<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, 2 Jenazah Ditemukan Berpelukan</title><description>Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, 2 jenazah ditemukan dalam kondisi berpelukan.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/04/338/2775249/kebakaran-depo-pertamina-plumpang-2-jenazah-ditemukan-berpelukan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/04/338/2775249/kebakaran-depo-pertamina-plumpang-2-jenazah-ditemukan-berpelukan"/><item><title>Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, 2 Jenazah Ditemukan Berpelukan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/04/338/2775249/kebakaran-depo-pertamina-plumpang-2-jenazah-ditemukan-berpelukan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/04/338/2775249/kebakaran-depo-pertamina-plumpang-2-jenazah-ditemukan-berpelukan</guid><pubDate>Sabtu 04 Maret 2023 12:42 WIB</pubDate><dc:creator>Carlos Roy Fajarta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/04/338/2775249/kebakaran-depo-pertamina-plumpang-2-jenazah-ditemukan-berpelukan-gC8vUXdXwc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rumah hangus terbakar akibat kebakaran Depo Pertamina Plumpang. (MPI/Heri Purnomo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/04/338/2775249/kebakaran-depo-pertamina-plumpang-2-jenazah-ditemukan-berpelukan-gC8vUXdXwc.jpg</image><title>Rumah hangus terbakar akibat kebakaran Depo Pertamina Plumpang. (MPI/Heri Purnomo)</title></images><description>

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wNC8xLzE2Mzc0My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) dan potensi SAR menemukan dua jenazah korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang dalam kondisi berpelukan. Kedua korban diketahui ibu dan anak warga Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara.


Warga sekitar yang menyaksikan proses evakuasi melihat jasad ibu dan anak tersebut sudah hangus terbakar.

Jasad keduanya ditemukan di salah satu ruangan rumah yang sudah luluh lantah terbakar pada Sabtu (4/3/2023) pagi.

Proses evakuasi ibu dan anak tersebut kemudian dilakukan dengan mobil ambulans. Jenazah kemudian dibawa ke RS Polri Sukamto Kramat Jati.

Banyaknya warga yang hendak melihat proses evakuasi mengakibatkan proses sedikit terhambat.

Ketua RW 01 Kelurahan Rawa Badak Selatan, Bambang Setiono menyebutkan, ada dua jenazah yang baru dievakuasi pada Sabtu (4/3/2023) pagi.


BACA JUGA:
Tinjau Pengungsi Kebakaran Depo Pertamina, JK Tegaskan PMI Siap Bantu


&quot;Tadi pagi ada dua jenazah di evakuasi sehingga totalnya jumlah yang dipastikan meninggal ada 19 orang untuk RW01 dan RW09. Tapi kalau untuk RW01 itu ada tujuh orang,&quot; ujar Bambang.

Sebagaimana diketahui data dari pengurus RW01 dan RW 09 Kelurahan Rawa Badak Selatan pada Sabtu (4/3/2023) menyebutkan data sementara 19 orang meninggal dunia. Kurang lebih 50 orang mengalami luka bakar hingga ringan, dan yang mengungsi berkisar 500-600 orang.

Dua jenazah berhasil dievakuasi petugas SAR, PMI, relawan pada Sabtu (4/3/2023) pagi.

Menurut hasil pengamatan MNC Portal di lokasi ratusan warga tampak masih lalu lalang di Jalan Tanah Merah Bawah untuk melihat bangunan warga yang luluh lantah karena terbakar akibat kebocoran pipa BBM di Depo Pertamina Plumpang tersebut.

Kabel listrik tampak menjuntai di sepanjang jalan dampak kebakaran di hunian warga. Sejumlah petugas dari Basarnas dan relawan penyelamatan sudah hadir di lokasi mencari korban yang dianggap hilang oleh keluarga.

</description><content:encoded>

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wNC8xLzE2Mzc0My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) dan potensi SAR menemukan dua jenazah korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang dalam kondisi berpelukan. Kedua korban diketahui ibu dan anak warga Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara.


Warga sekitar yang menyaksikan proses evakuasi melihat jasad ibu dan anak tersebut sudah hangus terbakar.

Jasad keduanya ditemukan di salah satu ruangan rumah yang sudah luluh lantah terbakar pada Sabtu (4/3/2023) pagi.

Proses evakuasi ibu dan anak tersebut kemudian dilakukan dengan mobil ambulans. Jenazah kemudian dibawa ke RS Polri Sukamto Kramat Jati.

Banyaknya warga yang hendak melihat proses evakuasi mengakibatkan proses sedikit terhambat.

Ketua RW 01 Kelurahan Rawa Badak Selatan, Bambang Setiono menyebutkan, ada dua jenazah yang baru dievakuasi pada Sabtu (4/3/2023) pagi.


BACA JUGA:
Tinjau Pengungsi Kebakaran Depo Pertamina, JK Tegaskan PMI Siap Bantu


&quot;Tadi pagi ada dua jenazah di evakuasi sehingga totalnya jumlah yang dipastikan meninggal ada 19 orang untuk RW01 dan RW09. Tapi kalau untuk RW01 itu ada tujuh orang,&quot; ujar Bambang.

Sebagaimana diketahui data dari pengurus RW01 dan RW 09 Kelurahan Rawa Badak Selatan pada Sabtu (4/3/2023) menyebutkan data sementara 19 orang meninggal dunia. Kurang lebih 50 orang mengalami luka bakar hingga ringan, dan yang mengungsi berkisar 500-600 orang.

Dua jenazah berhasil dievakuasi petugas SAR, PMI, relawan pada Sabtu (4/3/2023) pagi.

Menurut hasil pengamatan MNC Portal di lokasi ratusan warga tampak masih lalu lalang di Jalan Tanah Merah Bawah untuk melihat bangunan warga yang luluh lantah karena terbakar akibat kebocoran pipa BBM di Depo Pertamina Plumpang tersebut.

Kabel listrik tampak menjuntai di sepanjang jalan dampak kebakaran di hunian warga. Sejumlah petugas dari Basarnas dan relawan penyelamatan sudah hadir di lokasi mencari korban yang dianggap hilang oleh keluarga.

</content:encoded></item></channel></rss>
