<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Warga Minta Pertanggungjawaban</title><description>Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Warga Minta Pertanggungjawaban
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/04/338/2775153/kebakaran-depo-pertamina-plumpang-warga-minta-pertanggungjawaban</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/04/338/2775153/kebakaran-depo-pertamina-plumpang-warga-minta-pertanggungjawaban"/><item><title>Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Warga Minta Pertanggungjawaban</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/04/338/2775153/kebakaran-depo-pertamina-plumpang-warga-minta-pertanggungjawaban</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/04/338/2775153/kebakaran-depo-pertamina-plumpang-warga-minta-pertanggungjawaban</guid><pubDate>Sabtu 04 Maret 2023 07:38 WIB</pubDate><dc:creator>Dimas Choirul</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/04/338/2775153/kebakaran-depo-pertamina-plumpang-warga-minta-pertanggungjawaban-djghIu11zT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Depo Pertamina Plumpang terbakar. (MPI/Dimas Choirul)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/04/338/2775153/kebakaran-depo-pertamina-plumpang-warga-minta-pertanggungjawaban-djghIu11zT.jpg</image><title>Depo Pertamina Plumpang terbakar. (MPI/Dimas Choirul)</title></images><description>


JAKARTA - Korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang meminta PT Pertamina (Persero) bertanggung jawab penuh atas kebakaran pada Jumat (3/3/2023) malam.
Peristiwa itu mengakibatkan puluhan korban dan beberapa rumah luluh lantak.
&quot;Pertamina bertanggung jawab segera. Karena ini bukan bencana alam,&quot; ujar Korban Trianto, warga RW1/RT6, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara kepada MNC Portal, Sabtu (4/3/2023).
Trianto menilai, kebakaran semalam merupakan keteledoran pihak Pertamina. Ia lantas mengingat kejadian kebakaran serupa pada 2009.
&quot;Sering banget begini. Lagi dulu kan (2009) udah di sini juga gitu. Yang sebelah sono yang kena,&quot; ucap Trianto.
Seingat Trianto, PT Pertamina sempat ingin mencanangkan pembangunan zona penyangga di sekitar area Depo Plumpang. Namun, hingga saat ini, rencana tersebut tak kunjung terealisasi.
&quot;Katanya kan dulu pengen dibikin zona apa, bikin danau apa, sampai sekarang enggak direalisasi,&quot; katanya.

BACA JUGA:
Saat Trianto Cari Ibunya yang Hilang Akibat Kebakaran Depo Pertamina Plumpang&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Ini kan tadinya tanah merah, sini kosong, sini kosong, pengen digusur pengen dibikin danau gitu, eh jadi rumah lagi, penuh lagi,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>


JAKARTA - Korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang meminta PT Pertamina (Persero) bertanggung jawab penuh atas kebakaran pada Jumat (3/3/2023) malam.
Peristiwa itu mengakibatkan puluhan korban dan beberapa rumah luluh lantak.
&quot;Pertamina bertanggung jawab segera. Karena ini bukan bencana alam,&quot; ujar Korban Trianto, warga RW1/RT6, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara kepada MNC Portal, Sabtu (4/3/2023).
Trianto menilai, kebakaran semalam merupakan keteledoran pihak Pertamina. Ia lantas mengingat kejadian kebakaran serupa pada 2009.
&quot;Sering banget begini. Lagi dulu kan (2009) udah di sini juga gitu. Yang sebelah sono yang kena,&quot; ucap Trianto.
Seingat Trianto, PT Pertamina sempat ingin mencanangkan pembangunan zona penyangga di sekitar area Depo Plumpang. Namun, hingga saat ini, rencana tersebut tak kunjung terealisasi.
&quot;Katanya kan dulu pengen dibikin zona apa, bikin danau apa, sampai sekarang enggak direalisasi,&quot; katanya.

BACA JUGA:
Saat Trianto Cari Ibunya yang Hilang Akibat Kebakaran Depo Pertamina Plumpang&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Ini kan tadinya tanah merah, sini kosong, sini kosong, pengen digusur pengen dibikin danau gitu, eh jadi rumah lagi, penuh lagi,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
