<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Profil Kapten Philips Max Marten Pilot Susi Air yang Disandera KKB Papua</title><description>Profil Kapten Philips Max Marten, Pilot Susi Air yang disandera KKB Papua pada 7 Februari 2023 l</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/03/337/2774684/profil-kapten-philips-max-marten-pilot-susi-air-yang-disandera-kkb-papua</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/03/337/2774684/profil-kapten-philips-max-marten-pilot-susi-air-yang-disandera-kkb-papua"/><item><title>Profil Kapten Philips Max Marten Pilot Susi Air yang Disandera KKB Papua</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/03/337/2774684/profil-kapten-philips-max-marten-pilot-susi-air-yang-disandera-kkb-papua</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/03/337/2774684/profil-kapten-philips-max-marten-pilot-susi-air-yang-disandera-kkb-papua</guid><pubDate>Jum'at 03 Maret 2023 12:08 WIB</pubDate><dc:creator>Destriana Indria Pamungkas</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/03/337/2774684/profil-kapten-philips-max-marten-pilot-susi-air-yang-disandera-kkb-papua-qHgDpiNfvX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/03/337/2774684/profil-kapten-philips-max-marten-pilot-susi-air-yang-disandera-kkb-papua-qHgDpiNfvX.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Istimewa)</title></images><description>JAKARTA-  Profil Kapten Philips Max Marten, Pilot Susi Air yang disandera KKB Papua  pada 7 Februari 2023 lalu.
BACA JUGA:Tiga Pekan Teroris KKB Dikejar Jenderal Kopassus Ahli Perang Hutan, Begini Kondisi Terbaru Pilot Susi Air
Kapten Philips Max Marten diketahui merupakan pilot asal dari Selandia Baru yang kini berusia 37 tahun. Dirinya menerbangkan pesawat Susi Air dengan nomor registrasi PK-BVY.
Seperti diketahui, penangkapan itu terjadi saat pesawat Susi Air jenis Pilatus Porter terbang dari Timika pukul 05.33 WIB. Adapun pesawat berisi lima penumpang ini dijadwalkan akan tiba di Bandara Moses Kilangin Timika pada ukul 07.40 WIB.Namun pada pukul 06.17 WIB, pesawat yang dipiloti oleh Kapten Philip Max Marten itu hilang kontak.
Diketahui saat pesawat tersebut tengah mendarat di Nduga, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang dipimpin oleh Egianus Kogoya datang menyerang dan membakar pesawat. Kemudian menyandera kapten Philips Max beserta seluruh penumpangnya.
Lima penumpang pesawat Susi Air yang masih hilang itu bernama Demanus Gwijangge, Minda Gwijangge, Pelenus Gwijangge, Meita Gwijangge, dan seorang bayi bernama Wetina W. Namun mereka berhasil lolos dan kembali ke rumahnya.
Juru bicara KKB, Sebby Sambom Sambom mengungkapkan jika pilot masih hidup namun tidak mau untuk memberitahu lokasi penyanderaan.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam siaran persnya mengatakan bahwa kepolisian telah mengirimkan tim Operasi Damai Carstenz. Tim inti terdiri dari TNI dan Polri yang biasa menangani pemberontak separatis bersenjata di Papua.
Sayang, keberadaannya belum diketahui secara pasti lantaran belum adanya pos pengamanan dari TNI dan Polri di distrik Paro.Sambom mengatakan jika aksi ini dilakukan karena Selandia Baru, Australia dan Amerika Serikat memiliki kerjasama dengan Indonesia secara militer.
Hingga hari ini, terhitung sudah hampir satu bulan Kapten Philip disandera oleh kelompok KKB. KKB juga merilis beberapa foto dan video yang menunjukan kondisi Kapten Philip.
Dalam foto terlihat sosok Kapten Philips yang dikawal oleh para pasukan separatis yang memegang senjata api dan panah. Sedangkan dalam video, Kapten Philip meminta untuk pemerintah menarik pasukan militernya dari Papua.
Apabila hal ini tidak dipenuhi, maka keselamatannya akan terancam. Oleh karena hal ini, Panglima TNI Yudo Margono meminta Namia Gwijangge selaku Bupati Nduga untuk melakukan negosiasi dengan KKB agar melepaskan pilot tersebut.
(RIN)


</description><content:encoded>JAKARTA-  Profil Kapten Philips Max Marten, Pilot Susi Air yang disandera KKB Papua  pada 7 Februari 2023 lalu.
BACA JUGA:Tiga Pekan Teroris KKB Dikejar Jenderal Kopassus Ahli Perang Hutan, Begini Kondisi Terbaru Pilot Susi Air
Kapten Philips Max Marten diketahui merupakan pilot asal dari Selandia Baru yang kini berusia 37 tahun. Dirinya menerbangkan pesawat Susi Air dengan nomor registrasi PK-BVY.
Seperti diketahui, penangkapan itu terjadi saat pesawat Susi Air jenis Pilatus Porter terbang dari Timika pukul 05.33 WIB. Adapun pesawat berisi lima penumpang ini dijadwalkan akan tiba di Bandara Moses Kilangin Timika pada ukul 07.40 WIB.Namun pada pukul 06.17 WIB, pesawat yang dipiloti oleh Kapten Philip Max Marten itu hilang kontak.
Diketahui saat pesawat tersebut tengah mendarat di Nduga, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang dipimpin oleh Egianus Kogoya datang menyerang dan membakar pesawat. Kemudian menyandera kapten Philips Max beserta seluruh penumpangnya.
Lima penumpang pesawat Susi Air yang masih hilang itu bernama Demanus Gwijangge, Minda Gwijangge, Pelenus Gwijangge, Meita Gwijangge, dan seorang bayi bernama Wetina W. Namun mereka berhasil lolos dan kembali ke rumahnya.
Juru bicara KKB, Sebby Sambom Sambom mengungkapkan jika pilot masih hidup namun tidak mau untuk memberitahu lokasi penyanderaan.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam siaran persnya mengatakan bahwa kepolisian telah mengirimkan tim Operasi Damai Carstenz. Tim inti terdiri dari TNI dan Polri yang biasa menangani pemberontak separatis bersenjata di Papua.
Sayang, keberadaannya belum diketahui secara pasti lantaran belum adanya pos pengamanan dari TNI dan Polri di distrik Paro.Sambom mengatakan jika aksi ini dilakukan karena Selandia Baru, Australia dan Amerika Serikat memiliki kerjasama dengan Indonesia secara militer.
Hingga hari ini, terhitung sudah hampir satu bulan Kapten Philip disandera oleh kelompok KKB. KKB juga merilis beberapa foto dan video yang menunjukan kondisi Kapten Philip.
Dalam foto terlihat sosok Kapten Philips yang dikawal oleh para pasukan separatis yang memegang senjata api dan panah. Sedangkan dalam video, Kapten Philip meminta untuk pemerintah menarik pasukan militernya dari Papua.
Apabila hal ini tidak dipenuhi, maka keselamatannya akan terancam. Oleh karena hal ini, Panglima TNI Yudo Margono meminta Namia Gwijangge selaku Bupati Nduga untuk melakukan negosiasi dengan KKB agar melepaskan pilot tersebut.
(RIN)


</content:encoded></item></channel></rss>
