<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Demo Perppu Ciptaker di DPR, 3.598 Personel Gabungan Dikerahkan</title><description>Demo Perppu Ciptaker di DPR, sebanyak 3.598 personel gabungan dikerahkan.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/28/338/2772609/demo-perppu-ciptaker-di-dpr-3-598-personel-gabungan-dikerahkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/02/28/338/2772609/demo-perppu-ciptaker-di-dpr-3-598-personel-gabungan-dikerahkan"/><item><title>Demo Perppu Ciptaker di DPR, 3.598 Personel Gabungan Dikerahkan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/28/338/2772609/demo-perppu-ciptaker-di-dpr-3-598-personel-gabungan-dikerahkan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/02/28/338/2772609/demo-perppu-ciptaker-di-dpr-3-598-personel-gabungan-dikerahkan</guid><pubDate>Selasa 28 Februari 2023 11:24 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/28/338/2772609/demo-perppu-ciptaker-di-dpr-3-598-personel-gabungan-dikerahkan-NyHVJ4j9Ze.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo (MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/28/338/2772609/demo-perppu-ciptaker-di-dpr-3-598-personel-gabungan-dikerahkan-NyHVJ4j9Ze.jpg</image><title>Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo (MPI)</title></images><description>
JAKARTA - Sebanyak 3.598 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan demo menolak Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Cipta Kerja (Ciptaker) di depan Gedung DPR, Selasa (28/2/2023).


&quot;Jumlah personel untuk pengamanan total 3.598 personel gabungan,&quot; kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko saat kepada wartawan, Selasa (28/2/2023).

Ia menyebutkan, ribuan personel gabungan itu terdiri atas 2.437 personel Polda Metro Jaya, 345 personel Polres Metro Jakarta Pusat, dan 816 personel dari TNI, Mabes Polri, dan pemerintah daerah.

Selain itu, Trunoyodo menjelaskan, pihaknya menyiapkan skema rekayasa lalu lintas. Ia melanjutkan, rekayasa lalu lintas dilakukan situasional.

BACA JUGA:Ditolak Demokrat dan PKS, Baleg DPR Bawa Perppu Ciptaker ke Paripurna

&quot;Rekayasa lalu lintas kita siapkan, tapi situasional ya,&quot; ucapnya.

Sebagaimana diketahui, sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam kelompok 'Ultimatum Rakyat dan Protes Rakyat Indonesia' akan demonstrasi di depan Gedung DPR, Jakarta Pusat, Selasa (28/2/2023).

Berdasarkan undangan yang MNC Portal terima, demo itu untuk menolak diterbitkannya Perppu Cipta Kerja dan mendesak Perppu tersebut dicabut.

&quot;Kami dari gerakan Ultimatum Rakyat dan Protes Rakyat Indonesia yang terdiri dari ratusan organisasi buruh, petani, mahasiswa, perempuan dan rakyat akan melakukan aksi pendudukan Gedung DPR RI hingga Pemerintah mencabut Perppu CK,&quot; bunyi undangan aksi massa.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Sebanyak 3.598 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan demo menolak Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Cipta Kerja (Ciptaker) di depan Gedung DPR, Selasa (28/2/2023).


&quot;Jumlah personel untuk pengamanan total 3.598 personel gabungan,&quot; kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko saat kepada wartawan, Selasa (28/2/2023).

Ia menyebutkan, ribuan personel gabungan itu terdiri atas 2.437 personel Polda Metro Jaya, 345 personel Polres Metro Jakarta Pusat, dan 816 personel dari TNI, Mabes Polri, dan pemerintah daerah.

Selain itu, Trunoyodo menjelaskan, pihaknya menyiapkan skema rekayasa lalu lintas. Ia melanjutkan, rekayasa lalu lintas dilakukan situasional.

BACA JUGA:Ditolak Demokrat dan PKS, Baleg DPR Bawa Perppu Ciptaker ke Paripurna

&quot;Rekayasa lalu lintas kita siapkan, tapi situasional ya,&quot; ucapnya.

Sebagaimana diketahui, sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam kelompok 'Ultimatum Rakyat dan Protes Rakyat Indonesia' akan demonstrasi di depan Gedung DPR, Jakarta Pusat, Selasa (28/2/2023).

Berdasarkan undangan yang MNC Portal terima, demo itu untuk menolak diterbitkannya Perppu Cipta Kerja dan mendesak Perppu tersebut dicabut.

&quot;Kami dari gerakan Ultimatum Rakyat dan Protes Rakyat Indonesia yang terdiri dari ratusan organisasi buruh, petani, mahasiswa, perempuan dan rakyat akan melakukan aksi pendudukan Gedung DPR RI hingga Pemerintah mencabut Perppu CK,&quot; bunyi undangan aksi massa.
</content:encoded></item></channel></rss>
