<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Fakta Pilot Susi Air Bacakan Tuntutan KKB dan Syarat Pembebasan, Apa Isinya?   </title><description>Terbaru, KKB merilis video Mehrtens membacakan syarat pembebasannya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/11/337/2779204/5-fakta-pilot-susi-air-bacakan-tuntutan-kkb-dan-syarat-pembebasan-apa-isinya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/11/337/2779204/5-fakta-pilot-susi-air-bacakan-tuntutan-kkb-dan-syarat-pembebasan-apa-isinya"/><item><title>5 Fakta Pilot Susi Air Bacakan Tuntutan KKB dan Syarat Pembebasan, Apa Isinya?   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/11/337/2779204/5-fakta-pilot-susi-air-bacakan-tuntutan-kkb-dan-syarat-pembebasan-apa-isinya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/11/337/2779204/5-fakta-pilot-susi-air-bacakan-tuntutan-kkb-dan-syarat-pembebasan-apa-isinya</guid><pubDate>Sabtu 11 Maret 2023 06:19 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/11/337/2779204/5-fakta-pilot-susi-air-bacakan-tuntutan-kkb-dan-syarat-pembebasan-apa-isinya-bESDDE8CIQ.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Pilot Susi Air disandera KKB. (Foto: Dok Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/11/337/2779204/5-fakta-pilot-susi-air-bacakan-tuntutan-kkb-dan-syarat-pembebasan-apa-isinya-bESDDE8CIQ.jpeg</image><title>Pilot Susi Air disandera KKB. (Foto: Dok Ist)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wNi8xLzE2MzgwMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA -&amp;nbsp;Pilot Susi Air&amp;nbsp;Kapten Philip Mark Mehrtens masih disandera oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) teroris pimpinan Egianus Kogoya. Terbaru, KKB merilis video Mehrtens membacakan syarat pembebasannya.

Berikut sejumlah faktanya:


1. Kondisi Mehrtens
Dalam tayangan terlihat, Kapten Philip mengenakan jaket berwarna biru. Mehrtens terlihat kurus dan menunjukkan wajah tertekan.

BACA JUGA:
Panglima TNI Tolak Bantuan Selandia Baru Cari Pilot Susi Air: Saya Mampu Selesaikan!

Sementara di sekelilingnya terdapat belasan anggota KKB bersenjata laras panjang. Ada juga yang membawa panah.

2. Tak Boleh Lagi Ada Pilot Asing
Mehrtens diperintahkan untuk membacakan pernyataan sikap yang dibuat oleh kelompok Egianus Kogoya.

BACA JUGA:
Pilot Susi Air Disandera KKB, Panglima TNI Perluas Wilayah Pencarian

Kelompok itu meminta warga negara asing khususnya pilot untuk tidak bekerja dan tidak menerbangkan pesawat di Papua hingga mereka merdeka.

3. Meminta PBB Terlibat
Selain itu, KKB teroris juga meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memediasi antara Papua dan Indonesia.4. Mehrtens Sudah Sebulan Lebih Disandera

Penyanderaan terhadap Mehrtens berawal dari aksi KKB membakar pesawat yang diawaki pilot berkebangsaan Selandia Baru itu pada 7 Februari 2023.



Hingga hari ini. Sabtu (11/3/2023), Mehrtens sudah sebulan lebih disandera TNI-Polri masih terus berupaya melakukan negosiasi dan upaya pembebasan pilot Susi Air itu.



5. Operasi Penyelamatan Terus Dilakukan

Penyanderaan Mehrtens terjadi usai KKB membakar pesawat Susi Air di Distrik Paro, Nduga Papua Pegunungan. Hingga kini prajurit TNI- Polri belum juga berhasil menemukan Mehrtens.

Operasi pembebasan Pilot Susi Air Kapten Philips Mark Mahrtens dipimpin oleh Komandan Komando Pelaksana Operasi (Dankolakops) Brigjen TNI JO Sembiring.

Komandan Korem (Danrem) 172/ Praja Wira Yakthi, ini terus mencari keberadaan Kapten Philips bersama pasukan gabungan.
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wNi8xLzE2MzgwMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA -&amp;nbsp;Pilot Susi Air&amp;nbsp;Kapten Philip Mark Mehrtens masih disandera oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) teroris pimpinan Egianus Kogoya. Terbaru, KKB merilis video Mehrtens membacakan syarat pembebasannya.

Berikut sejumlah faktanya:


1. Kondisi Mehrtens
Dalam tayangan terlihat, Kapten Philip mengenakan jaket berwarna biru. Mehrtens terlihat kurus dan menunjukkan wajah tertekan.

BACA JUGA:
Panglima TNI Tolak Bantuan Selandia Baru Cari Pilot Susi Air: Saya Mampu Selesaikan!

Sementara di sekelilingnya terdapat belasan anggota KKB bersenjata laras panjang. Ada juga yang membawa panah.

2. Tak Boleh Lagi Ada Pilot Asing
Mehrtens diperintahkan untuk membacakan pernyataan sikap yang dibuat oleh kelompok Egianus Kogoya.

BACA JUGA:
Pilot Susi Air Disandera KKB, Panglima TNI Perluas Wilayah Pencarian

Kelompok itu meminta warga negara asing khususnya pilot untuk tidak bekerja dan tidak menerbangkan pesawat di Papua hingga mereka merdeka.

3. Meminta PBB Terlibat
Selain itu, KKB teroris juga meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memediasi antara Papua dan Indonesia.4. Mehrtens Sudah Sebulan Lebih Disandera

Penyanderaan terhadap Mehrtens berawal dari aksi KKB membakar pesawat yang diawaki pilot berkebangsaan Selandia Baru itu pada 7 Februari 2023.



Hingga hari ini. Sabtu (11/3/2023), Mehrtens sudah sebulan lebih disandera TNI-Polri masih terus berupaya melakukan negosiasi dan upaya pembebasan pilot Susi Air itu.



5. Operasi Penyelamatan Terus Dilakukan

Penyanderaan Mehrtens terjadi usai KKB membakar pesawat Susi Air di Distrik Paro, Nduga Papua Pegunungan. Hingga kini prajurit TNI- Polri belum juga berhasil menemukan Mehrtens.

Operasi pembebasan Pilot Susi Air Kapten Philips Mark Mahrtens dipimpin oleh Komandan Komando Pelaksana Operasi (Dankolakops) Brigjen TNI JO Sembiring.

Komandan Korem (Danrem) 172/ Praja Wira Yakthi, ini terus mencari keberadaan Kapten Philips bersama pasukan gabungan.
</content:encoded></item></channel></rss>
