<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengungsi Kebakaran Depo Plumpang Butuh Obat-obatan</title><description>Namun, saat ini yang dubutuhkan pengungsi kebakaran lebih pada obat-obatan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/05/338/2775693/pengungsi-kebakaran-depo-plumpang-butuh-obat-obatan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/05/338/2775693/pengungsi-kebakaran-depo-plumpang-butuh-obat-obatan"/><item><title>Pengungsi Kebakaran Depo Plumpang Butuh Obat-obatan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/05/338/2775693/pengungsi-kebakaran-depo-plumpang-butuh-obat-obatan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/05/338/2775693/pengungsi-kebakaran-depo-plumpang-butuh-obat-obatan</guid><pubDate>Minggu 05 Maret 2023 14:23 WIB</pubDate><dc:creator>Angkasa Yudhistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/05/338/2775693/pengungsi-kebakaran-depo-plumpang-butuh-obat-obatan-hQ5sXuzkJl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pengungsi kebakaran Depo Pertamina Plumpang butuh obat-obatan (Foto : Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/05/338/2775693/pengungsi-kebakaran-depo-plumpang-butuh-obat-obatan-hQ5sXuzkJl.jpg</image><title>Pengungsi kebakaran Depo Pertamina Plumpang butuh obat-obatan (Foto : Antara)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wNS8xLzE2Mzc3Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Batuan makanan untuk pengungsi korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara, yang ditampung di Markas Palang Merah Indonesia (PMI) disebut cukup untuk beberapa hari mendatang dan kebutuhan yang paling mendesak adalah obat-obatan.

Namun, saat ini yang dubutuhkan pengungsi kebakaran Plumpang lebih pada obat-obatan.

&quot;Terutama obat-obatan untuk penyakit yang spesifik dalam bentuk antibiotik maupun antihistamin,&quot; ujar Ketua PMI Jakarta Utara Rijal dilansir dari Antara, Minggu (5/3/2023).

&quot;Kami bisa katakan bantuan makanan saat ini cukup ya, cukup untuk korban pengungsi

Terkait pemulihan trauma, khususnya kepada anak-anak korban kebakaran, PMI menjalankannya di lokasi pengungsian setiap hari ketika waktu kondusif. Seperti pada Sabtu 4 Maret 2024, dilakukan selepas makan siang sekitar pukul 13.20 WIB.

Rijal menilai pemulihan trauma itu penting khususnya bagi anak-anak. &quot;Karena anak-anak masih memiliki memori yang bersih maka mereka dapat terus mengenang kejadian buruk yang menimpanya hingga dewasa,&quot; katanya.

BACA JUGA:Pastikan Tak Ada Korban Kebakaran Depo Pertamina Tertimbun Puing, Alat Berat Dihentikan

Pemulihan trauma dilaksanakan instruktur dengan mengajak anak-anak berkumpul dan bermain bersama secara interaktif. Instruktur pemulihan trauma turut berbaur bersama mereka. &quot;Kalau kami, kebetulan ada beberapa dari sahabat PMI yang membantu dan mengajak anak-anak untuk main bersama,&quot; katanya.Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan bantuan dan berdialog dengan warga korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang, di tenda pengungsian yang ada di RPTRA Rasela Jakarta Utara, Minggu (5/3/2023).

Usai memberi bantuan, Jokowi menyebutkan ada dua kemungkinan opsi terkait solusi kejadian terbakarnya permukiman warga di Kampung Tanah Merah Bawah, Jakarta Utara itu.

Jokowi mengaku sudah memerintahkan kepada Menteri BUMN dan juga Gubernur DKI untuk segera mencari solusi dari kejadian yang terjadi di Plumpang.</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wNS8xLzE2Mzc3Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Batuan makanan untuk pengungsi korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara, yang ditampung di Markas Palang Merah Indonesia (PMI) disebut cukup untuk beberapa hari mendatang dan kebutuhan yang paling mendesak adalah obat-obatan.

Namun, saat ini yang dubutuhkan pengungsi kebakaran Plumpang lebih pada obat-obatan.

&quot;Terutama obat-obatan untuk penyakit yang spesifik dalam bentuk antibiotik maupun antihistamin,&quot; ujar Ketua PMI Jakarta Utara Rijal dilansir dari Antara, Minggu (5/3/2023).

&quot;Kami bisa katakan bantuan makanan saat ini cukup ya, cukup untuk korban pengungsi

Terkait pemulihan trauma, khususnya kepada anak-anak korban kebakaran, PMI menjalankannya di lokasi pengungsian setiap hari ketika waktu kondusif. Seperti pada Sabtu 4 Maret 2024, dilakukan selepas makan siang sekitar pukul 13.20 WIB.

Rijal menilai pemulihan trauma itu penting khususnya bagi anak-anak. &quot;Karena anak-anak masih memiliki memori yang bersih maka mereka dapat terus mengenang kejadian buruk yang menimpanya hingga dewasa,&quot; katanya.

BACA JUGA:Pastikan Tak Ada Korban Kebakaran Depo Pertamina Tertimbun Puing, Alat Berat Dihentikan

Pemulihan trauma dilaksanakan instruktur dengan mengajak anak-anak berkumpul dan bermain bersama secara interaktif. Instruktur pemulihan trauma turut berbaur bersama mereka. &quot;Kalau kami, kebetulan ada beberapa dari sahabat PMI yang membantu dan mengajak anak-anak untuk main bersama,&quot; katanya.Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan bantuan dan berdialog dengan warga korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang, di tenda pengungsian yang ada di RPTRA Rasela Jakarta Utara, Minggu (5/3/2023).

Usai memberi bantuan, Jokowi menyebutkan ada dua kemungkinan opsi terkait solusi kejadian terbakarnya permukiman warga di Kampung Tanah Merah Bawah, Jakarta Utara itu.

Jokowi mengaku sudah memerintahkan kepada Menteri BUMN dan juga Gubernur DKI untuk segera mencari solusi dari kejadian yang terjadi di Plumpang.</content:encoded></item></channel></rss>
