<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PPATK Bongkar Setoran Uang Bernilai Fantastis dari Perusahaan ke Kepala Bea Cukai Makassar</title><description>Andhi menjadi sorotan warganet.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/09/337/2778144/ppatk-bongkar-setoran-uang-bernilai-fantastis-dari-perusahaan-ke-kepala-bea-cukai-makassar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/09/337/2778144/ppatk-bongkar-setoran-uang-bernilai-fantastis-dari-perusahaan-ke-kepala-bea-cukai-makassar"/><item><title>PPATK Bongkar Setoran Uang Bernilai Fantastis dari Perusahaan ke Kepala Bea Cukai Makassar</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/09/337/2778144/ppatk-bongkar-setoran-uang-bernilai-fantastis-dari-perusahaan-ke-kepala-bea-cukai-makassar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/09/337/2778144/ppatk-bongkar-setoran-uang-bernilai-fantastis-dari-perusahaan-ke-kepala-bea-cukai-makassar</guid><pubDate>Kamis 09 Maret 2023 13:48 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/09/337/2778144/ppatk-bongkar-setoran-uang-bernilai-fantastis-dari-perusahaan-ke-kepala-bea-cukai-makassar-sE5mt47H2r.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tangkapan layar media sosial</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/09/337/2778144/ppatk-bongkar-setoran-uang-bernilai-fantastis-dari-perusahaan-ke-kepala-bea-cukai-makassar-sE5mt47H2r.jpg</image><title>Tangkapan layar media sosial</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wOS8xLzE2NDAxNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana membongkar bentuk transaksi keuangan mencurigakan dari Kepala Bea Cukai Malasar Andhi Pramono.
(Baca juga: Rumah Mewah bak Istana Kepala Bea Cukai Makassar, PPATK Duga Andhi Beli Aset Seperti Rafael)
Andhi menjadi sorotan warganet karena memiliki harta kekayaan yang dinilai tak wajar. Salah satunya, rumah mewah Andhi bak seperti istana. Selain itu, netizen juga menyoroti outri Andhi yang sering memamerkan pakaian branded.
Salah satu bentuk transaksi keuangan mencurigakan, yakni adanya uang masuk dalam jumlah besar dari sejumlah koorporasi kepada Andhi.
&quot;Ya setoran tunai jumlah besar, dari perusahaan-perusahaan, pembelian barang-barang mahal dan lain-lain,&quot; ujar Ivan saat dikonfirmasi, Kamis (9/3/2023).
Kendati demikian, ia tak menjelaskan lebih rinci terkait identitas perusahaan itu serta nilai transaksi keuangan mencurigakan itu. &quot;Besar lah (transaksi keuangan mencurigakan),&quot; ucap Ivan.Ivan melanjutkan, PPATK juga telah menyerahkan hasil analisis (HA) transaksi keuangan mencurigakan itu ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). &quot;
&quot;Ya justru karena mencurigakan (harta kekayaan Andhi) kami telah serahkan ke KPK,&quot; tutup Ivan.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wOS8xLzE2NDAxNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana membongkar bentuk transaksi keuangan mencurigakan dari Kepala Bea Cukai Malasar Andhi Pramono.
(Baca juga: Rumah Mewah bak Istana Kepala Bea Cukai Makassar, PPATK Duga Andhi Beli Aset Seperti Rafael)
Andhi menjadi sorotan warganet karena memiliki harta kekayaan yang dinilai tak wajar. Salah satunya, rumah mewah Andhi bak seperti istana. Selain itu, netizen juga menyoroti outri Andhi yang sering memamerkan pakaian branded.
Salah satu bentuk transaksi keuangan mencurigakan, yakni adanya uang masuk dalam jumlah besar dari sejumlah koorporasi kepada Andhi.
&quot;Ya setoran tunai jumlah besar, dari perusahaan-perusahaan, pembelian barang-barang mahal dan lain-lain,&quot; ujar Ivan saat dikonfirmasi, Kamis (9/3/2023).
Kendati demikian, ia tak menjelaskan lebih rinci terkait identitas perusahaan itu serta nilai transaksi keuangan mencurigakan itu. &quot;Besar lah (transaksi keuangan mencurigakan),&quot; ucap Ivan.Ivan melanjutkan, PPATK juga telah menyerahkan hasil analisis (HA) transaksi keuangan mencurigakan itu ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). &quot;
&quot;Ya justru karena mencurigakan (harta kekayaan Andhi) kami telah serahkan ke KPK,&quot; tutup Ivan.

</content:encoded></item></channel></rss>
