<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>6 Santri Terseret Arus Sungai, 4 Selamat 1 Meninggal dan Satu Hilang</title><description>Sebanyak enam orang santri asal Pondok Pesantren (Ponpes) Ahmad Basyir, di Dusun Parsariran, Desa Hapesong Baru, hanyut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/03/608/2774944/6-santri-terseret-arus-sungai-4-selamat-1-meninggal-dan-satu-hilang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/03/608/2774944/6-santri-terseret-arus-sungai-4-selamat-1-meninggal-dan-satu-hilang"/><item><title>6 Santri Terseret Arus Sungai, 4 Selamat 1 Meninggal dan Satu Hilang</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/03/608/2774944/6-santri-terseret-arus-sungai-4-selamat-1-meninggal-dan-satu-hilang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/03/608/2774944/6-santri-terseret-arus-sungai-4-selamat-1-meninggal-dan-satu-hilang</guid><pubDate>Jum'at 03 Maret 2023 18:23 WIB</pubDate><dc:creator>Liansah Rangkuti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/03/608/2774944/6-santri-terseret-arus-sungai-4-selamat-1-meninggal-dan-satu-hilang-dwzBpYcy1s.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tim SAR masih terus mencari santri yang hanyut terseret arus sungai (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/03/608/2774944/6-santri-terseret-arus-sungai-4-selamat-1-meninggal-dan-satu-hilang-dwzBpYcy1s.jpg</image><title>Tim SAR masih terus mencari santri yang hanyut terseret arus sungai (Foto: MPI)</title></images><description>TAPSEL - Sebanyak enam orang santri asal Pondok Pesantren (Ponpes) Ahmad Basyir, di Dusun Parsariran, Desa Hapesong Baru, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara (Sumu), hanyut terseret arus Sungai Parsariran yang banjir, Jumat (3/3/2023), sekira pukul 15.00 WIB.

Peristiwa itu diketahui warga yang melihat para santri sedang mandi di sungai hingga hanyut.

Satu orang santri ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia, satu orang lagi masih hilang dan dalam pencarian, sedangkan 4 orang lainnya selamat.

Untuk identitas para korban yang hanyut terbawa arus sungai, masing-masing yang selamat adalah Amanda (12) warga Desa Pangarongan Batang Toru, Windi (12) warga Aek Pardomuan Angkola Sangkunur,  Sania (12) warga Desa Wek III Batang Toru, Silha (13) warga Gunung Tua Marancar, sedangkan 1 orang yang meninggal dunia yakni Zuriah (12) warga Angkola Sangkunur.


BACA JUGA:
Detik-Detik Banjir Lahar Hujan Gunung Semeru Hanyutkan Kandang Kambing


Dan satu orang lagi yang masih hilang yakni Sisra warga Desa Pangarongan Kecamatan Batang Toru Tapsel Sumut.

Sampai saat ini tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapsel bersama personil Polri dari Polsek Batang Toru, personil TNI dari Koramil Batang Toru dibantu masyarakat masih melakukan pencarian dengan menggunakan boat dan perahu mesin, menyusuri sungai Parsariran yang masih meluap dan bermuara kesungai Batang Toru.Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Tapsel Umar Halomoan Daulay, M.Pd yang dihubungi melalui telepon selular, membenarkan peristiwa hanyutnya enam orang santri asal Ponpes Ahmad Basyir Dusun Parsariran Desa Hapesong Baru Kecamatan Batang Toru Kabupaten Tapsel saat sedang mandi sore di sungai tersebut.

&quot;Atas kejadian tersebut telah kami laporkan, sedangkan tim gabungan dari BPBD, Polri dan TNI yang dibantu masyarakat masih terus melakukan penyisiran pencarian di bawah kondisi hujan gerimis.&quot; ujar Daulay.</description><content:encoded>TAPSEL - Sebanyak enam orang santri asal Pondok Pesantren (Ponpes) Ahmad Basyir, di Dusun Parsariran, Desa Hapesong Baru, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara (Sumu), hanyut terseret arus Sungai Parsariran yang banjir, Jumat (3/3/2023), sekira pukul 15.00 WIB.

Peristiwa itu diketahui warga yang melihat para santri sedang mandi di sungai hingga hanyut.

Satu orang santri ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia, satu orang lagi masih hilang dan dalam pencarian, sedangkan 4 orang lainnya selamat.

Untuk identitas para korban yang hanyut terbawa arus sungai, masing-masing yang selamat adalah Amanda (12) warga Desa Pangarongan Batang Toru, Windi (12) warga Aek Pardomuan Angkola Sangkunur,  Sania (12) warga Desa Wek III Batang Toru, Silha (13) warga Gunung Tua Marancar, sedangkan 1 orang yang meninggal dunia yakni Zuriah (12) warga Angkola Sangkunur.


BACA JUGA:
Detik-Detik Banjir Lahar Hujan Gunung Semeru Hanyutkan Kandang Kambing


Dan satu orang lagi yang masih hilang yakni Sisra warga Desa Pangarongan Kecamatan Batang Toru Tapsel Sumut.

Sampai saat ini tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapsel bersama personil Polri dari Polsek Batang Toru, personil TNI dari Koramil Batang Toru dibantu masyarakat masih melakukan pencarian dengan menggunakan boat dan perahu mesin, menyusuri sungai Parsariran yang masih meluap dan bermuara kesungai Batang Toru.Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Tapsel Umar Halomoan Daulay, M.Pd yang dihubungi melalui telepon selular, membenarkan peristiwa hanyutnya enam orang santri asal Ponpes Ahmad Basyir Dusun Parsariran Desa Hapesong Baru Kecamatan Batang Toru Kabupaten Tapsel saat sedang mandi sore di sungai tersebut.

&quot;Atas kejadian tersebut telah kami laporkan, sedangkan tim gabungan dari BPBD, Polri dan TNI yang dibantu masyarakat masih terus melakukan penyisiran pencarian di bawah kondisi hujan gerimis.&quot; ujar Daulay.</content:encoded></item></channel></rss>
