<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Gunung Merapi Erupsi, Sejumlah Pekerja Menyelamatkan Diri   </title><description>Gunung Merapi kembali muntahkan awan panas guguran (APG), ke arah Kali Bebeng/Krasak, pada Sabtu (11/3/2023).
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/11/510/2779361/gunung-merapi-erupsi-sejumlah-pekerja-menyelamatkan-diri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/11/510/2779361/gunung-merapi-erupsi-sejumlah-pekerja-menyelamatkan-diri"/><item><title> Gunung Merapi Erupsi, Sejumlah Pekerja Menyelamatkan Diri   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/11/510/2779361/gunung-merapi-erupsi-sejumlah-pekerja-menyelamatkan-diri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/11/510/2779361/gunung-merapi-erupsi-sejumlah-pekerja-menyelamatkan-diri</guid><pubDate>Sabtu 11 Maret 2023 14:36 WIB</pubDate><dc:creator>Erfan Erlin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/11/510/2779361/gunung-merapi-erupsi-sejumlah-pekerja-menyelamatkan-diri-b0pwajsF1P.png" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Merapi Erupsi sejumlah pekerja selamatkan diri (foto: tangkakapan layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/11/510/2779361/gunung-merapi-erupsi-sejumlah-pekerja-menyelamatkan-diri-b0pwajsF1P.png</image><title>Gunung Merapi Erupsi sejumlah pekerja selamatkan diri (foto: tangkakapan layar)</title></images><description>YOGYAKARTA - Gunung Merapi kembali muntahkan awan panas guguran (APG), ke arah Kali Bebeng/Krasak, pada Sabtu (11/3/2023).

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Daerah Istimewa Yogyakarta mengatakan, erupsi masih berlangsung hingga pukul 12.31 WIB.

BPPTKG menyebut berdasarkan laporan dari Pos Pengamatan Gunung Merapi di Babadan, awan panas guguran itu juga memicu abu vulkanik yang mengarah ke barat laut-utara yaitu ke arah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

BACA JUGA:
 Gunung Merapi Muntahkan 19 Kali Guguran Lava Pijar Selama Sepekan&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Berdasarkan video amatir milik warga, terlihat sejumlah pekerja menyelamatkan diri dari guguran awan panas Gunung Merapi. Para pekerja menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Sementara itu, Petugas Pos Babadan, Yulianto mengatakan, Pos Babadan mulai terdampak abu vulkanik cukup tebal. Dia mengungkapkan awan panas guguran mengarah ke Barat Daya, ke Kali Bebeng dan Krasak.

&quot;Kalau awan panas ke arah barat daya, tapi kalau abu vulkanik ke arah barat laut-utara. Karena faktor angin, ya. Kalo Pos Babadan saat ini sudah pasti terdampak awan panas. Ini cukup tebal,&quot; imbuh Yulianto.

BACA JUGA:
 Gunung Merapi Erupsi, Sejumlah Desa di Magelang dan Boyolali Hujan Abu&amp;nbsp; &amp;nbsp;
Lebih lanjut Yulianto juga telah menerima laporan beberapa lokasi yang juga terdampak abu vulkanik. Beberapa wilayah yang terjadi abu vulkanik di antaranya adalah Desa Mangunsuko, Desa Dukun, Desa Paten dan Desa Sengi di Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang.



Selain itu, abu vulkanik juga terpantau di Desa Wonolelo dan Desa Krogowanan di Kabupaten Magelang. Selanjutnya di Desa Klakah dan Desa Tlogolele di Kecamatan Selo Kabupaten Boyolali.

</description><content:encoded>YOGYAKARTA - Gunung Merapi kembali muntahkan awan panas guguran (APG), ke arah Kali Bebeng/Krasak, pada Sabtu (11/3/2023).

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Daerah Istimewa Yogyakarta mengatakan, erupsi masih berlangsung hingga pukul 12.31 WIB.

BPPTKG menyebut berdasarkan laporan dari Pos Pengamatan Gunung Merapi di Babadan, awan panas guguran itu juga memicu abu vulkanik yang mengarah ke barat laut-utara yaitu ke arah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

BACA JUGA:
 Gunung Merapi Muntahkan 19 Kali Guguran Lava Pijar Selama Sepekan&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Berdasarkan video amatir milik warga, terlihat sejumlah pekerja menyelamatkan diri dari guguran awan panas Gunung Merapi. Para pekerja menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Sementara itu, Petugas Pos Babadan, Yulianto mengatakan, Pos Babadan mulai terdampak abu vulkanik cukup tebal. Dia mengungkapkan awan panas guguran mengarah ke Barat Daya, ke Kali Bebeng dan Krasak.

&quot;Kalau awan panas ke arah barat daya, tapi kalau abu vulkanik ke arah barat laut-utara. Karena faktor angin, ya. Kalo Pos Babadan saat ini sudah pasti terdampak awan panas. Ini cukup tebal,&quot; imbuh Yulianto.

BACA JUGA:
 Gunung Merapi Erupsi, Sejumlah Desa di Magelang dan Boyolali Hujan Abu&amp;nbsp; &amp;nbsp;
Lebih lanjut Yulianto juga telah menerima laporan beberapa lokasi yang juga terdampak abu vulkanik. Beberapa wilayah yang terjadi abu vulkanik di antaranya adalah Desa Mangunsuko, Desa Dukun, Desa Paten dan Desa Sengi di Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang.



Selain itu, abu vulkanik juga terpantau di Desa Wonolelo dan Desa Krogowanan di Kabupaten Magelang. Selanjutnya di Desa Klakah dan Desa Tlogolele di Kecamatan Selo Kabupaten Boyolali.

</content:encoded></item></channel></rss>
