<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral Preman Bersajam Acak-Acak Apartemen di Bekasi, Ini Kata Polisi</title><description>video viral memperlihatkan seorang lelaki bergolok tengah mengamuk dan mengacak-acak apartemen di kawasan tersebut.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/09/338/2777856/viral-preman-bersajam-acak-acak-apartemen-di-bekasi-ini-kata-polisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/09/338/2777856/viral-preman-bersajam-acak-acak-apartemen-di-bekasi-ini-kata-polisi"/><item><title>Viral Preman Bersajam Acak-Acak Apartemen di Bekasi, Ini Kata Polisi</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/09/338/2777856/viral-preman-bersajam-acak-acak-apartemen-di-bekasi-ini-kata-polisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/09/338/2777856/viral-preman-bersajam-acak-acak-apartemen-di-bekasi-ini-kata-polisi</guid><pubDate>Kamis 09 Maret 2023 03:09 WIB</pubDate><dc:creator>Bachtiar Rojab</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/09/338/2777856/viral-preman-bersajam-acak-acak-apartemen-di-bekasi-ini-kata-polisi-Taseh11IAy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/09/338/2777856/viral-preman-bersajam-acak-acak-apartemen-di-bekasi-ini-kata-polisi-Taseh11IAy.jpg</image><title>Ilustrasi (Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Viral aksi premanisme di Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Hal ini, usai sebuah video viral memperlihatkan seorang lelaki bergolok tengah mengamuk dan mengacak-acak apartemen di kawasan tersebut.
Kanit 3 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Widi Irawan mengatakan, pria tersebut ternyata berinisial S. Ia, mengaku melakukan aksi tersebut karena tak terima ade-adeannya diganggu.
&quot;Keterangan dari yang bersangkutan dan juga saksi termasuk korban itu dia menyampaikan bahwa adiknya atau adik-adikannya dalam tanda kutip sebenarnya bukan adiknya hanya alasan dia saja itu diganggu,&quot; ujar Widi di Polda Metro Jaya, Rabu (8/3/2023).
Kendati demikian, Widi menuturkan, alasan tersebut justru bukanlah hal yang sebenarnya. Hal ini, terungkap usai pihaknya melakukan penelusuran.

BACA JUGA:
Viral Pamer Harta dan Rumah Mewah, Kepala Bea Cukai Makassar Andhi Pramono Dipanggil Kemenkeu


&quot;Jadi modusnya modus 'ade-adean' yang seperti media sampaikan dengan alasan adik saya diganggu, kakaknya marah. Ternyata setelah kita cek kita periksa seluruhnya, itu tidak terjadi. Jadi itu hanya dijadikan alasan untuk melakukan suatu perbuatan,&quot; imbuhnya.
Menurut Widi, kala itu korban di lokasi sempat menghindar saat pelaku mengayunkan senjata tajam dan mengamuk di TKP. Namun, S sendiri kini telah ditahan di Polda Metro Jaya dan dijerat Pasal 355 KUHP.
&quot;Alhamdulillah korban bisa menyelamatkan diri. Jadi pada saat diancam mau disabet bisa menghindar dan melaporkan hal tersebut kepada kita,&quot; tuturnya.

BACA JUGA:
Viral Pernikahan di Halaman Rumah, Tapi Rasa Hotel Mewah Bintang Lima




Sebelumnya, Aksi pria tengah berulah di salah satu Apartemen Kemang View, Bekasi Selatan, Kota Bekasi viral di media sosial. Polisi pun turun tangan mencari pria tersebut.Pria tersebut pertama kali terekam terlihat sedang berdebat dengan salah satu petugas keamanan persis di depan apartemen. Kemudian kamera CCTV menangkap lagi kejadian lainnya di mana seorang pria diduga merusak fasilitas di salah satu bagian dalam apartemen.
&amp;ldquo;Bukan satu rangkaian, jadi kejadian yang terpisahkan. Artinya ada jeda waktu (antar kejadian), terus barulah yang terakhir di pintu,&amp;rdquo; kata Kapolsek Bekasi Selatan Kompol Jupriono, Jumat (3/3/2023). (erh)</description><content:encoded>JAKARTA - Viral aksi premanisme di Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Hal ini, usai sebuah video viral memperlihatkan seorang lelaki bergolok tengah mengamuk dan mengacak-acak apartemen di kawasan tersebut.
Kanit 3 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Widi Irawan mengatakan, pria tersebut ternyata berinisial S. Ia, mengaku melakukan aksi tersebut karena tak terima ade-adeannya diganggu.
&quot;Keterangan dari yang bersangkutan dan juga saksi termasuk korban itu dia menyampaikan bahwa adiknya atau adik-adikannya dalam tanda kutip sebenarnya bukan adiknya hanya alasan dia saja itu diganggu,&quot; ujar Widi di Polda Metro Jaya, Rabu (8/3/2023).
Kendati demikian, Widi menuturkan, alasan tersebut justru bukanlah hal yang sebenarnya. Hal ini, terungkap usai pihaknya melakukan penelusuran.

BACA JUGA:
Viral Pamer Harta dan Rumah Mewah, Kepala Bea Cukai Makassar Andhi Pramono Dipanggil Kemenkeu


&quot;Jadi modusnya modus 'ade-adean' yang seperti media sampaikan dengan alasan adik saya diganggu, kakaknya marah. Ternyata setelah kita cek kita periksa seluruhnya, itu tidak terjadi. Jadi itu hanya dijadikan alasan untuk melakukan suatu perbuatan,&quot; imbuhnya.
Menurut Widi, kala itu korban di lokasi sempat menghindar saat pelaku mengayunkan senjata tajam dan mengamuk di TKP. Namun, S sendiri kini telah ditahan di Polda Metro Jaya dan dijerat Pasal 355 KUHP.
&quot;Alhamdulillah korban bisa menyelamatkan diri. Jadi pada saat diancam mau disabet bisa menghindar dan melaporkan hal tersebut kepada kita,&quot; tuturnya.

BACA JUGA:
Viral Pernikahan di Halaman Rumah, Tapi Rasa Hotel Mewah Bintang Lima




Sebelumnya, Aksi pria tengah berulah di salah satu Apartemen Kemang View, Bekasi Selatan, Kota Bekasi viral di media sosial. Polisi pun turun tangan mencari pria tersebut.Pria tersebut pertama kali terekam terlihat sedang berdebat dengan salah satu petugas keamanan persis di depan apartemen. Kemudian kamera CCTV menangkap lagi kejadian lainnya di mana seorang pria diduga merusak fasilitas di salah satu bagian dalam apartemen.
&amp;ldquo;Bukan satu rangkaian, jadi kejadian yang terpisahkan. Artinya ada jeda waktu (antar kejadian), terus barulah yang terakhir di pintu,&amp;rdquo; kata Kapolsek Bekasi Selatan Kompol Jupriono, Jumat (3/3/2023). (erh)</content:encoded></item></channel></rss>
