<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>David Mulai Sadar dan Sempat Berontak Meluapkan Emosinya   </title><description>David sempat koma setelah dianiaya oleh anak pejabat pajak, Mario Dandy Satriyo.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/07/337/2777184/david-mulai-sadar-dan-sempat-berontak-meluapkan-emosinya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/07/337/2777184/david-mulai-sadar-dan-sempat-berontak-meluapkan-emosinya"/><item><title>David Mulai Sadar dan Sempat Berontak Meluapkan Emosinya   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/07/337/2777184/david-mulai-sadar-dan-sempat-berontak-meluapkan-emosinya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/07/337/2777184/david-mulai-sadar-dan-sempat-berontak-meluapkan-emosinya</guid><pubDate>Selasa 07 Maret 2023 23:31 WIB</pubDate><dc:creator>Arie Dwi Satrio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/07/337/2777184/david-mulai-sadar-dan-sempat-berontak-meluapkan-emosinya-lfdlKLjHrq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">David Ozora/Foto: Tangkapan layar</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/07/337/2777184/david-mulai-sadar-dan-sempat-berontak-meluapkan-emosinya-lfdlKLjHrq.jpg</image><title>David Ozora/Foto: Tangkapan layar</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wNy8xLzE2Mzg5NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pihak keluarga membeberkan kondisi terkini Crystalino David Ozora setelah menjalani perawatan selama 15 hari di ruang Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit Mayapada Kuningan, Jakarta Selatan. David sempat koma setelah dianiaya oleh anak pejabat pajak, Mario Dandy Satriyo.

Paman David, Rustam Hatala mengatakan, ada perkembangan yang signifikan terkait kondisi keponakannya. Di mana, David sudah mulai sadarkan diri dan sempat memberontak saat sadarkan diri.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Ringankan Beban Korban Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Partai Perindo Berikan Sembako
Kata Rustam, itu merupakan reaksi emosional David atas memori terakhirnya saat dianiaya Mario Dandy.

&quot;Itu reaksi emosional aja. Jadi dia sempat meluapkan emosionalnya. Menurut dokter adalah ekspresi terakhir yang ada di memorinya. Mungkin itu adalah pas kejadian penganiayaan. Iya dia sempat memberontak,&quot; beber Rustam di RS Mayapada, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (7/3/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Kondisi David Ozora Usai Dianiaya Anak Pejabat Pajak Mario Dandy Seperti Bayi
Lebih lanjut, Rustam menyebut bahwa David sudah bisa membuka matanya. Kendati demikian, David belum dapat mengenali orang-orang di sekitarnya. Termasuk ayah David, Jonathan Latumahina. Tak hanya itu, Rustam mengatakan David juga sudah bisa menggerakkan tangannya.

&quot;Bisa buka mata, menggerakkan tangan dan kaki. Dia juga sempat diikat kan tangannya karena emosional itu, jadi biar enggak jatuh,&quot; terang Rustam.

Rustam menilai David sebenarnya sudah mulai bisa berbicara. Hanya saja, belum begitu jelas. Apalagi, terdapat alat medis yang membantu pernafasan David. &quot;Jadi suaranya kurang jelas,&quot; kata Rustam.



Untuk diketahui, Crystalino David Ozora merupakan anak dari Pengurus Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Jonathan Latumahina. David dianiaya oleh anak Pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Mario Dandy Satriyo, hingga koma. Atas kejadian tersebut, Mario Dandy telah ditetapkan sebagai tersangka.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wNy8xLzE2Mzg5NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pihak keluarga membeberkan kondisi terkini Crystalino David Ozora setelah menjalani perawatan selama 15 hari di ruang Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit Mayapada Kuningan, Jakarta Selatan. David sempat koma setelah dianiaya oleh anak pejabat pajak, Mario Dandy Satriyo.

Paman David, Rustam Hatala mengatakan, ada perkembangan yang signifikan terkait kondisi keponakannya. Di mana, David sudah mulai sadarkan diri dan sempat memberontak saat sadarkan diri.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Ringankan Beban Korban Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Partai Perindo Berikan Sembako
Kata Rustam, itu merupakan reaksi emosional David atas memori terakhirnya saat dianiaya Mario Dandy.

&quot;Itu reaksi emosional aja. Jadi dia sempat meluapkan emosionalnya. Menurut dokter adalah ekspresi terakhir yang ada di memorinya. Mungkin itu adalah pas kejadian penganiayaan. Iya dia sempat memberontak,&quot; beber Rustam di RS Mayapada, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (7/3/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Kondisi David Ozora Usai Dianiaya Anak Pejabat Pajak Mario Dandy Seperti Bayi
Lebih lanjut, Rustam menyebut bahwa David sudah bisa membuka matanya. Kendati demikian, David belum dapat mengenali orang-orang di sekitarnya. Termasuk ayah David, Jonathan Latumahina. Tak hanya itu, Rustam mengatakan David juga sudah bisa menggerakkan tangannya.

&quot;Bisa buka mata, menggerakkan tangan dan kaki. Dia juga sempat diikat kan tangannya karena emosional itu, jadi biar enggak jatuh,&quot; terang Rustam.

Rustam menilai David sebenarnya sudah mulai bisa berbicara. Hanya saja, belum begitu jelas. Apalagi, terdapat alat medis yang membantu pernafasan David. &quot;Jadi suaranya kurang jelas,&quot; kata Rustam.



Untuk diketahui, Crystalino David Ozora merupakan anak dari Pengurus Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Jonathan Latumahina. David dianiaya oleh anak Pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Mario Dandy Satriyo, hingga koma. Atas kejadian tersebut, Mario Dandy telah ditetapkan sebagai tersangka.

</content:encoded></item></channel></rss>
