<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Fakta Event Komunitas Motor Trail Merusak Kebun Bunga Langka di Ranca Upas</title><description>Pria yang mengungkapkan kemarahannya itu bernama Supriatna. Dia adalah orang membudidayakan bunga tersebut Ranca Upas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/09/337/2777928/5-fakta-event-komunitas-motor-trail-merusak-kebun-bunga-langka-di-ranca-upas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/09/337/2777928/5-fakta-event-komunitas-motor-trail-merusak-kebun-bunga-langka-di-ranca-upas"/><item><title>5 Fakta Event Komunitas Motor Trail Merusak Kebun Bunga Langka di Ranca Upas</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/09/337/2777928/5-fakta-event-komunitas-motor-trail-merusak-kebun-bunga-langka-di-ranca-upas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/09/337/2777928/5-fakta-event-komunitas-motor-trail-merusak-kebun-bunga-langka-di-ranca-upas</guid><pubDate>Kamis 09 Maret 2023 08:30 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/09/337/2777928/5-fakta-event-komunitas-motor-trail-merusak-kebun-bunga-langka-di-ranca-upas-wwJ7MWNfBS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Viral event komunitas motor trail merusak kebun bunga langka di Ranca Upas (Foto: Tangkapan layar media sosial)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/09/337/2777928/5-fakta-event-komunitas-motor-trail-merusak-kebun-bunga-langka-di-ranca-upas-wwJ7MWNfBS.jpg</image><title>Viral event komunitas motor trail merusak kebun bunga langka di Ranca Upas (Foto: Tangkapan layar media sosial)</title></images><description>BANDUNG - Seorang pria marah karena kebun bunga Edelweis Ranca Upas, Bandung rusak akibat acara komunitas pecinta motor trail viral di media sosial. Sebab, kondisi kerusakan kebun Ranca Upas ini tergolong cukup parah.
Pria yang mengungkapkan kemarahannya itu bernama Supriatna. Dia adalah orang membudidayakan bunga tersebut Ranca Upas.
Berikut fakta-faktanya:
1. Kebun 4 Hektare Rusak&amp;nbsp;
Dari adanya acara pecinta motor trail tersebut sekitar 3-4 hektare kebun itu hancur. Oleh karena itu, Supriatna berharap hal ini bisa dijadikan pembelajaran oleh masyarakat ke depannya. Supaya kejadian serupa tidak terjadi lagi.
BACA JUGA:Viral Preman Bersajam Acak-Acak Apartemen di Bekasi, Ini Kata Polisi
2. Bunga Langka
Kebun bunga Edelweis Ranca Upas, Bandung rusak akibat acara komunitas pecinta motor trail. Padahal, bunga tersebut cukup langka.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Bunga ini cukup langka dan hanya ada di dua lokasi di Indonesia, yaitu Ranca Upas dan Danau Ciharus,&amp;rdquo; ujar Supriatna dalam sebuah video di TikTok, dikutip, Rabu 8 Maret 2023.
3. Sesalkan Perhutani
Supriatna juga menyayangkan pihak Perhutani yang telah memberikan izin untuk menyelenggarakan acara motor trail tersebut. &quot;Untuk panitia yang menyelenggarakan event motor trail di Ranca Upas dan khususnya untuk orang Perhutani yang memberikan izin terkait acara tersebut, lihat ini dampaknya. Hancur!&quot; ujar Supriatna.
BACA JUGA:Viral Pengemudi Mobil Pajero Masturbasi di Bawah JPO, Polisi Cek TKP4. Bunga Ditanam Kembali
Kerusakan terjadi di bagian rawa atau edelweis rawa. Meskipun kebun sudah rusak, namun saat ini Supriatna tengah melakukan penanaman kembali bunga tersebut.
5. Netizen Protes Keras
Video viral ini pun mendapatkan perhatian masyarakat, banyak masyarakat yang menyayangkan kejadian ini. &quot;Kaget ;( padahal ranca upas sebagus itu kalau pagi eeh ;(,&quot; ucap salah satu netizen.
&quot;Lagian bisa bisanya bikin acara trail diranca upas yg dilestarikan bgT,&quot; ucap netizen lain.
&quot;Kembalikan alam kami, Kembalikan,&quot; ujar netizen.</description><content:encoded>BANDUNG - Seorang pria marah karena kebun bunga Edelweis Ranca Upas, Bandung rusak akibat acara komunitas pecinta motor trail viral di media sosial. Sebab, kondisi kerusakan kebun Ranca Upas ini tergolong cukup parah.
Pria yang mengungkapkan kemarahannya itu bernama Supriatna. Dia adalah orang membudidayakan bunga tersebut Ranca Upas.
Berikut fakta-faktanya:
1. Kebun 4 Hektare Rusak&amp;nbsp;
Dari adanya acara pecinta motor trail tersebut sekitar 3-4 hektare kebun itu hancur. Oleh karena itu, Supriatna berharap hal ini bisa dijadikan pembelajaran oleh masyarakat ke depannya. Supaya kejadian serupa tidak terjadi lagi.
BACA JUGA:Viral Preman Bersajam Acak-Acak Apartemen di Bekasi, Ini Kata Polisi
2. Bunga Langka
Kebun bunga Edelweis Ranca Upas, Bandung rusak akibat acara komunitas pecinta motor trail. Padahal, bunga tersebut cukup langka.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Bunga ini cukup langka dan hanya ada di dua lokasi di Indonesia, yaitu Ranca Upas dan Danau Ciharus,&amp;rdquo; ujar Supriatna dalam sebuah video di TikTok, dikutip, Rabu 8 Maret 2023.
3. Sesalkan Perhutani
Supriatna juga menyayangkan pihak Perhutani yang telah memberikan izin untuk menyelenggarakan acara motor trail tersebut. &quot;Untuk panitia yang menyelenggarakan event motor trail di Ranca Upas dan khususnya untuk orang Perhutani yang memberikan izin terkait acara tersebut, lihat ini dampaknya. Hancur!&quot; ujar Supriatna.
BACA JUGA:Viral Pengemudi Mobil Pajero Masturbasi di Bawah JPO, Polisi Cek TKP4. Bunga Ditanam Kembali
Kerusakan terjadi di bagian rawa atau edelweis rawa. Meskipun kebun sudah rusak, namun saat ini Supriatna tengah melakukan penanaman kembali bunga tersebut.
5. Netizen Protes Keras
Video viral ini pun mendapatkan perhatian masyarakat, banyak masyarakat yang menyayangkan kejadian ini. &quot;Kaget ;( padahal ranca upas sebagus itu kalau pagi eeh ;(,&quot; ucap salah satu netizen.
&quot;Lagian bisa bisanya bikin acara trail diranca upas yg dilestarikan bgT,&quot; ucap netizen lain.
&quot;Kembalikan alam kami, Kembalikan,&quot; ujar netizen.</content:encoded></item></channel></rss>
