<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tragis! Bocah 11 Tahun Tewas Terseret Banjir Bandang di Lahat</title><description>Seorang bocah inisial GD (11) hanyut terbawa banjir bandang Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan (Sumsel).</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/09/610/2778306/tragis-bocah-11-tahun-tewas-terseret-banjir-bandang-di-lahat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/09/610/2778306/tragis-bocah-11-tahun-tewas-terseret-banjir-bandang-di-lahat"/><item><title>Tragis! Bocah 11 Tahun Tewas Terseret Banjir Bandang di Lahat</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/09/610/2778306/tragis-bocah-11-tahun-tewas-terseret-banjir-bandang-di-lahat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/09/610/2778306/tragis-bocah-11-tahun-tewas-terseret-banjir-bandang-di-lahat</guid><pubDate>Kamis 09 Maret 2023 16:39 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/09/610/2778306/tragis-bocah-11-tahun-tewas-terseret-banjir-bandang-di-lahat-40eTfypeV2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tim SAR mengevakuasi jasad bocah yang tewas terseret banjir bandang di Lahat, Sumatera Selatan (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/09/610/2778306/tragis-bocah-11-tahun-tewas-terseret-banjir-bandang-di-lahat-40eTfypeV2.jpg</image><title>Tim SAR mengevakuasi jasad bocah yang tewas terseret banjir bandang di Lahat, Sumatera Selatan (Foto: Antara)</title></images><description>LAHAT - Seorang bocah inisial GD (11) hanyut terbawa banjir bandang Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan (Sumsel), Kamis (9/3/2023). Saat ditemukan Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR), bocah tersebut sudah tak bernyawa.
Mengutip Antara, Kepala Kantor Badan SAR Nasional Palembang Hery Marantika mengatakan, bocah malang itu warga Bandar Agung, Lahat. Jasad GD, siswa kelas enam sekolah dasar (SD) itu ditemukan sekitar pukul 12.00 WIB.

BACA JUGA:
Banjir Bandang Terjang Lahat Sumsel, 3 Desa Terendam!

Jasad korban ditemukan tim di lapangan hanyut terbawa arus sejauh 90 kilometer dari lokasi awal yang bersangkutan dilaporkan tenggelam.
Hery menambahkan, GD dilaporkan hilang terseret banjir bandang saat berenang di Sungai Lematang, Muara Siban, Pulau Pinang, Rabu 8 Maret 2023 petang.

BACA JUGA:
Banjir Bandang Terjang Lahat, Rumah Warga Terendam Air Setinggi 4 Meter!&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Tim SAR langsung melakukan penyisiran sepanjang aliran sungai dibantu perangkat selam Aqua Eye bersama dengan warga. Namun, karena kondisi tidak memungkinkan maka tim SAR di lapangan memutuskan penyisiran sungai dilanjutkan pada Kamis pagi dan siang harinya korban ditemukan.



Saat ditemukan korban menggunakan baju kaos dan celana pendek. Informasi yang dihimpun dari tim SAR di lapangan, saat ini jasad korban GD sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk selanjutnya dimakamkan.

</description><content:encoded>LAHAT - Seorang bocah inisial GD (11) hanyut terbawa banjir bandang Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan (Sumsel), Kamis (9/3/2023). Saat ditemukan Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR), bocah tersebut sudah tak bernyawa.
Mengutip Antara, Kepala Kantor Badan SAR Nasional Palembang Hery Marantika mengatakan, bocah malang itu warga Bandar Agung, Lahat. Jasad GD, siswa kelas enam sekolah dasar (SD) itu ditemukan sekitar pukul 12.00 WIB.

BACA JUGA:
Banjir Bandang Terjang Lahat Sumsel, 3 Desa Terendam!

Jasad korban ditemukan tim di lapangan hanyut terbawa arus sejauh 90 kilometer dari lokasi awal yang bersangkutan dilaporkan tenggelam.
Hery menambahkan, GD dilaporkan hilang terseret banjir bandang saat berenang di Sungai Lematang, Muara Siban, Pulau Pinang, Rabu 8 Maret 2023 petang.

BACA JUGA:
Banjir Bandang Terjang Lahat, Rumah Warga Terendam Air Setinggi 4 Meter!&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Tim SAR langsung melakukan penyisiran sepanjang aliran sungai dibantu perangkat selam Aqua Eye bersama dengan warga. Namun, karena kondisi tidak memungkinkan maka tim SAR di lapangan memutuskan penyisiran sungai dilanjutkan pada Kamis pagi dan siang harinya korban ditemukan.



Saat ditemukan korban menggunakan baju kaos dan celana pendek. Informasi yang dihimpun dari tim SAR di lapangan, saat ini jasad korban GD sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk selanjutnya dimakamkan.

</content:encoded></item></channel></rss>
