<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penampakan Ribuan Makam di Pemakaman Keramat Ki Kuwu Jaga Terendam Banjir   </title><description>Banjir disebabkan hujan deras yang mengguyur Indramayu sejak dua hari terakhir.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/27/525/2772309/penampakan-ribuan-makam-di-pemakaman-keramat-ki-kuwu-jaga-terendam-banjir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/02/27/525/2772309/penampakan-ribuan-makam-di-pemakaman-keramat-ki-kuwu-jaga-terendam-banjir"/><item><title>Penampakan Ribuan Makam di Pemakaman Keramat Ki Kuwu Jaga Terendam Banjir   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/27/525/2772309/penampakan-ribuan-makam-di-pemakaman-keramat-ki-kuwu-jaga-terendam-banjir</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/02/27/525/2772309/penampakan-ribuan-makam-di-pemakaman-keramat-ki-kuwu-jaga-terendam-banjir</guid><pubDate>Senin 27 Februari 2023 19:19 WIB</pubDate><dc:creator>Andrian Supendi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/27/525/2772309/penampakan-ribuan-makam-di-pemakaman-keramat-ki-kuwu-jaga-terendam-banjir-3yEYFBWSR0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir rendam ribuan makam di Indramayu. (Foto: Andrian Supendi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/27/525/2772309/penampakan-ribuan-makam-di-pemakaman-keramat-ki-kuwu-jaga-terendam-banjir-3yEYFBWSR0.jpg</image><title>Banjir rendam ribuan makam di Indramayu. (Foto: Andrian Supendi)</title></images><description>INDRAMAYU &amp;ndash; Ribuan makan di areal Komplek Pemakaman Keramat Ki Kuwu Jaga Pura, Desa Pekandangan, Kecamatan, Kabupaten Indramayu, terendam banjir, Senin (27/2/2023). Banjir disebabkan hujan deras yang mengguyur Indramayu sejak dua hari terakhir.

Pantauan di lokasi, sebagian besar dari makam-makam tersebut hanya terlihat bagian nisannya saja. Sementara, bagian badan makam maupun jalan makam di areal pemakaman tertutup genangan air.

Nuryadi seorang warga sekitar mengatakan, total ada 1.500 makam yang terendam banjir. &quot;Banjir sebenarnya sudah terjadi sejak kemarin, tapi masih becek-becek. Namun semalam hujannya deras, jadi parah kayak begini,&quot; ucapnya.

Meski ribuan makam lainnya terendam, banjir tidak sampai menggenangi makam Ki Kuwu Jaga Pura. Terlebih, lanjut dia, areal makam tersebut juga dibangun semacam pendopo sebagai bentuk penghormatan.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Kota Tangerang Dikepung Banjir, 2 Rumah Rusak Berat dan Sejumlah Pohon Tumbang
&quot;Alhamdulillah kalau makam Ki Kuwu Jaga Pura tidak sampai terendam. Banjir hanya sampai ke pelataran pendopo makam saja,&quot; tutur dia.

Nuryadi menerangkan, Ki Kuwu Jaga Pura sendiri merupakan sesepuh sekaligus kepala desa pertama di wilayah Desa Pekandangan.Menurut dia, sosoknya pun diketahui merupakan penyebar agama Islam. Semasa hidupnya, Ki Kuwu Jaga Pura juga sangat dihormati masyarakat.

Karenanya, makam Ki Kuwu Jaga Pura hingga saat ini tidak pernah sepi didatangi peziarah. &quot;Suka ada saja peziarah yang datang ke sini untuk mendoakan beliau,&quot; ucap dia.

</description><content:encoded>INDRAMAYU &amp;ndash; Ribuan makan di areal Komplek Pemakaman Keramat Ki Kuwu Jaga Pura, Desa Pekandangan, Kecamatan, Kabupaten Indramayu, terendam banjir, Senin (27/2/2023). Banjir disebabkan hujan deras yang mengguyur Indramayu sejak dua hari terakhir.

Pantauan di lokasi, sebagian besar dari makam-makam tersebut hanya terlihat bagian nisannya saja. Sementara, bagian badan makam maupun jalan makam di areal pemakaman tertutup genangan air.

Nuryadi seorang warga sekitar mengatakan, total ada 1.500 makam yang terendam banjir. &quot;Banjir sebenarnya sudah terjadi sejak kemarin, tapi masih becek-becek. Namun semalam hujannya deras, jadi parah kayak begini,&quot; ucapnya.

Meski ribuan makam lainnya terendam, banjir tidak sampai menggenangi makam Ki Kuwu Jaga Pura. Terlebih, lanjut dia, areal makam tersebut juga dibangun semacam pendopo sebagai bentuk penghormatan.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Kota Tangerang Dikepung Banjir, 2 Rumah Rusak Berat dan Sejumlah Pohon Tumbang
&quot;Alhamdulillah kalau makam Ki Kuwu Jaga Pura tidak sampai terendam. Banjir hanya sampai ke pelataran pendopo makam saja,&quot; tutur dia.

Nuryadi menerangkan, Ki Kuwu Jaga Pura sendiri merupakan sesepuh sekaligus kepala desa pertama di wilayah Desa Pekandangan.Menurut dia, sosoknya pun diketahui merupakan penyebar agama Islam. Semasa hidupnya, Ki Kuwu Jaga Pura juga sangat dihormati masyarakat.

Karenanya, makam Ki Kuwu Jaga Pura hingga saat ini tidak pernah sepi didatangi peziarah. &quot;Suka ada saja peziarah yang datang ke sini untuk mendoakan beliau,&quot; ucap dia.

</content:encoded></item></channel></rss>
