<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Tiga Hari Hilang, Kakek Derita Pikun Ditemukan Tewas Membusuk di Jurang   </title><description>Tiga hari dilaporkan hilang, Mamiq Pastia (60) warga Dusun Belet, ditemukan tewas membusuk</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/03/340/2774981/tiga-hari-hilang-kakek-derita-pikun-ditemukan-tewas-membusuk-di-jurang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/03/340/2774981/tiga-hari-hilang-kakek-derita-pikun-ditemukan-tewas-membusuk-di-jurang"/><item><title> Tiga Hari Hilang, Kakek Derita Pikun Ditemukan Tewas Membusuk di Jurang   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/03/340/2774981/tiga-hari-hilang-kakek-derita-pikun-ditemukan-tewas-membusuk-di-jurang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/03/340/2774981/tiga-hari-hilang-kakek-derita-pikun-ditemukan-tewas-membusuk-di-jurang</guid><pubDate>Jum'at 03 Maret 2023 22:01 WIB</pubDate><dc:creator>Ramli Nurawang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/03/340/2774981/tiga-hari-hilang-kakek-derita-pikun-ditemukan-tewas-membusuk-di-jurang-hCeKgg9I39.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi (foto: freepick)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/03/340/2774981/tiga-hari-hilang-kakek-derita-pikun-ditemukan-tewas-membusuk-di-jurang-hCeKgg9I39.jpeg</image><title>Illustrasi (foto: freepick)</title></images><description>
LOMBOK TIMUR - Tiga hari dilaporkan hilang, Mamiq Pastia (60) warga Dusun Belet, ditemukan tewas membusuk di sungai Banjar Manis Desa Anjani Lombok Timur, Jumat (03/03/2023) siang.

Korban diduga tewas setelah terjatuh dari tebing sungai sedalam 20 meter. Jasad korban ditemukan warga tersangkut di pohon.

Kronologi penemuan korban, berawal dari dua warga Banjar Manis yang menyusuri tebing sungai untuk mencari burung. Disana, tiba-tiba mencium bau bangkai yang sangat menyengat dari arah bawah, dasar tebing.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Mayat Tanpa Identitas Tergeletak di Pinggir Jalan, Alami Luka di Perutnya

Saat itulah, kedua saksi melihat tubuh manusia dalam posisi terlungkup, tersangkut di dahan pohon yang tumbuh dibibir tebing yang kedalamannya 20 meter. Kedua saksi melihatnya dari ketinggian sekitar 15 meter dari dasar sungai.

Melihat hal itu, kedua saksi langsung pulang memberitahu warga sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kepala Wilayah (Kawil) Banjar Manis Selatan yang menerima informasi tersebut, mendatangi TKP, memastikan kebenaran informasi yang diterima dari warganya itu.

Setiba di TKP, Kawil menelpon Polsek Suralaga atas temuan tersebut. Dengan cepat, Polsek Suralaga berkoordinasi dengan Tim Sar, petugas BPBD dan Damkarmat Lombok Timur.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Mayat Ibu Muda Ditemukan Dimutilasi di Rumah Pria Beristri, Pelaku Ditangkap

Selanjutnya, Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad korban. Proses evakuasi berlangsung dramatis. Karna Tebing terjal, Petugas menggunakan tali untuk mengangkat jasad korban dari Tebing sungai.

Setelah berhasil dievakuasi jasad korban kemudian dibawa ke RSUD Dokter Raden Soedjono Selong sebelum diserahkan ke pihak keluarga.

&quot;Keluarga tidak berkeberatan atas meninggalnya korban, sehingga menolak untuk dilakukan otopsi,&quot; kata Kapolsek Suralaga, IPDA Bambang Supriyanto.

Keterangan awal keluarga korban terang Bambang, korban diketahui mengalami pikun dan kerap meninggalkan rumah tanpa sepengetahuan keluarga. Bahkan sudah beberapa kali korban ditemukan masyarakat berada di Desa lain, dan tidak tahu arah pulang.

&quot;Korban diketahui meninggalkan rumah sejak senin (27/2) lalu. Keluarga sudah melakukan upaya pencarian, namun hasilnya nihil. Bahkan keluarga sudah membuat laporan orang hilang di Polsek Suralaga,&quot; imbuhnya.</description><content:encoded>
LOMBOK TIMUR - Tiga hari dilaporkan hilang, Mamiq Pastia (60) warga Dusun Belet, ditemukan tewas membusuk di sungai Banjar Manis Desa Anjani Lombok Timur, Jumat (03/03/2023) siang.

Korban diduga tewas setelah terjatuh dari tebing sungai sedalam 20 meter. Jasad korban ditemukan warga tersangkut di pohon.

Kronologi penemuan korban, berawal dari dua warga Banjar Manis yang menyusuri tebing sungai untuk mencari burung. Disana, tiba-tiba mencium bau bangkai yang sangat menyengat dari arah bawah, dasar tebing.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Mayat Tanpa Identitas Tergeletak di Pinggir Jalan, Alami Luka di Perutnya

Saat itulah, kedua saksi melihat tubuh manusia dalam posisi terlungkup, tersangkut di dahan pohon yang tumbuh dibibir tebing yang kedalamannya 20 meter. Kedua saksi melihatnya dari ketinggian sekitar 15 meter dari dasar sungai.

Melihat hal itu, kedua saksi langsung pulang memberitahu warga sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kepala Wilayah (Kawil) Banjar Manis Selatan yang menerima informasi tersebut, mendatangi TKP, memastikan kebenaran informasi yang diterima dari warganya itu.

Setiba di TKP, Kawil menelpon Polsek Suralaga atas temuan tersebut. Dengan cepat, Polsek Suralaga berkoordinasi dengan Tim Sar, petugas BPBD dan Damkarmat Lombok Timur.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Mayat Ibu Muda Ditemukan Dimutilasi di Rumah Pria Beristri, Pelaku Ditangkap

Selanjutnya, Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad korban. Proses evakuasi berlangsung dramatis. Karna Tebing terjal, Petugas menggunakan tali untuk mengangkat jasad korban dari Tebing sungai.

Setelah berhasil dievakuasi jasad korban kemudian dibawa ke RSUD Dokter Raden Soedjono Selong sebelum diserahkan ke pihak keluarga.

&quot;Keluarga tidak berkeberatan atas meninggalnya korban, sehingga menolak untuk dilakukan otopsi,&quot; kata Kapolsek Suralaga, IPDA Bambang Supriyanto.

Keterangan awal keluarga korban terang Bambang, korban diketahui mengalami pikun dan kerap meninggalkan rumah tanpa sepengetahuan keluarga. Bahkan sudah beberapa kali korban ditemukan masyarakat berada di Desa lain, dan tidak tahu arah pulang.

&quot;Korban diketahui meninggalkan rumah sejak senin (27/2) lalu. Keluarga sudah melakukan upaya pencarian, namun hasilnya nihil. Bahkan keluarga sudah membuat laporan orang hilang di Polsek Suralaga,&quot; imbuhnya.</content:encoded></item></channel></rss>
