<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jasad Terbakar Sempurna, RS Polri Alami Kesulitan Identifikasi Jenazah Korban Kebakaran Depo Pertamina   </title><description>Penyebab sulitnya identifikasi karena kondisi jenazah telah terbakar sempurna</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/07/338/2777085/jasad-terbakar-sempurna-rs-polri-alami-kesulitan-identifikasi-jenazah-korban-kebakaran-depo-pertamina</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/07/338/2777085/jasad-terbakar-sempurna-rs-polri-alami-kesulitan-identifikasi-jenazah-korban-kebakaran-depo-pertamina"/><item><title>Jasad Terbakar Sempurna, RS Polri Alami Kesulitan Identifikasi Jenazah Korban Kebakaran Depo Pertamina   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/07/338/2777085/jasad-terbakar-sempurna-rs-polri-alami-kesulitan-identifikasi-jenazah-korban-kebakaran-depo-pertamina</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/07/338/2777085/jasad-terbakar-sempurna-rs-polri-alami-kesulitan-identifikasi-jenazah-korban-kebakaran-depo-pertamina</guid><pubDate>Selasa 07 Maret 2023 18:57 WIB</pubDate><dc:creator>Widya Michella</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/07/338/2777085/jasad-terbakar-sempurna-rs-polri-alami-kesulitan-identifikasi-jenazah-korban-kebakaran-depo-pertamina-R78uXt1ZKF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Konferensi pers RS Polri. (Foto: Widya Michella)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/07/338/2777085/jasad-terbakar-sempurna-rs-polri-alami-kesulitan-identifikasi-jenazah-korban-kebakaran-depo-pertamina-R78uXt1ZKF.jpg</image><title>Konferensi pers RS Polri. (Foto: Widya Michella)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Tim DVI mengalami kendalam dalam mengindentifikasikan identitas lima korban  kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara. Penyebab sulitnya identifikasi karena kondisi jenazah telah terbakar sempurna

&quot;Kendala kami adalah kondisi jenazah, belum masih kebanyakan terbakarnya sempurna,&quot; ungkap Karo Lab Pusdokkes Polri, Brigjen Pol. dr. Prima Heru, dalam konferensi pers di RS Polri, Selasa (7/3/2023).

Sehingga, lima korban tambahan tersebut dibutuhkan pengecekan lebih lanjut. &quot;Kita perlu ada kroscek lebih lanjut sehingga jangan sampai hasilnya tidak memuaskan. Itu kendala kami,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Cerita Pilu Korban Kebakaran Depo Pertamina: Rumah Utuh, tapi 3 Anggota Keluarga Tewas

Sementara itu, DVI Commander Polri Kombes Pol Ahmad Fauzi menyampaikan pihaknya juga minim mendapatkan data penompang yang didapatkan keluarga juga menjadi kendala utama dalam proses identifikasi. Sehingga proses identifikasi dari keluarga menjadi cukup panjang.&quot;Sehingga kita mengandalkan metode terakhir DNA. Jadi minimnya data penopan, memang ada keluarga yang kita panggil kembali untuk dilakuakan pendalaman mengenai identitas yang lebih spesifik. Untuk mempercepat proses identifikasi selanjutnya,&quot; ujarnya.

</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Tim DVI mengalami kendalam dalam mengindentifikasikan identitas lima korban  kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara. Penyebab sulitnya identifikasi karena kondisi jenazah telah terbakar sempurna

&quot;Kendala kami adalah kondisi jenazah, belum masih kebanyakan terbakarnya sempurna,&quot; ungkap Karo Lab Pusdokkes Polri, Brigjen Pol. dr. Prima Heru, dalam konferensi pers di RS Polri, Selasa (7/3/2023).

Sehingga, lima korban tambahan tersebut dibutuhkan pengecekan lebih lanjut. &quot;Kita perlu ada kroscek lebih lanjut sehingga jangan sampai hasilnya tidak memuaskan. Itu kendala kami,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Cerita Pilu Korban Kebakaran Depo Pertamina: Rumah Utuh, tapi 3 Anggota Keluarga Tewas

Sementara itu, DVI Commander Polri Kombes Pol Ahmad Fauzi menyampaikan pihaknya juga minim mendapatkan data penompang yang didapatkan keluarga juga menjadi kendala utama dalam proses identifikasi. Sehingga proses identifikasi dari keluarga menjadi cukup panjang.&quot;Sehingga kita mengandalkan metode terakhir DNA. Jadi minimnya data penopan, memang ada keluarga yang kita panggil kembali untuk dilakuakan pendalaman mengenai identitas yang lebih spesifik. Untuk mempercepat proses identifikasi selanjutnya,&quot; ujarnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
