banjir di kecamatan ini yaitu Desa Empang Atas, Empbang Bawah, Bunga Eja, Ongko, Pemanto, Jotang, Gapit dan Jotang Baru.


Sementara di wilayah Kecamatan Tarano, desa terdampak yaitu Desa Banda, Bantuanteh dan Labuhan Bontong.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa melaporkan 2.456 rumah di dua kecamatan terendam banjir.

BACA JUGA:Banjir di Jakarta Meluas, 24 RT Terendam&amp;nbsp;

Selain rumah terdampak banjir, BPBD setempat mencatat beberapa titik tebih juga rusak.

Merespons kejadian ini, BPBD Kabupaten Sumbawa telah menyalurkan bantuan logistik ke masyarakat. Kesiapsiagaan juga menjadi penekanan petugas BPBD dengan melakukan koordinasi dengan aparat desa dan kecamatan, serta menyampaikan informasi kesiapsiagaan kepada warga.

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat mengaktifkan rencana kesiapsiagaan keluarga. Berbagai upaya dapat dilakukan keluarga, seperti mengidentifikasi rute evakuasi aman apabila terjadi banjir, segera mematikan aliran listrik di rumah atau menyimpan dokumen penting di tempat yang aman. Apabila membutuhkan bantuan evakuasi, warga dapat menghubungi petugas atau aparat setempat.


</content:encoded></item></channel></rss>
